Sering Dianggap Sama, Ketahui Perbedaan Sperma dan Air Mani

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Sabtu, 05 Juni 2021 | 20:00 WIB
Sering Dianggap Sama, Ketahui Perbedaan Sperma dan Air Mani
Ilustrasi sperma (shutterstock)

Suara.com - Banyak orang salah mengartikan istilah sperma dan air mani dengan berpikir bahwa itu adalah hal yang sama. Padahal keduanya merupakan hal yang berbeda.

Sperma adalah sel reproduksi pria mikroskopis (mampu bergerak) yang masuk ke dalam sistem reproduksi wanita selama hubungan seksual.

Ini menggabungkan dengan sel telur seorang wanita untuk membentuk janin. Sperma hanyalah bagian dari air mani. Demikian dilansir dari The Health Site.

Untuk membantu perjalanan sperma ke tujuan yang diperlukan, organ seks pria yang berbeda (tabung di panggul dan prostat) melepaskan beberapa cairan. Ketika semua cairan ini bergabung dengan sperma, barulah itu disebut air mani.

Tabung di dalam panggul melepaskan fruktosa, sejenis gula, yang memberi sperma energi yang dibutuhkan untuk berenang menuju sistem reproduksi wanita.

Sperma sendiri juga mengandung vitamin B12, vitamin C, kalsium, zat besi, magnesium dan protein lainnya. Tapi jumlah nutrisi tersebut sesungguhnya sangat kecil.

Ilustrasi sperma (Shutterstock).
Ilustrasi sperma (Shutterstock).

Sedangkan prostat melepaskan cairan yang mengandung bahan kimia yang membuat air mani lebih cair sehingga sperma bisa berenang lebih leluasa.

Air mani dilepaskan dari ujung penis ketika seorang pria mencapai orgasmenya (klimaks seksual). Selama ejakulasi, uretra menghalangi saluran kemih. Ini memudahkan sperma untuk bepergian.

Air mani yang keluar dari penis tidak seluruhnya diproduksi oleh tubuh. Beberapa tetap berada di tubuh Anda bahkan setelah ejakulasi. Kandungan sperma dalam air mani rata-rata yang Anda keluarkan adalah sekitar satu sendok teh. Namun dalam sisa air mani di dalam tubuh, terdapat sekitar 15 juta sperma.

Seorang pria dapat melepaskan sperma dan air mani pada usia berapa pun, tetapi kualitasnya dapat berubah seiring bertambahnya usia pria. Sperma yang dihasilkan di usia tua akan menjadi tidak normal dan tidak cukup kuat untuk berenang menuju sel telur.

Selain itu, organ seks menjadi lemah seiring bertambahnya usia dan mungkin tidak berfungsi dengan baik. Ini juga memengaruhi aliran air mani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendadak Kaya, Nelayan Ini Temukan Harta Karun Rp 22 Miliar di Bangkai Paus

Mendadak Kaya, Nelayan Ini Temukan Harta Karun Rp 22 Miliar di Bangkai Paus

Tekno | Jum'at, 04 Juni 2021 | 11:05 WIB

Heboh Sperma dan Ganja di Soal Ujian Kelas 5 SD, Guru: Tak Pantas

Heboh Sperma dan Ganja di Soal Ujian Kelas 5 SD, Guru: Tak Pantas

Jabar | Kamis, 03 Juni 2021 | 17:18 WIB

6 Fakta Menarik Dugong atau Duyung: Usia, Cara Bernapas hingga Reproduksi

6 Fakta Menarik Dugong atau Duyung: Usia, Cara Bernapas hingga Reproduksi

Tekno | Rabu, 02 Juni 2021 | 15:12 WIB

Terkini

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB