Terpopuler Kesehatan: Markis Kido Sempat Ngorok Hingga Gaya Hidup Sehat Cristiano Ronaldo

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 16 Juni 2021 | 18:55 WIB
Terpopuler Kesehatan: Markis Kido Sempat Ngorok Hingga Gaya Hidup Sehat Cristiano Ronaldo
Markis Kido (Antara)

Suara.com - Markis Kido disebut sempat ngorok sebelum akhirnya pingsan. Seperti diketahui, legenda bulutangkis Tanah Air itu dikabarkan meninggal diduga karena serangan jantung.

Sementara itu, baru-baru ini Cristiano Ronaldo menjadi sorotan setelah menggeser botol Coca Cola. Ia selama ini dikenal dengan gaya hidup sehatnya.

1. Markis Kido Sempat Ngorok Saat Pingsan, Dokter: Itu Tanda Sumbatan Jalan Napas

Markis Kido meninggal dunia. (Instagram @badminton.ina)
Markis Kido meninggal dunia. (Instagram @badminton.ina)

Legenda bulutangkis Indonesia Markis Kido meninggal pada Senin (14/6) malam WIB. Diketahui, ia sempat ngorok saat jatuh pingsan dan tak sadarkan diri sebelum dibawa ke rumah sakit.

Terkait hal ini, dokter spesialis keolahragaan dr. Andi Kurniawan, Sp.OK., menjelaskan bahwa ngorok merupakan tanda jalan napas tersumbat. Seseorang yang pingsan akibat serangan jantung mendadak umum alami hal tersebut akibat lidahnya terdorong ke arah tenggorokan.

Baca selengkapnya

2. Heboh Geser Botol Coca-Cola, Ternyata Ini Rahasia Gaya Hidup Sehat Cristiano Ronaldo

Aksi Cristiano Ronaldo menyingkirkan botol Coca-cola untuk digantikan air mineral dalam konferensi pers Euro 2020. [Tangkapan layar Yahoo]
Aksi Cristiano Ronaldo menyingkirkan botol Coca-cola untuk digantikan air mineral dalam konferensi pers Euro 2020. [Tangkapan layar Yahoo]

Kapten Timnas Portugal Cristiano Ronaldo yang selama ini dikenal sebagai sosok yang konsisten bergaya hidup sehat menjadi sorotan di media sosial setelah menggeser dua botol Coca-Cola di hadapannya saat konferensi pers Euro 2020.

Pada kesempatan tersebut, lelaki 36 tahun ini menjadi narasumber dan berbicara menjelang pertandingan Portugal melawan Hungaria. Saat itu, ada dua botol Coca-Cola ditempatkan di mejanya.

baca juga

Baca selengkapnya

3. Heboh Cristiano Ronaldo Geser Coca Cola, Berapa Banyak Sih Kandungan Gula Satu Kaleng?

Aksi Cristiano Ronaldo menyingkirkan botol Coca-cola untuk digantikan air mineral dalam konferensi pers Euro 2020. [Tangkapan layar Yahoo]
Aksi Cristiano Ronaldo menyingkirkan botol Coca-cola untuk digantikan air mineral dalam konferensi pers Euro 2020. [Tangkapan layar Yahoo]

Aksi Cristiano Ronaldo yang menggeser dua botol Coca Cola beberapa saat menjelas konferensi pers sebelum pertandingan menjadi sorotan. Dalam kesempatan itu, Kapten Timnas Portugal itu terlihat menyingkirkan dua botol Coca Cola yang ada di hadapannya.

Ia justru menyarankan untuk lebih memilih minum air putih. Dalam sebuah kesempatan tahun lalu, bahkan Cristiano Ronaldo sempat curhat ia marah kepada anaknya yang mengonsumsi Coca Cola dan Fanta.

Baca selengkapnya

4. Tak Izinkan Anak Ikut Sekolah Tatap Muka, Orangtua Bakal Kena Sanksi?

Sejumlah murid SDN Kenari 07 Pagi mencuci tangan sebelum mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka tahap dua di SD Negeri Kenari 07-08 Pagi, Jakarta, Rabu (9/6/2021). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Sejumlah murid SDN Kenari 07 Pagi mencuci tangan sebelum mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka tahap dua di SD Negeri Kenari 07-08 Pagi, Jakarta, Rabu (9/6/2021). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Pada Juli 2021 mendatang, pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri, membolehkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di sekolah di wilayah zona hijau penularan Covid-19.

Direktur Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudiristek) RI, Sri Wahyuningsih menyadari masih banyak orangtua yang memutuskan belum izinkan anaknya ke sekolah, dan Sri memastikan tidak ada sanksi untuk keputusan orangtua tersebut.

