Sudah Masuk Jakarta, Ini 5 Fakta Virus Corona Varian Kappa

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 14 Juli 2021 | 10:30 WIB
Sudah Masuk Jakarta, Ini 5 Fakta Virus Corona Varian Kappa
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Suara.com - Virus corona varian Kappa disebut telah masuk ke Indonesia. Kepala Lembaga Biologi Molekuler (LB) Eijkman, Prof. Amin Soebandrio mengkonfirmasi, bahwa varian Kappa sudah ditemukan di Indonesia, satu di DKI Jakarta dan satu di Sumatera.

Seperti halnya varian virus corona lainnya, tidak banyak masyarakat yang mengetahui tentang varian kappa ini.

DIlansir dari Healtshots, berikut ini fakta tentang virus corona varian kappa.

Ditemukan di India

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Ini bukan varian baru, dan faktanya, pertama kali terdeteksi di India, pada Oktober 2020. Ini diurutkan sebagai B.1.617.1 dan dikenal jauh lebih tidak intens daripada varian lainnya. Saat melakukan pengurutan genom dari 109 sampel di perguruan tinggi kedokteran King George di Lucknow, varian Kappa terdeteksi.

Varian Kappa membawa sejumlah mutasi

Varian kappa sendiri membawa sejumlah mutasi, di mana E484Q dan L452R telah diidentifikasi. Inilah alasan mengapa varian ini juga disebut sebagai 'mutan ganda'.

Bisa jadi pemicu kasus

Meski beberapa kasus muncul kembali, diyakini varian Delta menggantikan Kappa saat gempuran gelombang kedua Covid-19. Namun demikian, otoritas terkait terus mengawasi penularannya, efektivitasnya terhadap vaksin dan tingkat keparahan gejala, dan telah diklasifikasikan sebagai 'varian yang menarik'.

baca juga

Variant of Interest

WHO telah mengklasifikasikan varian Kappa sebagai Variant of Interest, bukan varian yang menjadi perhatian.Variant of Interest adalah yang memiliki penanda genetik yang akan mempengaruhi karakteristik virus seperti penularan, keparahan penyakit, pelarian imun, pelarian diagnostik atau terapeutik.

Varian seperti itu akan menyebabkan penularan komunitas yang signifikan dan dapat menyebabkan dampak epidemiologis yang nyata untuk menunjukkan risiko yang muncul terhadap kesehatan masyarakat global.

Efektifitas vaksin yang ada

Studi saat ini tidak konklusif tentang apakah banyak vaksin yang tersedia efektif melawan varian Kappa atau tidak. Namun, mengingat intensitasnya yang lebih rendah daripada varian lainnya, tindakan seperti penyembunyian, pengawasan, dan penggunaan vaksin resmi dapat menawarkan perlindungan yang wajar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah Masuk Indonesia, Kenali Gejala Virus Corona Varian Kappa

Sudah Masuk Indonesia, Kenali Gejala Virus Corona Varian Kappa

Health | Selasa, 13 Juli 2021 | 19:00 WIB

Perhatian, Ini Beda Varian Covid-19 Delta, Delta Plus, Kappa, dan Lambda

Perhatian, Ini Beda Varian Covid-19 Delta, Delta Plus, Kappa, dan Lambda

Tekno | Senin, 12 Juli 2021 | 10:15 WIB

Terus Waspada, Varian COVID 19 Kappa Sudah Masuk Sumsel

Terus Waspada, Varian COVID 19 Kappa Sudah Masuk Sumsel

Sumsel | Senin, 05 Juli 2021 | 19:07 WIB

Terkini

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

×