Kafein Membantu Melawan Kantuk, Tapi Bisa Membuat Anda Kekurangan Waktu Tidur

Vania Rossa | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Jum'at, 04 Juni 2021 | 14:49 WIB
Kafein Membantu Melawan Kantuk, Tapi Bisa Membuat Anda Kekurangan Waktu Tidur
Ilustrasi kafein/minum kopi. (Shutterstock)

Suara.com - Selama ini, kafein kerap diandalkan untuk membantu seseorang tetap terjaga dan meningkatkan konsentrasi. Namun, diketahui bahwa asupan kafein yang berlebihan dapat mengurangi waktu tidur dan membuat tubuh tidak dapat tidur dengan nyenyak. Ujung-ujungnya, Anda bisa mengalami gangguan tidur, seperti insomnia.

Namun, penelitian terbaru mengungkap dampak lain dari kafein yang tak selamanya buruk. Sebuah studi yang dilakukan oleh para ilmuwan di University of Basel menyebut bahwa konsumsi kafein secara teratur justru dapat mengurangi jumlah grey matter atau area abu-abu di otak.

Grey matter adalah zat yang menutupi otak manusia dan memungkinkan otak untuk melakukan fungsi sehari-hari seperti kontrol otot, persepsi sensorik, emosi, dan pengambilan keputusan.

Studi yang diterbitkan dalam Cerebral Cortex edisi Juni ini menunjukkan bahwa konsumsi kafein mempengaruhi struktur otak seseorang hingga tingkat yang dapat dideteksi dalam periode 10 hari.

Salah satu penulis studi, Carolin Reichert, dari University of Basel, memimpin tim ilmuwan yang melakukan eksperimen yang melibatkan 20 orang muda dan sehat. Sepuluh di antaranya diberi tablet kafein dan 10 lainnya diberi tablet plasebo tanpa bahan aktif.

Mereka tidak diperbolehkan mengonsumsi kafein selain yang disediakan peneliti. Para ilmuwan mempelajari pemindaian aktivitas otak (EEG) dan memantau tidur mereka. Sementara kualitas tidur mereka tidak terpengaruh, pemindaian otak mereka menunjukkan bahwa orang yang tidak mengonsumsi kafein untuk periode tersebut memiliki jumlah area abu-abu yang lebih besar daripada mereka yang mengonsumsi kafein.

Namun, para ilmuwan juga menemukan bahwa peserta yang area abu-abunya berkurang setelah konsumsi kafein secara teratur, kemudian mereka tidak mengonsumsi kafein selama 10 hari ke depan, area abu-abu ini akan beregenerasi. Menurut Reichert, diperlukan perbandingan yang lebih sistematis antara peminum kopi biasa dan orang yang mengonsumsi sedikit atau tidak sama sekali kafein untuk mencapai kesimpulan yang jelas.

Kafein selama ini dianggap dapat membantu seseorang tetap terjaga dan meningkatkan fokus. Namun, penelitian telah menunjukkan bahwa meskipun kafein untuk sementara dapat membantu orang melawan kantuk, Anda akan tetap mengalami kekurangan waktu tidur. Dan seseorang yang terjaga dengan bantuan kafein, ketika bertemu dengan tugas-tugas yang sedikit menantang, akan membuat kesalahan sebagaimana yang dilakukan oleh orang yang kurang tidur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Restoran Baru dari Kopi Kenangan, Sajikan Kopi sampai Ayam dengan Nuansa Perkotaan

Restoran Baru dari Kopi Kenangan, Sajikan Kopi sampai Ayam dengan Nuansa Perkotaan

Lifestyle | Jum'at, 04 Juni 2021 | 11:38 WIB

Ternyata Kulit Buah Kopi Bisa Atasi Diabetes dan Kanker

Ternyata Kulit Buah Kopi Bisa Atasi Diabetes dan Kanker

Bogor | Kamis, 03 Juni 2021 | 11:34 WIB

Jangan Tambahkan Ini ke Kopi Jika Tidak Ingin Stroke dan Obesitas

Jangan Tambahkan Ini ke Kopi Jika Tidak Ingin Stroke dan Obesitas

Bogor | Rabu, 02 Juni 2021 | 11:14 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB