Update Covid-19 Global: Berkali-kali Pecah Rekor, Indonesia Kini Peringkat 16 Dunia

Yasinta Rahmawati, Lilis Varwati

Minggu, 04 Juli 2021 | 09:46 WIB
Update Covid-19 Global: Berkali-kali Pecah Rekor, Indonesia Kini Peringkat 16 Dunia
Ilustrasi Covid-19 (Elements Envato)

Suara.com - Pembaruan data Covid-19 di dunia pada situs worldometers.info menunjukan 372.645 orang terinfeksi virus corona Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Penambahan tersebut membuat akumulasi kasus Covid-19 per Minggu (4/7) pukul 08.00 WIB, telah mencapai 184.212.378 selama pandemi. 

Tambahan kasus positif harian paling banyak dilaporkan Brasil dengan jumlah 54.556 kasus. Disusul India 43.296 kasus lalu Indonesia yang kembali pecah rekor kasus harian sebanyak 27.913 kasus dalam satu hari.

Beberapa negara yang juga melaporkan kasus harian di atas 20 ribu yakni, Kolombia (26.928), Afrika Selatan (26.485), Inggris (24.885), dan Rusia (24.439). 

Situs worldometers mencatat, dalam sepekan terakhir jumlah kasus Covid-19 di dunia meningkat 4 persen atau dengan jumlah 2,67 juta kasus dari dua pekan sebelumnya 2,57 juta. 

Indonesia menjadi negara keempat dengan jumlah kasus mingguan terbanyak di dunia. Peringkat pertama diisi Brasil dengan 364.709 kasus, kedua India 318.720 kasus, ketiga Kolombia 204.556 kasus, dan keempat Indonesia dengan 156.071 kasus. 

Ilustrasi Covid-19.(Pixabay/fernandozhiminaicela)
Ilustrasi Covid-19.(Pixabay/fernandozhiminaicela)

Akibat peningkatan kasus selama sepekan terakhir dengan beberapa kali pecah rekor kasus harian, Indonesia kini berada di peringkat ke-16 di dunia dengan jumlah kasus seluruhnya lebih dari 2,25 juta kasus. Jumlah itu tentu paling banyak di Asia Tenggara. 

Update Angka Kematian Akibat Covid-19

Terkait angka kematian akibat Covid-19, dalam 24 jam terakhir bertambah 6.971 orang meninggal dunia. Total jumlah orang yang meninggal akibat virus corona SARS Cov-2 itu telah sebanyak 3,98 juta orang selama pandemi.

Brasil jadi satu-satunya negara yang melaporkan angka kematian kematian kemarin mencapai ribuan, yakni 1.631 jiwa. Disusul terbanyak kedua India 947 jiwa, Rusia 697 jiwa, Kolombia 591 jiwa, dan Indonesia 493 jiwa. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inilah Ciri-ciri Corona yang Menjangkit Tubuh Manusia

Inilah Ciri-ciri Corona yang Menjangkit Tubuh Manusia

Health | Minggu, 04 Juli 2021 | 09:35 WIB

Rekor Tertinggi! 648 Warga Kepri Positif Covid-19 Dalam Sehari

Rekor Tertinggi! 648 Warga Kepri Positif Covid-19 Dalam Sehari

Batam | Minggu, 04 Juli 2021 | 09:34 WIB

Waspada, Pemprov DKI Jakarta Temukan Varian Baru Covid-19, Varian Kappa

Waspada, Pemprov DKI Jakarta Temukan Varian Baru Covid-19, Varian Kappa

Video | Minggu, 04 Juli 2021 | 08:00 WIB

Terkini

Jawa Barat Sumbang 12 Persen untuk Penjualan Yamaha Nasional, NMax dan Aerox Jadi Andalan

Jawa Barat Sumbang 12 Persen untuk Penjualan Yamaha Nasional, NMax dan Aerox Jadi Andalan

Otomotif | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:29 WIB

Flek Hitam di Wajah Karena Apa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Flek Hitam di Wajah Karena Apa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:25 WIB

Eksklusivitas Komunitas Lari WNA di Bali: Menggugat Kedaulatan Ruang Publik Kita

Eksklusivitas Komunitas Lari WNA di Bali: Menggugat Kedaulatan Ruang Publik Kita

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:23 WIB

Polemik Londo Ireng: Ketika Kritik Media Dibalas Stigma dari Penguasa

Polemik Londo Ireng: Ketika Kritik Media Dibalas Stigma dari Penguasa

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:20 WIB

Blokade Laut AS ke Iran Masih Berlaku, Pasukan Donald Trump Siaga Tempur

Blokade Laut AS ke Iran Masih Berlaku, Pasukan Donald Trump Siaga Tempur

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:05 WIB

Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang

Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:00 WIB

Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer

Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:50 WIB

Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo

Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:45 WIB

Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel

Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:36 WIB

Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim

Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:30 WIB

×