Redakan Efek Samping Vaksin Covid-19, Cobalah Konsumsi 5 Makanan Ini!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 05 Juli 2021 | 14:44 WIB
Redakan Efek Samping Vaksin Covid-19, Cobalah Konsumsi 5 Makanan Ini!
Orang suntik vaksin Covid-19. [Suara/ B. Rahmat]

Suara.com - Suntik vaksin Covid-19 bisa menimbulkan efek samping, seperti nyeri lengan, sakit kepala, demam, lemah, dan kelelahan yang biasanya berlangsung selama 2-3 hari.

Efek samping ini pastinya cukup mengganggu aktivitas sehari-hari. Karena itu, Anda harus mencari cara untuk mengatasi efek samping setelah suntik vaksin Covid-19 tersebut.

Beberapa bahan makanan pun dipercaya bisa membantu mengatasi kelelahan dan efek samping lain setelah suntik vaksin Covid-19. Berikut ini dilansir dari Times of India, 5 makanan terbaik untuk meredakan efek samping vaksin Covid-19.

1. Kunyit

Kunyit memiliki sifat anti-bakteri, anti-virus, anti-inflamasi, analgesic dan anti-jamur. Kunyit bisa membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh secara signifikan. Kurkuminoid dan minyak esensial dalam kunyit adalah konstituen bioaktif utama kunyit dan bertindak sebagai agen terapeutik untuk kesehatan tubuh.

Ilustrasi jahe. (Pixabay/jmexclusives)
Ilustrasi jahe. (Pixabay/jmexclusives)

2. Jahe

Jahe merupakan rempah-rempah unggulan yang memiliki khasiat untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan. Jahe memiliki asam amino yang bisa mengatasi stres pikiran. Bila Anda mencampurkan jahe dalam minum teh, Anda akan merasa lebih santai dan rileks setelah suntik vaksin Covid-19.

3. Sayuran hijau

Sayuran berdaun hijau memiliki kandungan serat tinggi, vitamin C, provitamin A karotenoid, folat, mangan dan vitamin K yang paling penting. Nutrisi dalam sayuran berdaun hijau ini akan membantu Anda menjaga metabolisme dan membuat mengatasi kelelahan. Bahkan, mengonsumsinya bisa membantu meningkatkan kesehatan tubuh setelah vaksinasi.

4. Makanan kaya kandungan air

Makanan yang kaya kandungan air bisa membantu tubuh terhidrasi secara menyeluruh setelah suntik vaksin Covid-19. Makanan ini akan membantu Anda untuk menjaga suhu tubuh dan kondisi mental setelah vaksinasi.

Mendapatkan banyak nutrisi dalam makanan ini juga akan membantu tubuh tetap segar dan tenang. Anda bisa mengonsumsi buah jeruk, melon, mentimun, buah persik dan lainnya setelah suntik vaksin Covid-19.

5. Biji-bijian

Makan biji-bijian bisa membantu menjaga kesehatan usus dan sistem pencernaan sepanjang waktu. Pencernaan yang lebih baik akan membantu meningkatkan kesehatan dan mendongkrak energi tubuh Anda. Karena, kandungan serat dari makanan ini akan mendukung penyerapan nutrisi yang lebih baik di usus dan konversi energi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson Diklaim Efektif Melawan Varian Delta

Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson Diklaim Efektif Melawan Varian Delta

Tekno | Senin, 05 Juli 2021 | 12:00 WIB

Vaksin AstraZeneca Diklaim Efektif Lawan dari Varian Delta, Benarkah?

Vaksin AstraZeneca Diklaim Efektif Lawan dari Varian Delta, Benarkah?

Health | Minggu, 04 Juli 2021 | 11:03 WIB

Dapat Izin BPOM, Apa Perbedaan Vaksin Sinovac, Sinopharm, Moderna dan AstraZeneca?

Dapat Izin BPOM, Apa Perbedaan Vaksin Sinovac, Sinopharm, Moderna dan AstraZeneca?

Health | Jum'at, 02 Juli 2021 | 17:13 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB