Bayi Tabung Tingkatkan Risiko Hipospadia Hingga 5 Kali Lipat

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 04 Juni 2021 | 16:23 WIB
Bayi Tabung Tingkatkan Risiko Hipospadia Hingga 5 Kali Lipat
Ilustrasi bayi hipospadia. (Unsplash/@irinamurza)

Suara.com - Hipospadia adalah salah satu jenis cacat lahir yang terjadi pada anak laki-laki, di mana uretra, yaitu lubang keluarnya air seni, urin, maupun air mani, tidak terletak di bagian kepala batang penis.

Angka kasus kelainan ini terjadi pada 1 dari 200 hingga 300 bayi laki-laki yang lahir. Tapi nyatanya, proses bayi tabung dapat meningkatkan risiko bayi lahir hipospadia hingga 5 kali lipat.

Hal ini disampaikan oleh dokter spesialis urologi Siloam Hospitals ASRI dr. Arry Rodjani, yang mengatakan risiko ini terjadi akibat paparan hormon estrogen pada ibu si bayi saat protokol bayi tabung dijalankan.

Hormon estrogen sendiri adalah sekelompok hormon yang berperan penting dalam perkembangan sistem reproduksi.

"Itu (paparan hormon estrogen) memang protokol bayi tabung, oleh karena itu kita bisa mengerti bahwa bisa terjadi risiko hipospadia pada bayi tabung lebih besar dibanding bayi yang lahir normal," terang dr. Arry dalam diskusi virtual, Jumat (4/6/2021).

Ia menjelaskan paparan hormon estrogen ini sangat berperan penting saat pembentukan penis bayi dalam kandungan, yang berlangsung di periode kehamilan minggu ke-1 hingga minggu ke-24.

"Saat saluran penis belum terbentuk sempurna, saluran masih terbuka. Lalu akan menutup sesuai perkembangan, dan itu sangat dipengaruhi faktor hormonal," papar dr. Arry.

Sehingga saat paparan hormon estrogen berlebihan, lalu saluran penis belum terbentuk sempurna tapi sudah menutup, sehingga saluran tidak terbentuk sampai ke ujung kepala penis.

"Jadi kalau ada gangguan dalam kehamilan sebelum trimester pertama, itu bisa terjadi insiden hipospadia lebih tinggi," pungkas dr. Arry.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Haru, Perjuangan Pasutri Demi Bayi Tabung, Ruang Masturbasi Suami Disorot

Haru, Perjuangan Pasutri Demi Bayi Tabung, Ruang Masturbasi Suami Disorot

News | Selasa, 01 Juni 2021 | 10:48 WIB

5 Artis yang Berhasil Jalani Bayi Tabung Setelah Penantian Panjang

5 Artis yang Berhasil Jalani Bayi Tabung Setelah Penantian Panjang

Entertainment | Jum'at, 28 Mei 2021 | 11:01 WIB

Ingin Punya Anak Lewat Bayi Tabung, Berapa Tinggi Tingkat Keberhasilannya?

Ingin Punya Anak Lewat Bayi Tabung, Berapa Tinggi Tingkat Keberhasilannya?

Health | Jum'at, 21 Mei 2021 | 17:35 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB