Mengenal Varian Virus Corona Triple Mutant, Seberapa Bahayakah?

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 09 Juni 2021 | 13:07 WIB
Mengenal Varian Virus Corona Triple Mutant, Seberapa Bahayakah?
Penampakan virus corona. [Dailymail/@Lorenzo Catalino]

Suara.com - Penyebaran kasus Covid-19 di India sempat meledak pada beberapa waktu lalu. Bahkan ditemukan varian baru yang disebut triple mutant atau 'Varian mutan rangkap tiga' (juga disebut sebagai 'strain Bengal') dilaporkan lebih menular daripada strain lainnya.

Laporan menunjukkan bahwa meski varian ini sebagian besar beredar di Benggala Barat, itu juga telah terdeteksi dalam sampel dari Delhi dan Maharashtra.

Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan triple mutant itu?

Dilansir dari India Today, seperti namanya, 'triple mutant terbentuk ketika tiga mutasi virus bergabung untuk membentuk varian baru. Dalam hal ini, ketiga mutasi tersebut adalah:

Penampakan virus corona. [Dailymail/@Lorenzo Catalino]
Penampakan virus corona. [Dailymail/@Lorenzo Catalino]
  • Penghapusan dan dua perubahan protein lonjakan
  • Penghapusan H146 dan Y145
  • Mutasi pada E484K dan D614G pada protein lonjakan

'Varian mutan rangkap tiga' adalah garis keturunan kedua virus SARS-CoV-2 yang diidentifikasi di India. Itu disebut 'B.1.618', dan sebagian besar beredar di Benggala Barat.

Sebelumnya, 'varian mutan ganda' dari virus terdeteksi di India. Secara resmi dinamai 'B.1.617'.

Menjelaskan strain baru, Vinod Scaria, seorang peneliti di Institut Genomic and Integrative Biology (CSIR-IGIB) yang berbasis di Dewan Penelitian Ilmiah dan Industri urutan paling awal dari varian ini diisolasi pada 25 Oktober tahun lalu dalam sampel yang dikumpulkan dari seorang pasien di Benggala Barat.

Meski garis keturunan varian ini terutama ditemukan di India, anggota garis keturunan juga telah ditemukan di AS, Singapura, Swiss, dan Finlandia.

Seberapa cepat varian ini menyebar?

baca juga

Menurut Vinod Scaria, proporsi 'Varian mutan rangkap tiga' telah "bertumbuh secara signifikan" dalam beberapa bulan terakhir di Benggala Barat. Namun dia menambahkan bahwa masih banyak yang tidak diketahui" tentang varian ini dan studi lebih lanjut tentang itu diperlukan.

Dalam sebuah laporan, The Hindu mengatakan 'Varian mutan rangkap tiga' mungkin terdiri dari "sebanyak 15 persen" genom di Benggala Barat antara Januari dan Maret tahun ini.

Tapi seberapa berbahayakah varian ini?

Hingga saat ini masih belum ada penelitian yang memadai untuk menjawab. Namun, para ahli mengatakan varian virus Covid-19 ini lebih menular dibandingkan varian lainnya.

Dalam sebuah wawancara dengan NDTV, Dr Madhukar Pai, profesor epidemiologi di Universitas McGill, mengatakan, "Ini adalah varian yang lebih menular. Ini membuat banyak orang sakit dengan sangat cepat."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polemik Penarikan Vaksin Covid-19, Anggota DPRD Pekanbaru Bilang Begini

Polemik Penarikan Vaksin Covid-19, Anggota DPRD Pekanbaru Bilang Begini

Riau | Rabu, 09 Juni 2021 | 13:02 WIB

Bahaya, Kasus Covid-19 di Kota Bogor Terus Meningkat Hingga 46 Persen

Bahaya, Kasus Covid-19 di Kota Bogor Terus Meningkat Hingga 46 Persen

Bogor | Rabu, 09 Juni 2021 | 12:51 WIB

Tinjau Vaksinasi Massal, Jokowi Minta Daerah Lain Tiru Kabupaten Tangerang

Tinjau Vaksinasi Massal, Jokowi Minta Daerah Lain Tiru Kabupaten Tangerang

Jakarta | Rabu, 09 Juni 2021 | 12:49 WIB

Terkini

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sumsel | Selasa, 01 September 2026 | 23:49 WIB

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:43 WIB

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:36 WIB

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:12 WIB

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:01 WIB

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Banten | Selasa, 01 September 2026 | 22:53 WIB

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 22:47 WIB

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Jatim | Selasa, 01 September 2026 | 22:42 WIB

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

News | Selasa, 01 September 2026 | 22:35 WIB

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Sport | Selasa, 01 September 2026 | 22:30 WIB

×