Array

Catat! Panduan Isolasi Mandiri yang Baik dan Benar

Senin, 05 Juli 2021 | 10:30 WIB
Catat! Panduan Isolasi Mandiri yang Baik dan Benar
Ilustrasi isolasi mandiri. (Pixabay)

Suara.com - Kasus Covid-19 di Indonesia masih terus meningkat secara signfikan. Beberapa rumah sakit dan fasilitas kesehatan mulai kewalahan untuk menangani pasien Covid-19.

Sehingga, sebagian, terutama mereka yang tidak bergejala diminta untuk bisa isolasi mandiri (isoman) di rumah. Tapi, tentu untuk bisa isolasi mandiri butuh panduan yang benar. 

Dikutip dari Kawal Covid-19, berikut ini panduan isolasi mandiri yang benar. 

Nomor kontak dokter

e-health aplikasi konsultasi online, konsultasi dokter online [shutterstock]
kontak dokter saat isolasi mandiri.  [shutterstock]

Saat isolasi mandiri alias isoman, bekali dengan nomor kontak dokter terdekat untuk memudahkan pasien berkonsultasi via WhatsApp, sekaligus memantau kondisinya. Sebisa mungkin ikuti arahan dokter, dan jangan sampai terpengaruh berita hoax ya.

Alat kesehatan

Sediakan termometer untuk cek suhu tubuh minimal dua kali dalam sehari. Setelah itu laporkan hasilnya kepada dokter secara berkala.

pulse oximeter di rumah (Freepik)
pulse oximeter di rumah (Freepik)

Yang kedua sediakan oximeter, yakni alat untuk memantau kadar saturasi oksiden di dalam tubuh. Normalnya, oximeter akan menunjukkan angka di atas 95, dan jika menunjukkan di angka tersebut atau lebih rendah, segera kontak dokter dan pihak rumah sakit.

Terakhir, sediakan alat kesehatan lain yang bisa disesuaikan dengan penyakit komorbid. Misalnya pengukur tensi atau gula darah.

Baca Juga: Cara WNI Pulang dari Luar Negeri saat PPKM Darurat Jawa-Bali, Mulai Selasa Besok

Jangan takut untuk memberitahu kepada keluarga dan teman

Jika terpapar positif Covid-19, jangan takut untuk memberitahu kepada keluarga dan teman terdekat. Faktanya, pasien butuh bantuan moral dan juga dukungan, juga bantuan berupa makanan dan obat-obatan.

Obat yang harus dikonsumsi selama isolasi mandiri

Saat melakukan isolasi mandiri, ada obat yang harus dikonsumsi bagi pasien positif Covid-19. Salah satunya obat vitamin C dan juga D. Selain itu, konsumsi asupan vitamin yang lainnya, seperti sayuran maupun buah-buahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI