Koordinasi dengan Pemda, Menkes Ungkap Strategi Tambah Kapasitas Tempat Tidur Rumah Sakit

M. Reza Sulaiman

Selasa, 13 Juli 2021 | 16:23 WIB
Koordinasi dengan Pemda, Menkes Ungkap Strategi Tambah Kapasitas Tempat Tidur Rumah Sakit
Pasien COVID-19 memakai alat bantu oksigen menunggu untuk mendapatkan tempat tidur perawatan di IGD RSUD Cengkareng, Jakarta, Rabu (23/6/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap strategi menambah kapasitas tempat tidur rumah sakit yang penuh oleh pasien COVID-19.

Dalam rapat dengar pendapat (RDP) virtual bersama Komisi IX DPR RI, Menkes menyebut akan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah agar penambahan tempat tidur bisa segera dilakukan.

"Kita sudah mempersiapkan strategi apa harus kita jalankan kalau kesulitan dalam upaya pemenuhan tempat tidur dan kita sudah diskusi ini juga dengan para gubernur secara rutin," katanya, dilansir ANTARA.

Budi melaporkan kebutuhan tempat tidur perawatan untuk pasien isolasi dan perawatan intensif di rumah sakit terbagi atas dua skenario, yakni saat terjadi peningkatan kebutuhan hingga 30 persen dan peningkatan kebutuhan hingga 60 persen.

"Kalau memburuk sampai 30 persen, ini dalam sepekan atau dua pekan ke depan yang berat adalah Yogyakarta dan DKI Jakarta, karena akan kekurangan tempat tidur isolasi dan akan kekurangan tempat tidur ICU," katanya.

Maka strategi pertama yang diterapkan adalah memenuhi ketersediaan tempat tidur yang telah dialokasikan sesuai instruksi dari Kemenkes.

Spanduk melawan COVID-19 terpasang di salah satu sudut di RSUD Cengkareng, Jakarta, Rabu (23/6/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Spanduk melawan COVID-19 terpasang di salah satu sudut di RSUD Cengkareng, Jakarta, Rabu (23/6/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

"Tempat tidur yang ada di seluruh Indonesia ada sekitar 400 ribu unit, saya sudah mengeluarkan instruksi di awal tahun bahwa 30 persen dialokasikan untuk tempat tidur isolasi untuk pasien COVID-19 atau sekitar 120 ribu tempat tidur," katanya

Budi memahami bahwa di rumah sakit terdapat alokasi tempat tidur maupun ruang perawatan yang berbeda pada masing-masing dokter spesialis penyakit.

Namun Budi meminta agar manajemen maupun dokter di rumah sakit agar disiplin pada ketetapan 30 persen alokasi perawatan pasien COVID-19 sebab saat ini sedang mengalami tren kenaikan kasus.

baca juga

"(Rumah sakit) di Yogyakarta, dari 8.247 tempat tidur, baru sekitar 2 ribuan yang didedikasikan untuk COVID-19. Naikan jadi 4 ribu (tempat tidur). Begitu dia naik jadi 4 ribu, tekanan BOR-nya (keterpakaian tempat tidur rumah sakit), turun dari 90 persen ke 60 persen. Itu strategi nomor satu," katanya.

Strategi kedua adalah penambahan rumah sakit khusus untuk merawat pasien COVID-19. Salah satunya, kata Budi, telah diterapkan di Provinsi DKI Jakarta melalui konversi hingga 50 persen tempat tidur perawatan pasien COVID-19.

"Itu kita lakukan dengan Rumah Sakit Fatmawati, Rumah Sakit Persahabatan dan Rumah Sakit Sulianti Saroso, kita bikin 100 persen untuk COVID-19. Jadi ada tambahan mungkin mendekati 1.000 kamar," katanya.

Strategi ketiga, kata Budi, adalah pembukaan rumah sakit lapangan atau darurat untuk perawatan isolasi dan intensif bila kapasitas konversi tempat tidur pasien COVID-19 sudah melebihi 40 persen dari total fasilitas tempat tidur rumah sakit.

Hal yang perlu dipertimbangkan dalam strategi ketiga, kata Budi, adalah menggunakan fasilitas yang sudah dilengkapi ruangan, tempat tidur serta fasilitas kamar mandi. "Karena nanti kamar mandinya susah, tempat tidurnya susah, oksigennya harus dalam tabung itu juga susah," katanya.

Strategi itu diterapkan di Rumah Sakit Wisma Haji, Jakarta Timur, sebanyak 900 hingga 1.000 unit ruangan perawatan dan 100 lebih ruang ICU. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alih-alih CKG Menteri, Guru Besar UGM Sarankan Tes Kejiwaan dan Alihkan Anggaran ke Korban Karhutla

Alih-alih CKG Menteri, Guru Besar UGM Sarankan Tes Kejiwaan dan Alihkan Anggaran ke Korban Karhutla

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:37 WIB

Kemenkes Ungkap Fakta di Balik Foto Viral Menkes Budi Gunadi Pakai Tabung Oksigen

Kemenkes Ungkap Fakta di Balik Foto Viral Menkes Budi Gunadi Pakai Tabung Oksigen

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Viral Pakai Tabung Oksigen di Palangka Raya, Menkes Langsung Klarifikasi

Viral Pakai Tabung Oksigen di Palangka Raya, Menkes Langsung Klarifikasi

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Prabowo Ibaratkan Kabinet Tim Sepak Bola, Minta Menkes Cek Kesehatan Menteri

Prabowo Ibaratkan Kabinet Tim Sepak Bola, Minta Menkes Cek Kesehatan Menteri

Video | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Tak Terkendali, Adaptasi Jadi Dalih Kegagalan Negara?

Kabut Asap Karhutla Tak Terkendali, Adaptasi Jadi Dalih Kegagalan Negara?

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Pakar UGM Kritik Imbauan Menkes soal Asap Karhutla: Jangan Bebankan Warga untuk Beradaptasi

Pakar UGM Kritik Imbauan Menkes soal Asap Karhutla: Jangan Bebankan Warga untuk Beradaptasi

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:48 WIB

BPJS Kesehatan Dirombak: Rumah Sakit Dilarang Beda-bedakan Pasien Umum dan BPJS!

BPJS Kesehatan Dirombak: Rumah Sakit Dilarang Beda-bedakan Pasien Umum dan BPJS!

Video | Selasa, 29 September 2026 | 16:52 WIB

Bukan Habis Stok, Menkes Tegaskan Obat Influenza A Ada, Tapi Pemberian Tak Boleh Sembarang

Bukan Habis Stok, Menkes Tegaskan Obat Influenza A Ada, Tapi Pemberian Tak Boleh Sembarang

News | Senin, 28 September 2026 | 19:03 WIB

Jadi Kandidat Dirjen WHO, Menkes Budi Minta Doa: Ini Ditugaskan Bapak

Jadi Kandidat Dirjen WHO, Menkes Budi Minta Doa: Ini Ditugaskan Bapak

News | Senin, 28 September 2026 | 18:45 WIB

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie: Bakar Kalorinya Setara Lari 10 Kilometer!

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie: Bakar Kalorinya Setara Lari 10 Kilometer!

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 17:21 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×