Baca selengkapnya

5. Update Covid-19 Global: Kasus Harian Covid-19 Brasil Lampaui India

Bendera Brasil. (Foto: AFP)
Bendera Brasil. (Foto: AFP)

Akumulasi kasus Covid-19 secara global tercatat telah lebih dari 177,3 juta. Kasus baru bertambah 361.899 dalam 24 jam terakhir, data pada situs worldometers.

Kasus positif terbanyak masih didominasi tiga negara dengan jumlahnya di atas 10 juta kasus. Yakni Amerika Serikat (34,3 juta), India (29,6 juta), dan Brasil (17,5 juta).

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Astaga! Terlantar di Rumah Sakit, Pasien Covid-19 di Sragen Dibawa Pulang Keluarga

Astaga! Terlantar di Rumah Sakit, Pasien Covid-19 di Sragen Dibawa Pulang Keluarga

Jawa Tengah | Rabu, 16 Juni 2021 | 18:53 WIB

Sumsel Perpanjang PPKM, Polda Gelar Doa Bersama Atasi COVID 19 dan Karhutla

Sumsel Perpanjang PPKM, Polda Gelar Doa Bersama Atasi COVID 19 dan Karhutla

Sumsel | Rabu, 16 Juni 2021 | 18:40 WIB

Dicegat Petugas, Cristiano Ronaldo Jadi 'Korban' Ketatnya Pengamanan Hungaria Vs Portugal

Dicegat Petugas, Cristiano Ronaldo Jadi 'Korban' Ketatnya Pengamanan Hungaria Vs Portugal

Bola | Rabu, 16 Juni 2021 | 18:40 WIB

Terkini

Gempa Cilacap Guncang Perjalanan KA, 20 Kereta di Daop 6 Yogyakarta Mendadak Berhenti

Gempa Cilacap Guncang Perjalanan KA, 20 Kereta di Daop 6 Yogyakarta Mendadak Berhenti

Jogja | Jum'at, 04 September 2026 | 17:31 WIB

Independensi MA Terancam? Ini Alasan PILAR Desak Moratorium Seleksi Hakim Agung 2026

Independensi MA Terancam? Ini Alasan PILAR Desak Moratorium Seleksi Hakim Agung 2026

News | Jum'at, 04 September 2026 | 17:28 WIB

Lapak di Kedoya Ludes Terbakar, 50 Petugas Damkar Berjibaku Jinakkan Api

Lapak di Kedoya Ludes Terbakar, 50 Petugas Damkar Berjibaku Jinakkan Api

News | Jum'at, 04 September 2026 | 17:23 WIB

Pertalite Kembali Langka di Bogor

Pertalite Kembali Langka di Bogor

Bogor | Jum'at, 04 September 2026 | 17:21 WIB

Cuaca Cerah, Tiba-tiba Bruk! Pohon Tumbang di Pandanaran Semarang, Dua Pemotor Tewas

Cuaca Cerah, Tiba-tiba Bruk! Pohon Tumbang di Pandanaran Semarang, Dua Pemotor Tewas

Jawa Tengah | Jum'at, 04 September 2026 | 17:19 WIB

Gempa M5,3 di Selatan Cilacap Dipicu Subduksi, Getaran Terasa di 4 Provinsi

Gempa M5,3 di Selatan Cilacap Dipicu Subduksi, Getaran Terasa di 4 Provinsi

Jawa Tengah | Jum'at, 04 September 2026 | 17:10 WIB

5 Air Mawar Lokal Selain Viva dan Manfaatnya, Harga Mulai Rp10 Ribuan Saja

5 Air Mawar Lokal Selain Viva dan Manfaatnya, Harga Mulai Rp10 Ribuan Saja

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 17:10 WIB

Mobil Masuk Rawa di Kotabumi, Sopirnya Ternyata Buronan Narkoba yang Paling Dicari

Mobil Masuk Rawa di Kotabumi, Sopirnya Ternyata Buronan Narkoba yang Paling Dicari

Lampung | Jum'at, 04 September 2026 | 17:07 WIB

Purbaya Kritik Kebijakan Ekonomi Era Jokowi, 10 Tahun Sektor Swasta Tumbuh Lambat

Purbaya Kritik Kebijakan Ekonomi Era Jokowi, 10 Tahun Sektor Swasta Tumbuh Lambat

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 17:05 WIB

Membludak, 75 Ribu Orang Daftar Petugas Haji, Tes CAT Terpaksa Dibagi Dua Gelombang

Membludak, 75 Ribu Orang Daftar Petugas Haji, Tes CAT Terpaksa Dibagi Dua Gelombang

News | Jum'at, 04 September 2026 | 17:04 WIB

×