alexametrics

4 Orang Alami Sindrom Guillain-Barre Usai Suntik Vaksin AstraZeneca

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
4 Orang Alami Sindrom Guillain-Barre Usai Suntik Vaksin AstraZeneca
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Seorang dokter mendata 4 pasien alami sindrom Guillain-Barre setelah suntikan pertama vaksin AstraZeneca.

Suara.com - Sebanyak 4 orang di Inggris telah mengembangkan kondisi yang mengancam jiwa setelah beberapa suntik vaksin Covid-19 AstraZeneca. Kondisi ini berkaitan dengan sindrom Guillain-Barre.

Seorang dokter mengungkapkan kasus sindrom Guillain-Barre ini berkembang lebih dari 10 hari setelah keempat orang ini menerima suntikan vaksin AstraZeneca dan mereka semua baru suntik dosis pertama.

Tapi, dokter mengatakan tidak yakin sindrom ini disebabkan oleh suntikan vaksin Covid-19 tersebut.

Sindrom Guillain-Barre adalah kondisi yang berpotensi mengancam jiwa karena sistem kekebalan tubuh telah rusak. Sedangkan, efek samping setelah suntik vaksin sangatlah wajar terjadi, termasuk vaksin Covid-19.

Baca Juga: Virus Corona Covid-19 Bisa Infeksi Testis Pria, Peneliti Cari Gejalanya!

Kebanyakan orang mengaku tidak mengalami efek samping apapun setelah suntik vaksin Covid-19. Tapi, beberapa orang mengaku mengalami rasa sakit d tempat suntikan, kelelahan dan sakit setelah suntik vaksin Covid-19.

Selain dari 4 kasus langka sindrom Guillain-Barre di Inggris setelah suntik vaksin AstraZeneca, 7 kasus serupa juga terdeteksi di Kerala, India. Tapi, 3 dari 4 kasus pasien dengan sindrom Guillain-Barre setelah suntik vaksin Covid-19 di Inggris memang memiliki riwayat penyakit.

Ilustrasi vaksin Covid-19 (Pixabay/qimono)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Pixabay/qimono)

Tapi, keempat pasien sindrom Guillain-Barre itu tidak ada yang dinyatakan positif virus corona Covid-19. Mereka termasuk dari 700 ribu orang Inggris yang telah menerima vaksin Covid-19 dosis pertama.

Para ahli di Inggris dan India pun berusaha meyakinkan bahwa manfaat suntik vaksin Covid-19 tetaplah jauh lebih besar, dibandingkan dengan risikonya tidak suntik vaksin Covid-19 dan tertular virus corona tersebut.

"Jika ada kasus seperti ini, itu bisa jadi karena respons imun reaktif silang terhadap protein SARS-CoV-2 dan komponen sistem kekebalan perifer," kata Dr Christopher Allen, dari Universitas Nottingham dikutip dari The Sun.

Baca Juga: Peneliti Temukan Sindrom Guillain Barre pada Orang Usai Vaksinasi

Dr Allen mengatakan para pasien yang mengalami sindrom Guillain-Barre setelah suntikan pertama vaksin Covid-19 ini berusia 20 dan 57 tahun. Mereka mengaku mulai mengalami gejalanya mulai 11 hingga 22 hari setelah suntik vaksin Covid-19 dosis pertama.

Komentar