Cara Bedakan Oximeter Asli dan Palsu untuk Ukur Saturasi Oksigen

Rifan Aditya | Suara.com

Selasa, 13 Juli 2021 | 17:30 WIB
Cara Bedakan Oximeter Asli dan Palsu untuk Ukur Saturasi Oksigen
Cara bedakan oximeter asli dan palsu - pulse oximeter di rumah (Freepik)

Suara.com - Permintaan oximeter sebagai alat pengukur saturasi oksigen kini meningkat di pasaran selama pandemi covid-19. Ramai beredar di aplikasi berbagi pesan, WhatsApp, sebuah video yang memuat tutorial cara bedakan oximeter asli dan palsu.

Apakah cara tersebut benar? Lalu seperti apa cara bedakan oximeter asli dan palsuagar terhindar dari kerugian.

Sebelum tahu cara bedakan oximeter asli dan palsu, alangkah lebih baiknya anda memahami fungsi oximeter.

Apa itu Oximeter?

Oximeter merupakan alat yang digunakan untuk mengecek kadar oksigen. Cara pakainya mudah dengan menjepit jari. Saat oximeter dinyalakan, pengguna dapat membaca informasi denyut nadi dan tingkat oksigen yang terpampang dalam panel pembaca.

Dalam masa pandemi Covid-19, keberadaan oximeter sangat penting untuk mengatasi permasalahan keluhan oksigen. Sebab, virus corona menyerang saluran pernapasan sehingga kebutuhan cek saturasi oksigen sangat diperlukan.

Dengan meningkatnya permintaan oximeter di lapangan, maka rentan terjadi penipuan oximeter oleh oknum tidak bertanggung jawab. Agar tidak menimbulkan kerugian, simak cara bedakan oximeter asli dan palsu.

INFOGRAFIS: Pulse Oximeter, Bagaimana Cara Kerjanya?
INFOGRAFIS: Pulse Oximeter, Bagaimana Cara Kerjanya?

Cara Mengetahui Keberfungsian Oximeter

Dalam video yang tersebar tersebut, nampak dua buah pensil dimasukkan ke dalam dua oximeter yang berbeda. Hasil yang terlihat, salah satu oximeter yang berwarna biru, tetap mendeteksi pensil itu seperti jari.

Buktinya tetap menampilkan tingkat saturasi oksigen dan denyut jantung. Sementara oximeter lainnya, tidak menampilkan hasil apapun pada panel pembacanya.

Dua kondisi berbeda ini tentu menunjukkan bahwa oximeter biru yang menampilkan informasi kadar oksigen, artinya alat ini tidak bekerja, namun bukan palsu. Munculnya informasi kadar oksigen dan denyut nadi dikarenakan unsur sensitivitas sensor.

Untuk mengetahui apakah oximeter bekerja baik, hanya perlu memasukkan jari ke alat ini. Hanya jari yang dijepit oximeter, akan menampilkan kadar oksigen yang akurat.

Sensor yang mengeluarkan hasil berarti masih berfungsi baik. Jika pembacaan kadar oksigen tanpa grafik denyut nadi di bawahnya, maka kemungkinan oximeter itu palsu.

Untuk memastikan keaslian dan kualitas oximeter, kamu bisa mengecek sertifikasi yang tercantum. Sertifikasi yang dapat dipercaya seperti FDA, RoHS, dan CE.

Demikian ulasan mengenai cara bedakan oximeter asli dan palsu yang sedang marak diburu masyarakat. Hati-hati dan bijaklah dalam membeli alat-alat kesehatan. Semoga bermanfaat dan jangan sampai anda mendapat oximeter palsu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saturasi Oksigen Pasien Covid-19 di Bawah 94 Persen, Lakukan Teknik Proning!

Saturasi Oksigen Pasien Covid-19 di Bawah 94 Persen, Lakukan Teknik Proning!

Health | Kamis, 08 Juli 2021 | 13:53 WIB

Gejala Baru COVID-19 di Kalbar, Habis Ketawa, Sesak, Lalu Meninggal Namanya Happy Hypoxia

Gejala Baru COVID-19 di Kalbar, Habis Ketawa, Sesak, Lalu Meninggal Namanya Happy Hypoxia

Kalbar | Rabu, 07 Juli 2021 | 17:13 WIB

Simak! Cara Benar Melakukan Proning untuk Menaikkan Saturasi Oksigen

Simak! Cara Benar Melakukan Proning untuk Menaikkan Saturasi Oksigen

Health | Selasa, 06 Juli 2021 | 12:42 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB