Suara.com - Risiko penyakit gastrointestinal pasca sembuh dari Covid-19 menjadi berita hits health yang banyak dibaca kemarin, Selasa (6/7/2021).
Ada juga mutasi tak biasa varian Lambda virus corona hingga dampak negatif ketika orang tidak divaksinasi.
Simak rangkuman berita hits health lainnya dari Suara.com, berikut ini.
1. Jangan Dilakukan, Memukul Anak Bisa Tingkatkan Masalah Kepribadian

Memukul anak saat mereka kecil bisa berdampak pada kesulitan perilaku. Hal ini dinyatakan dalam penelitian yang disusun oleh para peneliti di University College London.
Melansir dari Independent, para peneliti meninjau 20 tahun penelitian tentang topik tersebut. Mereka menemukan bahwa hukuman fisik tidak efektif dalam meningkatkan perilaku anak-anak, namun malah memperburuknya.
2. Awas, Pasien Covid-19 Bisa Alami Gejala Gastrointestinal Usai Pulih

Beberapa pasien Covid-19 masih merasakan gejalanya setelah dinyatakan sembuh, seperti batuk terus-menerus, sesak napas dan nyeri otot.
Pada waktu bersamaan, beberapa pasien Covid-19 mungkin mengalami gejala lain setelah pulih, seperti gejala yang berdampak pada organ vital jantung atau lainnya. Ada pula gejala yang mungkin akan berdampak pada sistem pencernaan pasien.
3. Ahli Sebut Varian Lambda Punya Satu Mutasi Tak Biasa, Begini Penjelasannya

Virus corona varian Lambda pertama kali terdeteksi di Peru, tepatnya sekitar setahun yang lalu. Virus corona varian Lambda ini pun tengah menimbulkan kekhawatiran, setelah varian Delta.
Para ilmuwan mengatakan varian Lambda memiliki mutasi yang berpotensi menjadi resisten terhadap vaksin Covid-19.
4. Pakar: Orang yang Tak Divaksinasi Berpotensi Jadi Sumber Varian Baru Covid-19
![Ilustrasi vaksinasi [Antara]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/02/12/88503-ilustrasi-vaksin.jpg)
Individu yang tidak divaksinasi tidak hanya mempertaruhkan kesehatan mereka. Pakar menyatakan bahwa orang-orang yang tidak divaksin bisa menjadi sumber kemunculan varian baru Covid-19.
Melansir dari Independent, Dr William Schaffner seorang profesor di divisi penyakit menular di Vanderbilt University Medical Center mengatakan kepada saluran berita Amerika bahwa orang yang tidak divaksinasi menimbulkan risiko lebih besar dalam memerangi virus corona.
5. Kenapa Lengan Nyeri Usai Suntik Vaksin Covid-19? Ternyata Ini Sebabnya

Ada banyak efek samping suntik vaksin Covid-19 yang sifatnya ringan dan reaktogenik. Sebagian besar efek samping ini cenderung hilang sendiri tanpa perawatan medis khusus, salah satunya nyeri lengan.
Setelah Anda suntik vaksin Covid-19, Anda biasanya akan mengalami rasa sakit, nyeri dan terkadang membengkak di area lengan yang disuntik. Rasa sakit dan nyeri lengan merupakan salah satu efek samping paling umum dari suntik vaksin Covid-19.