Varian Lambda, Apakah Vaksin Covid-19 Efektif Melawannya?

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 07 Juli 2021 | 15:09 WIB
Varian Lambda, Apakah Vaksin Covid-19 Efektif Melawannya?
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Suara.com - Saat ini, virus corona varian Lambda tengah menjadi perhatian. Karena, protein lonjakan dalam varian Lambda mengandung mutasi baru dalam domain pengikatan reseptor yang berkontribusi pada peningkatan penularan.

Para ahli pun khawatir varian Lambda ini bisa lolos dan kebal terhadap vaksin Covid-19. Beberapa ahli pun telah menyuarakan kekhawatirannya terhadap penularan varian Lambda tersebut.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyebut mutasi virus corona varian Lambda sebagai varian global yang menarik atau varian of interest (VOI) sejak 14 Juni 2021.

Sebuah Penelitian yang diterbitkan di bioRXiv, telah menyelidiki varian Lambda dan kemampuannya melawan kekebalan yang terbentuk dari vaksin Covid-19 mRNA.

Hasilnya, virus corona varian Lambda memiliki infektivitas yang lebih tinggi dan dinetralisir oleh serum pemulihan. Sedangkan, antibodi dari vasin Covid-19 dengan rata-rata penurunan titer yang relatif kecil.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

"Virus corona varian Lambda dinetralkan oleh koktail antibodi monoklonal erapeutik Regeneron tanpa kehilangan titer," jelas Penelitian tersebut dikutip dari Express.

Hasil studi menunjukkan bahwa vaksin Covid-19 yang digunakan sekarang ini tetap protektif terhadap varian lambda dan terapi antibodi monoklonal akan tetap efektif.

Titer antibodi adalah jenis tes darah yang menentukan keberadaan dan tingkat antibodi dalam darah. Studi yang belum ditinjau oleh rekan sejawat memperkirakan varian Lambda ini bisa mengungguli varian Alpha, Gamma dan Delta.

Penasihat Pan-American Health Organization (PAHO) Jairo Méndez Rico mengatakan sekarang ini belum ada bukti bahwa varian Lambda lebih agresif dibandingkan varian virus corona lainnya.

baca juga

Inisiatif Genomics COVID-19 Inggris di Wellcome Sanger Institute mengatakan varian Lambda memiliki set mutasi yang tidak biasa, dibandingkan dengan varian lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menyumbang 81 persen Kasus, Profesor Peru Khawatir Varian Lambda Lebih Mematikan

Menyumbang 81 persen Kasus, Profesor Peru Khawatir Varian Lambda Lebih Mematikan

Health | Rabu, 07 Juli 2021 | 14:26 WIB

Mutasi Tak Biasa Varian Lambda Virus Corona dan Berita Kesehatan Menarik Lainnya

Mutasi Tak Biasa Varian Lambda Virus Corona dan Berita Kesehatan Menarik Lainnya

Health | Selasa, 06 Juli 2021 | 20:28 WIB

Ahli Sebut Varian Lambda Punya Satu Mutasi Tak Biasa, Begini Penjelasannya

Ahli Sebut Varian Lambda Punya Satu Mutasi Tak Biasa, Begini Penjelasannya

Health | Selasa, 06 Juli 2021 | 18:00 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×