Angka Kematian Nakes Cukup Tinggi, Perlunya Vaksinasi Ketiga Khusus Nakes

Yasinta Rahmawati, Aflaha Rizal Bahtiar

Minggu, 04 Juli 2021 | 15:17 WIB
Angka Kematian Nakes Cukup Tinggi, Perlunya Vaksinasi Ketiga Khusus Nakes
Ilustrasi tenaga kesehatan. (Shutterstock)

Suara.com - Meningkatnya angka kematian tenaga kesehatan alias nakes, data terakhir menunjukkan sudah ada 1.070 kematian di seluruh Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum PP ADINKES dr. M. Subuh.

"Kita prihatin dengan hal ini, karena itu sudah sewajarnya jika ada kesempatan vaksin ketiga, maka ADINKES bersama asosiasi lain turut merekomendasikan khusus nakes terlebih dahulu," ungkapnya dalam acara Vaksin Ketiga Untuk Nakes? Minggu (4/7/2021).

Upaya vaksinasi ketiga khusus nakes ini, dapat memberikan perlindungan saat menangani pasien Covid-19, di mana tenaga kesehatan sebagai garda terdepan.

Hal ini diungkap juga oleh Dewan Pakar PP ADINKES sekaligus Ketua PP PERALMUNI Prof. Dr. dr. Iris Rengganis, yang mengatakan bahwa vaksinasi ketiga bagi nakes sangat penting dilakukan.

"Saya sangat setuju dengan Pak Subuh bahwa vaksinasi bagi nakes sangat penting, karena mereka adalah front line. Dan kita tahu bagaimana kondisi nakes saat ini yang sakit dan meninggal, dan itu sangat sedih," ungkap dr. Iris Rengganis.

Ilustrasi tenaga medis (Unsplash)
Ilustrasi tenaga medis (Unsplash)

Ia juga mengatakan efektivitas vaksin bagi nakes harus berdasarkan dari satu penelitian yang dilakukan.

"Kita tidak bisa bilang kayaknya efektivitasnya kurang deh, nggak bisa karena semuanya berdasarkan data. Kalau datanya ada, nakes bisa diutamakan," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, menurut Dewan Pakar PP ADINKES Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, perlindungan bagi tenaga kesehatan selama pandemi juga perlu dilakukan.

Melansir dari jurnal yang diungkap oleh dr. Budi Wiweko, di negara China dikatakan telah sukses melakukan perlindungan bagi tenaga kesehatan. Ada beberapa hal yang dilakukan di Cina. Pertama struktur manajemen multi-level, kedua moral tinggi dan saling mendukung, ketiga alur kerja yang efisien, dan nilai kolaborasi multidisiplin dalam perawatan.

baca juga

"Jadi bentuk perlindungan ini adalah pengalaman dari temen-temen health care di negara Cina," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemberitaan Covid-19 Secara Terus Menerus Mampu Ubah Mindset Masyarakat

Pemberitaan Covid-19 Secara Terus Menerus Mampu Ubah Mindset Masyarakat

Your Say | Minggu, 04 Juli 2021 | 12:37 WIB

Bahaya! Orang Tidak Mau Divaksinasi Disebut Pabrik Varian Baru Covid-19

Bahaya! Orang Tidak Mau Divaksinasi Disebut Pabrik Varian Baru Covid-19

Tekno | Minggu, 04 Juli 2021 | 11:30 WIB

Vaksin AstraZeneca Diklaim Efektif Lawan dari Varian Delta, Benarkah?

Vaksin AstraZeneca Diklaim Efektif Lawan dari Varian Delta, Benarkah?

Health | Minggu, 04 Juli 2021 | 11:03 WIB

Terkini

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

News | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Foto | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:57 WIB

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:55 WIB

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

News | Senin, 14 September 2026 | 09:53 WIB

Mimpi Ekspor ke Swedia Pupus, Gudang Kerajinan Jati di Ngawi Terbakar Hebat

Mimpi Ekspor ke Swedia Pupus, Gudang Kerajinan Jati di Ngawi Terbakar Hebat

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:51 WIB

6 Shio Anak Pembawa Hoki dan Rezeki Besar bagi Orang Tua

6 Shio Anak Pembawa Hoki dan Rezeki Besar bagi Orang Tua

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:50 WIB

Lille Rebut Puncak Ligue 1, Calvin Verdonk Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Lille Rebut Puncak Ligue 1, Calvin Verdonk Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:45 WIB

Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya

Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 09:43 WIB

Bulu Kuduk Ivan Mamut Merinding di GBK, 16 Menit Kemudian Jadi Pahlawan Persija

Bulu Kuduk Ivan Mamut Merinding di GBK, 16 Menit Kemudian Jadi Pahlawan Persija

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:40 WIB

×