Hati-Hati, Penderita Diabetes dengan Pola Tidur Buruk Berisiko Alami Kematian Dini!

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Rabu, 09 Juni 2021 | 13:53 WIB
Hati-Hati, Penderita Diabetes dengan Pola Tidur Buruk Berisiko Alami Kematian Dini!
Ilustrasi gangguan tidur (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi baru menunjukkan penderita diabetes yang memiliki masalah tidur, sebanyak 87 persen lebih mungkin mengalami kematian 9 tahun lebih cepat dibanding bukan penderita diabetes atau orang yang mengalami masalah tidur.

Studi yang terbit Selasa (8/6/2021) kemarin di Journal of Sleep Research ini menganalisis data dari hampir setengah juta peserta paruh baya di UK Biobank Study, yang menampung informasi genetik dan kesehatan penduduk Inggris.

Setelah mempertimbangkan masalah medis dan gaya hidup yang mungkin memengaruhi tidur, seperti usia, jenis kelamin, berat badan, merokok, depresi, dan kondisi lainnya, peneliti menemukan orang yang kurang tidur tetapi tidak menderita diabetes 11 persen lebih mungkin mengalami kematian dini, lapor CNN.

"Orang dengan diabetes tetapi tidak mengalami gangguan tidur, 67 persen lebih mungkin meninggal lebih cepat, dan 87 persen lebih mungkin cepat meninggal jika menderita diabetes dan sering mengalami gangguan tidur," kata penulis studi Kristen Knutson, profesor neurologi dan kedokteran pencegahan di Fakultas Kedokteran Universitas Northwestern Feinberg.

Knutson dan timnya juga membandingkan penderita diabetes yang tidur nyenyak dengan orang yang sering kurang tidur.

Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi sulit tidur (Sumber: Shutterstock)

"Orang dengan diabetes yang kurang tidur, 12 % lebih mungkin meninggal selama sembilan tahun masa tindak lanjut dibandingkan penderita diabetes yang tidur tanpa gangguan tidur yang sering," sambung Knutson.

Asisten profesor kedokteran klinis di Keck School of Medicine di University of Southern California, Raj Dasgupta, menanggapi bahwa hasil temuan tersebut tidak mengejutkan.

"Diabetes adalah penyakit mematikan dan dapat dengan mudah memengaruhi tidur, atau sebaliknya. Apakah Anda kurang tidur karena diabetes Anda tidak terkontrol dengan baik atau apakah tidur yang buruh memperparah diabetes Anda?," ujar Dasgupta.

Misalnya, tambahnya, penderita diabetes tipe 2 cenderung kelebihan berat badan dan mungkin menderita apnea tidur obstruktif, yakni kondisi ketika otot tenggorokan rileks dan menutup saluran napas, sehingga mengganggu tidur.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buang Air Besar Seperti Ini, Waspadai Gejala Diabetes Tipe 2

Buang Air Besar Seperti Ini, Waspadai Gejala Diabetes Tipe 2

Health | Jum'at, 04 Juni 2021 | 18:10 WIB

Makan Buah dan Sayuran Terbukti Turunkan Risiko Diabetes Tipe 2

Makan Buah dan Sayuran Terbukti Turunkan Risiko Diabetes Tipe 2

Health | Jum'at, 04 Juni 2021 | 12:27 WIB

Apakah Kaki Sering Terasa Dingin atau Panas? Hati-Hati Tanda Diabetes Tipe 2!

Apakah Kaki Sering Terasa Dingin atau Panas? Hati-Hati Tanda Diabetes Tipe 2!

Health | Rabu, 02 Juni 2021 | 14:15 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×