Tips Dokter Zaidul Akbar Agar Pasien Covid-19 Cepat Sembuh

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 15 Juli 2021 | 09:30 WIB
Tips Dokter Zaidul Akbar Agar Pasien Covid-19 Cepat Sembuh
Dokter Zaidul Akbar. (YouTube)

Suara.com - Dokter Zaidul Akbar memberikan tips untuk pasien Covid-19 agar bisa cepat sembuh, selain memperbanyak buah dan sayur, makanan kaya rempah seperti Nasi Padang tanpa santan juga salah satu yang dianjurkannya.

Menurut dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip) itu, banyak makan menjadi salah satu kunci meningkatkan sistem imun tubuh yang dibutuhkan oleh pasien Covid-19.

Jadi, sangat penting bagi mereka mencari makanan yang bisa meningkatkan nafsu makan, salah satunya makanan kaya rempah seperti Nasi Padang. Namun tentu saja, ia sangat mengimbau untuk menghindari asupan santan.

"Seperti Nasi Padang, tapi saya sarankan jangan santan. Coba dibikin sup yang banyak rempahnya, cengkehnya, kayu manis atau yang lain. Itu bisa dimasukkan dalam sup kemudian kuahnya diminum itu salah satu caranya," jelasnya di kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official, Rabu (14/7/2021).

Ilustrasi pisang. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi pisang, salah satu buah-buahan yang baik dikonsumsi pasien Covid-19. (Sumber: Shutterstock)

Dokter Zaidul Akbar mengingatkan, hal pertama yang harus dilakukan saat seseorang terkonfirmasi Covid-19 adalah tidak panik.

Berusaha untuk tidak panik sangat penting, karena rasa cemas atau panik bisa mengganggu keseimbangan bakteri baik yang ada dalam pencernaan dan tubuh seseorang.

"Keseimbangan bakteri dalam tubuh kita, itu bisa tidak seimbang lagi kalau orang itu cemas atau stres. Jadi jangan stres, atau bahasa gaul itu let it flow, santai aja, tenang aja," ujarnya 

Untuk mendapatkan ketenangan tersebut, Dokter Zaidul Akbar sangat menyarankan mengonsumsi makanan yang mengandung kalium dan kalsium seperti kurma, pisang, dan air kelapa.

Dokter yang terkenal dengan konsep Jurus Sehat Rasulullah (JSR) itu, juga menyarankan untuk mengonsumsi makanan lunak yang ampuh menjaga kesehatan lambung.

"Bisa dengan campuran alpukat, pisang, kurma, atau mungkin bisa dicoba labu dibuang kulitnya dikukus lalu diblender sama kurma itu juga sangat baik untuk menguatkan nutrisi lambung," tutur Dokter Zaidul.

Meredakan pusing untuk pasien Covid-19

Pusing atau sakit kepala jadi keluhan umum yang dialami pasien Covid-19. Menanggapi ini, Dokter Zaidul mengatakan pada umumnya pusing disebabkan karena kekurangan asupan air atau kekurangan gula.

"Cuma kadang banyak orang yang lagi sakit seperti ini, tidak bisa minum air banyak, maka saran saya adalah coba sering minum air madu yang dikasih garam sedikit," ungkap Dokter Zaidul.

Resep air, madu dan garam ini sebaiknya rutin diminum 150 hingga 200 milimeter untuk satu takaran, yang diminum 6 kali sehari.

"Itu juga sudah cukup, sehingga pusingnya bisa hilang," pungkas Dokter Zaidul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Link Darurat Pasien COVID-19 di Jakarta dari Isoman sampai Donor Darah Plasma

Daftar Link Darurat Pasien COVID-19 di Jakarta dari Isoman sampai Donor Darah Plasma

Jakarta | Rabu, 14 Juli 2021 | 10:52 WIB

Cerita Romeo Bagikan Ratusan Bubur Saben Hari untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Cerita Romeo Bagikan Ratusan Bubur Saben Hari untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Jawa Tengah | Rabu, 14 Juli 2021 | 09:53 WIB

Setelah Air Putih, Ini 4 Rekomendasi Minuman Sehat di Pagi Hari

Setelah Air Putih, Ini 4 Rekomendasi Minuman Sehat di Pagi Hari

Your Say | Rabu, 14 Juli 2021 | 09:14 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB