Sepertiga Pasien Meninggal karena Varian Virus Corona India Walau Sudah Divaksin Covid-19

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 14 Juni 2021 | 08:30 WIB
Sepertiga Pasien Meninggal karena Varian Virus Corona India Walau Sudah Divaksin Covid-19
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah laporan menemukan hampir sepertiga pasien meninggal dunia karena terinfeksi varian virus corona India, meskipun mereka sudah mendapatkan dua kali suntikan vaksin Covid-19.

Sebuah laporan Kesehatan Masyarakat Inggris (PHE) mengatakan bahwa dari 42 orang yang meninggal karena virus corona Covid-19 India, yang masuk kategori varian Delta di Inggris, sebanyak 12 orang sudah divaksinasi sepenuhnya.

PHE juga mengungkapkan bahwa 29 persen kematian akibat virus corona Covid-19 jenis B.1.617.2 telah mendapatkan dua kali suntikan vaksin Covid-19.

"Ada ketidakpastian seputar besarnya perubahan efektivitas vaksin setelah suntikan dua dosis vaksin Oxford-AstraZeneca. Hal yang perlu diperhatikan adalah tingginya persentase seberapa parah infeksi seseorang setelah suntik vaksin Covid-19," kata ahli epidemiologi PHE dikutip dari The Sun.

Ada spekulasi bahwa 12 orang yang meninggal karena varian virus corona India dan sudah mendapatkan dua kali suntikan vaksin Covid-19, kemungkinan mereka orang yang lebih tua atau lebih lemah yang kekebalannya telah menurun sejak suntik vaksin Covid-19.

Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/mohamed_hassan)

Sebuah laporan di The Lancet menyarankan bahwa imunisasi booster lebih lanjut untuk kelompok prioritas ini mungkin akan diperlukan untuk melindungi diri dari mutasi virus corona Covid-19, yakni B.1.617.2.

Sebelumnya, pemerintah Inggris membatasi suntikan vaksin Pfizer. Tapi, hal ini justru menyebabkan tingkat kekebalan pasien menurun lebih cepat daripada yang seharusnya, terutama di kalangan orang yang lebih tua.

"Karena itu, data ini menunjukkan bahwa menunda suntikan vaksin kedua bisa meningkatkan kekebalan seseorang setelah suntikan kedua vaksin Pfizer," katanya.

Angka terbaru dari PHE menunjukkan ada 42.323 kasus varian Delta yang dikonfirmasi di Inggris, yang artinya naik 29.892 kasus dari minggu sebelumnya. Kini, varian Delta menyumbang 96 persen dari kasus infeksi virus corona Covid-19.

Laporan PHE juga menunjukkan bahwa strain India 64 persen lebih mudah menular di rumah, jika dibandingkan dengan strain Inggris yang masuk dalam varian Alpha.

Menurut statistik PHE, varian virus corona Inggris ini bisa menyebar 40 persen lebih mudah di luar ruangan. Profesor Andrew Hayward, anggota kelompok Nervtag, mengatakan kepada The Andrew Marr Show BBC, varian virus corona ini mendorong kecepatan gelombang kasus infeksi berikutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengharukan! Nenek Siti Meriam Jalan Kaki 3 Km Demi Vaksin COVID-19

Mengharukan! Nenek Siti Meriam Jalan Kaki 3 Km Demi Vaksin COVID-19

Bekaci | Senin, 14 Juni 2021 | 07:22 WIB

Demi Vaksin Covid-19, Seorang Lansia di Malaysia Rela Jalan Kaki Sejauh 3 Km

Demi Vaksin Covid-19, Seorang Lansia di Malaysia Rela Jalan Kaki Sejauh 3 Km

News | Minggu, 13 Juni 2021 | 20:17 WIB

Warga Menolak Divaksin, Pemerintah Provinsi di Pakistan Ini Ancam akan Blokir Akses Ponsel

Warga Menolak Divaksin, Pemerintah Provinsi di Pakistan Ini Ancam akan Blokir Akses Ponsel

News | Minggu, 13 Juni 2021 | 20:17 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB