Usai Suntik Vaksin Moderna 2 Kali, Pria Ini Alami Pembekuan Darah Lalu Meninggal

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 30 Juni 2021 | 16:54 WIB
Usai Suntik Vaksin Moderna 2 Kali, Pria Ini Alami Pembekuan Darah Lalu Meninggal
Ilustrasi pasien virus corona Covid-19, vaksin Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pria di Pittsburgh meninggal dunia setelah beberapa minggu menerima suntikan kedua vaksin Moderna. Sebelumnya, pria itu mengalami gejala yang mengarah pada pembekuan darah langka dan serius.

Gejala itu sebelumnya dilaporkan pada orang yang mengalami pembekuan darah setelah suntik vaksin Johnson & Johnson dan AstraZeneca.

Sekelompok ahli dari Perelman School of Medicine di University of Pennsylvania pun mencatat dokter harus sangat berhati-hati sebelum menghubungkan kasus meninggalnya pria ini dengan vaksin mRNA-1273.

Sementara itu, perusahaan Moderna tidak segera menanggapi masalah ini yang mengaitkan meninggalnya seorang pria setelah dua kali suntik vaksin Covid-19 buatannya.

Kasus pria itu pun dirinci dalam Annals of Internal Medicine oleh para peneliti dari Allegheny Health Network, yang diyakini sebagai orang pertama yang mengalami trombosis dengan sindrom trombositopenia pada penerima vaksin Covid-19 mRNA.

Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Pria usia 65 tahun itu nampaknya juga memiliki riwayat hipertensi kronis dan hyperlipidemia. Ia menjadi orang pertama yang mencari perawatan medis di rumah sakit seminggu setelah mengalami ketidaknyamanan dan sakit kepala intermiten.

Menurut laporan kasus dilansir dari Fox News, ia juga mengalami sesak napas selama 2 hari. Dokter mencatat bahwa ia telah menerima dua kali suntikan vaksin Covid-19 mRNA-1273 atau vaksin Moderna sebelum timbulnya gejala.

Hasil pemeriksaan medis pun mengungkapkan terjadinya trombosis vena dalam akut di kedua kaki, emboli paru akut dengan ketegangan ventrikel kanan dan trombositopenia berat atau jumlah trombosit yang rendah.

Tim medis yang menanganinya memberikan tindakan filter cava inferior, memberi dua dosis immunoglobulin intravena dan 40 mg deksametason secara intravena selama empat hari.

baca juga

Ia juga diberi heparin setelah transfusi trombosit meningkat. Tetapi, heparin dihentikan setelah 3 hari dan ia mengalami hematoma gluteal.

Kemudian, para dokter mengevaluasi kondisi pasien untuk trombositopenia yang diinduksi heparin (HIT). Tapi, masalah kesehatannya semakin berkembang menjadi ensefalopati, yang mengarah pada penemuan trombosis sinus vena serebral.

Sejak itu, kondisinya terus memburuk dan trombosis vena dalam ekstremitas atas yang baru dengan rombosis dalam ekstremitas bawah semakin memburuk.

Ia pun dinyatakan positif Methicillin-Susceptible Staphylococcus Aureus (MSSA), infeksi staph yang biasa ditemukan pada permukaan kulit. Lalu, ia meninggal dunia setelah ekstubasi penuh.

"Dalam retrospeksi, pasien ini memenuhi kriteria untuk VITT atau TTS. Ia mengatakan trombositopenia dan trombosis dalam 5 sampai 10 hari setelah suntik vaksin. Distribusi trombosis, terutama trombosis sinus vena serebral adalah karakteristik VITT atau TTS," kata para ahli dalam laporan.

"Namun, mereka tetap mencatatnya HIT atau HIT atipikal dengan pemberian heparin, meskipun percaya ada bukti yang mendukung VITT atau TTS dalam kasus ini kuat," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Baik, Dua Kali Suntikan Vaksin Moderna Bisa Lawan Varian Delta

Kabar Baik, Dua Kali Suntikan Vaksin Moderna Bisa Lawan Varian Delta

Health | Rabu, 30 Juni 2021 | 12:45 WIB

Ahok Ulang Tahun ke-55, Doa Sang Anak Agar Segera Pensiun Jadi Sorotan

Ahok Ulang Tahun ke-55, Doa Sang Anak Agar Segera Pensiun Jadi Sorotan

News | Selasa, 29 Juni 2021 | 17:16 WIB

Sudah Bawa Kue Ulang Tahun untuk Pacar, Pria Ini Malah Berujung Sakit Hati

Sudah Bawa Kue Ulang Tahun untuk Pacar, Pria Ini Malah Berujung Sakit Hati

Lifestyle | Selasa, 29 Juni 2021 | 17:12 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×