Kasus Covid-19 RI Nyaris Tembus 30 Ribu, Epidemiolog: Realitanya Bisa 10 Kali Lebih Banyak

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 06 Juli 2021 | 10:11 WIB
Kasus Covid-19 RI Nyaris Tembus 30 Ribu, Epidemiolog: Realitanya Bisa 10 Kali Lebih Banyak
Pasien COVID-19 memakai alat bantu oksigen menunggu untuk mendapatkan tempat tidur perawatan di IGD RSUD Cengkareng, Jakarta, Rabu (23/6/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Lonjakan kasus positif Covid-19 di Indonesia masih terjadi. Rekor baru 29.745 kasus dalam satu hari kemarin bahkan menjadi laporan kasus harian terbanyak kedua di dunia, setelah India. 

Akan tetapi, lonjakan kasus positif yang telah terjadi sejak pertengahan Juni ini disebut masih menjadi fenomena gunung es. Dokter Pantologi klinik dr. Tonang Dwi Ardyanto, Sp.PK., menyampaikan bahwa fenomena gunung es pada kasus Covid-19 di Indonesia sebenarnya sudah terjadi sejak tahun lalu.

"Kita sudah sadari itu dan sampaikan kritik sejak lama. Sejak setahun lalu bahkan. Tapi tidak kunjung diperbaiki. Sampai yang mengritik lelah sendiri. Kemudian seolah tidak ada yang salah," kata Tonang dikutip dari tulisannya di media sosial, Selasa (6/7/2021).

Ia mengatakan, salah satu bukti infeksi Covid di Indonesia masih menjadi fenomena gunung es lantaran jumlah testing yang kurang. Sehingga identifikasi kasus positif juga menjadi kurang. 

Sejumlah pasien COVID-19 menunggu untuk mendapatkan tempat tidur perawatan di IGD RSUD Cengkareng, Jakarta, Rabu (23/6/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Sejumlah pasien COVID-19 menunggu untuk mendapatkan tempat tidur perawatan di IGD RSUD Cengkareng, Jakarta, Rabu (23/6/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

"Ada contoh yang mudah dan nyata, sejak Juli 2020 sampai sekarang, kolom probable dalam laporan harian pemerintah itu belum pernah ada isinya. Padahal itu sangat penting. Itu kasus yang secara fisik dan klinis covid, hanya belum sempat diperiksa, terlanjur meninggal dunia. Tentu saja, ini sangat menentukan besarnya kasus dan angka kematian," jelasnya.

Menurut dokter Tonang, para ahli telah mengingatkan bahwa diperkirakan jumlah kasus Covid-19 secara nasional sekitar 8-10 kali lebih banyak dari yang terlaporkan.  

Kondisi serupa terjadi di DKI Jakarta, walaupun jumlah testing terbanyak di Indonesia bahkan 10 kali lipat dari yang direkomendasikan WHO, menurut dokter Tonang  masih ada kemungkinan warga yang belum terlaporkan atau memilih tidak melaporkan diri saat tes mandiri. 

"Atau yang terinfeksi tapi karena benar-benar tanpa gejala, sehingga tidak pernah menjalani test, tidak teridentifikasi. Diperkirakan jumlah kasus yang sebenarnya adalah 20-30 persen atau 4-5 kali lipat dari 600 ribuan yang terlaporkan (di Jakarta) sampai saat ini," tuturnya.

Epidemiolog Universitas Negeri Solo itu menyebut bahwa fenomena gunung es tersebut dianggap santai. Sebagian masyarat bahkan menilai pemerintah tidak serius. Hingga masih ada yang menganggap infeksi Covid-19 hanya rekayasa. 

baca juga

"Pemerintah sendiri "melenakan" diri dengan laporan yang "sekilas baik-baik saja". Jadilah kita seperti ini," katanya.

"Sudah lah, mari sama-sama kita minta maaf, baik pemerintah terutama, maupun kita sebagai masyarakat atas kelalaian selama ini. Yang penting ke depan, jangan kita ulangi. Tapi justru harus diperbaiki. Kalau tidak, tentu akan makin berat lagi," pungkas dokter Tonang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lippo Cikarang Ditutup karena Potensi Sebabkan Kerumunan

Lippo Cikarang Ditutup karena Potensi Sebabkan Kerumunan

Bekaci | Selasa, 06 Juli 2021 | 10:08 WIB

Update Covid-19: Dalam Satu Hari 562 Warga Bogor Positif Corona

Update Covid-19: Dalam Satu Hari 562 Warga Bogor Positif Corona

Bogor | Selasa, 06 Juli 2021 | 10:06 WIB

Gawat! Sertifikat Vaksin Bodong Dijual Murah di Medsos, Warganet Geram

Gawat! Sertifikat Vaksin Bodong Dijual Murah di Medsos, Warganet Geram

Surakarta | Selasa, 06 Juli 2021 | 10:01 WIB

Terkini

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×