Array

Kapan Tes Antigen atau PCR yang Tepat Setelah Kontak Erat dengan pasien Covid-19?

Rifan Aditya Suara.Com
Selasa, 06 Juli 2021 | 08:21 WIB
Kapan Tes Antigen atau PCR yang Tepat Setelah Kontak Erat dengan pasien Covid-19?
Kapan tes Antigen atau PCR - Petugas kesehatan melakukan test usab antigen massal secara serentak di Kelurahan Purwokerto Wetan, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, Senin (18/1/2021). (Suara.com/Anang Firmansyah)

Suara.com - Selama beraktivitas bisa jadi seseorang tidak sengaja berinteraksi dengan orang yang terinfeksi Covid-19. Lantas kapan tes Antigen atau PCR perlu dilakukan bagi orang yang termasuk kontak erat

Perlu diketahui sebelumnya, yang dimaksud kontak erat adalah orang yang pernah berkontak dengan penderita Covid-19 atau orang yang mengalami gejala Covid-19. Hal tersebut tercantum dalam Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) nomor HK.01.07/MENKES/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian COVID. Kontak erat memiliki kriteria sebagi berikut. 

  1. Kontak tatap muka/berdekatan dengan kasus probable atau kasus konfirmasi dalam radius 1 meter dan dalam jangka waktu 15 menit atau lebih.
  2. Sentuhan fisik langsung dengan kasus dengan pasien Covid-19 (seperti bersalaman, berpegangan tangan, dan lain-lain).
  3. Orang yang memberikan perawatan langsung tanpa menggunakan APD yang sesuai standar.
  4. Situasi lainnya yang mengindikasikan adanya kontak berdasarkan penilaian risiko lokal yang ditetapkan oleh tim penyelidikan epidemiologi setempat.

Lantas kapan tes antigen atau PCR yang tepat? 

Swab antigen dan Tes swab Polymerase Chain Reaction (PCR)  merupakan uji medis yang dilakukan untuk mendeteksi virus SARS Cov-2 penyebab Covid-19 pada tubuh seseorang. Keduanya sama-sama mengambil sampel lendir dari hidung atau tenggorokan.

Berdasarkan arahan  Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, waktu yang tepat untuk melakukan tes adalah.

  • Tes Swab PCR dapat dilakukan 8 hari usai terpapar atau 3 sampai 5 hari setelah muncul gejala yang mengindikasi terpapar Covid-19. 
  • Tes Swab Antigen dapat dilakukan 5 hari setelah terpapar atau 1 sampai 5 hari usai muncul gejala yang mengindikasi terpapar Covid-19
  • Apabila bergejala, maka perkiraan waktu tes swab terhitung sejak waktu konfirmasi terpapar.

Sesuai arahan World Health Organization atau WHO, tes perlu diulang saat hasilnya negatif dengan beberapa catatan.

  • Pertama,  saat hasil tes negatif tetapi justru menunjukkan gejala covid-19.
  • Kedua, gejala justru muncul setelah hasil tes negatif keluar.
  • Ketiga, saat masih curiga terinfeksi virus maka dianjurkan untuk melakukan tes ulang.

Hal tersebut berdasarkan dari laman Covid19.go.id, WHO menganjurkan untuk melakukan tes ulang pada 3 sampai 7 hari kemudian. 

Demikianlah penjelasan kapan tes Antigen atau PCR perlu dilakukan setelah kontak erat dengan pasien Covid-19. 

Kontributor : Lolita Valda Claudia

Baca Juga: Awal Juli, 56 Persen Tempat Tidur Rumah Sakit di Jambi Terisi Pasien COVID 19

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI