Wajar Jika Anak Sering Alami Batuk, Begini Penjelasan Dokter

Arendya Nariswari | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 12 Juli 2021 | 08:25 WIB
Wajar Jika Anak Sering Alami Batuk, Begini Penjelasan Dokter
Ilustrasi anak batuk, kesehatan anak. (Shutterstock)

Suara.com - Orangtua tentu khawatir jika anaknya sakit. Akan tetapi dengan sistem imun yang masih lemah, anak terkadang mudah sakit. 

Batuk termasuk salah satu gejala sakit yang umum dialami anak. Akan tetapi, dokter anak mengatakan bahwa batuk sebenarnya hal yang wajar terjadi terutama pada anak di bawah 10 tahun.

"Sebenarnya batuk pada anak normal. Seorang anak di bawah 10 tahun, sehat, tidak ada sakitnya bisa 10 kali batuk dalam sehari. Jadi kalau setiap anak batuk tidak masalah. Itu sudah diteliti," kata Dokter spesialis anak dr. Dimas Dwi Saputro, Sp.A., dalam webinar Parent Class perayaan Hari Anak Nasional, Minggu (11/7/2021).

Intensitas batuk akan meningkat hingga tiga kali lipat dalam sehari saat anak alami infeksi. Menurut dokter Dimas, dalam setahun, anak bisa sakit infeksi hingga 8 kali.

Ilustrasi anak batuk, pilek dan demam. (Shutterstock)
Ilustrasi anak batuk, pilek dan demam. (Shutterstock)

"Bisa dikatakan 2 bulan sekali. Sakit itu wajar pada anak. Karena batuk sifatnya proteksial, melindungi tubuh," imbuhnya.

Meski menjadi gejala dari adanya penyakit, namun kondisi batuk juga menjadi cara tubuh untuk melindungi saluran napas bawah agar tidak terinfeksi dengan bakteri, kuman, ataupun virus yang sifatnya iritatif dan berpotensi menyebabkan kerusakan pada paru-paru. 

"Tindakan itu berkerjasama dengan bersihan mukosiliar, artinya bagian silia yang bersifat untuk membuang cairan gumpalan yang biasa kita kenal sebagai dahak," jelasnya.

Ada dua jenis batuk yang bisa terjadi. Yakni, batuk kronik dan akut. Dokter Dimas menjelaskan bahwa akut bukan berarti menunjukan kondisi yang parah. Justru digunakan untuk menyebut penyakit yang baru saja terjadi selama beberapa hari dan kurang dari 2 minggu.

"Kalau sudah lebih dari 2 minggu disebut kronik. Akut itu satu konsep waktu," ujar dokter Dimas.

Perbedaannya, batuk kronik terjadi secara berulang dan berlangsung lebih dari 2 minggu. Sementara batuk berulang tidak sampai 2 minggu akan tetapi berulang dalam 3 episode selama 3 bulan berturut-turut dengan tanpa disertai gejala respiratorik atau non respiratorik lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Ditangkap Diduga Bawa Kabur Perempuan Dibawah Umur, Ibu Menangis Histeris

Anak Ditangkap Diduga Bawa Kabur Perempuan Dibawah Umur, Ibu Menangis Histeris

Sulsel | Senin, 12 Juli 2021 | 07:03 WIB

Curhat Anak Punya Keluarga Percaya Konspirasi Covid, Bergejala Tak Mau Diswab

Curhat Anak Punya Keluarga Percaya Konspirasi Covid, Bergejala Tak Mau Diswab

News | Senin, 12 Juli 2021 | 08:13 WIB

Wanita Ditemukan Tewas Nyaris Telanjang dalam Rumah di Gresik, Diduga Dibunuh

Wanita Ditemukan Tewas Nyaris Telanjang dalam Rumah di Gresik, Diduga Dibunuh

Jatim | Minggu, 11 Juli 2021 | 16:45 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB