Ngeri, Kasus Positif Covid-19 Indonesia Bisa Capai 100 Ribu per Hari

Risna Halidi, Lilis Varwati

Kamis, 15 Juli 2021 | 14:30 WIB
Ngeri, Kasus Positif Covid-19 Indonesia Bisa Capai 100 Ribu per Hari
Tim Relawan Disinfektan dan Pemulasaraan Jenazah COVID-19 Lembang, Kabupaten Bandung Barat tengah memproses jenazah pasien yang meninggal saat melakukan isolasi mandiri. [Istimewa]

Suara.com - Selama dua minggu terakhir, angka infeksi Covid-19 di Indonesia terus merangkak naik. Kemarin Rabu (14/7/2021), kasus positif harian tercatat menyentuh angka 54.517 kasus, terbanyak kedua di dunia setelah Brasil.

Rekor tersebut dinilai belum mencapai puncak infeksi Covid-19. Dikatakan epidemiolog dr. Tonang Dwi Ardyanto, jika tidak berhati-hati, angka kasus harian di Indonesia bisa mencapai 100 ribu per hari.

"Semoga tidak sampai 100 ribu. Walaupun juga saya khawatir, memang logis untuk diperkirakan. Tetapi kan kita berdoa semoga tidak. Terus terang ini harapan. Tapi kalau secara realistis kajian ilmiah kemungkinan besar ke arah sana," katanya saat dihubungi suara.com, Kamis (15/7/2021).

Belajar dari tsunami Covid-19 yang pernah terjadi di India, dokter Tonang menjelaskan bahwa negara itu mengalami lonjakan kasus positif hingga 40 kali lipat dari laporan kasus terendahnya. 

Sementara di Indonesia kasus positif harian terendah sempat terjadi selama sepekan hanya sekitar 3.500 kasus yang dilaporkan. Meski begitu, ia berharap tentu lonjakan kasus Indonesia tidak seburuk di India. 

Menurutnya, dengan diberlakukannya PPKM darurat saat ini, seharusnya bisa mencegah lonjakan kasus positif semakin parah. Tetapi dengan catatan, PPKM darurat dilaksanakn dengan serius oleh masyarakat. Juga kepastian dari pemerintah bahwa wabah bisa dikendalikan.

"Kalau PPKM kita jalankan benar-benar serius dengan segala konsekuensinya, maksud saya konsekuensi bagi masyarakat tentu terganggu aktivitasnya itu tidak bisa kita hindari."

"Konsekuensi dari pemerintah juga harus menjamin benar bahwa masyarakat diminta untuk bersabar menahan diri. Itu yang harus kita tegakkan. Pemerintah juga harus sanggup membuktikan, memberikan harapan yang terukur bahwa nantinya akan bisa kita kendalikan," tuturnya.

Total kasus Covid-19 di Indonesia saat ini telah mencapai 2,67 juta. Dikutip pada situs worldometers.info, kasus positif harian di Indonesia dalam sepekan terakhir meningkat hingga 45 persen. 

baca juga

Dari dua pekan sebelumnya tercatat kasus baru sebanyak 201.125 dalam tujuh hari. Namun semakin meningkat dalam sepekan terakhir menjadi 290.649 kasus dalan tujuh hari. Artinya rata-rata kasus per hari bertambah sekitar 41.520 kasus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mohon Doa Banget, Artis Eddies Adelia Dilarikan ke Dokter Habis Minum Obat COVID-19

Mohon Doa Banget, Artis Eddies Adelia Dilarikan ke Dokter Habis Minum Obat COVID-19

Bali | Kamis, 15 Juli 2021 | 14:28 WIB

Malang Nian! Bocah SD Gresik Jadi Yatim Piatu Dalam 3 Hari, Ayah-Ibu Tewas Gegara Covid-19

Malang Nian! Bocah SD Gresik Jadi Yatim Piatu Dalam 3 Hari, Ayah-Ibu Tewas Gegara Covid-19

Jatim | Kamis, 15 Juli 2021 | 14:18 WIB

DPR Akan Berkoordinasi dengan Pemerintah untuk Atasi Kelangkaan Obat Covid-19

DPR Akan Berkoordinasi dengan Pemerintah untuk Atasi Kelangkaan Obat Covid-19

DPR | Kamis, 15 Juli 2021 | 14:15 WIB

Terkini

Kopdes Rencana Dibangun di Taman Poltek Rumbai, Anggota DPRD Pekanbaru Protes

Kopdes Rencana Dibangun di Taman Poltek Rumbai, Anggota DPRD Pekanbaru Protes

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 16:19 WIB

Kolektor Pengetahuan yang Tak Pernah Belajar: Ironi di Balik Fitur 'Simpan'

Kolektor Pengetahuan yang Tak Pernah Belajar: Ironi di Balik Fitur 'Simpan'

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 16:18 WIB

Teridentifikasi via DNA, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan dari Bengkulu Besok

Teridentifikasi via DNA, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan dari Bengkulu Besok

Banten | Rabu, 23 September 2026 | 16:16 WIB

Apa Perbedaan Gejala Kerusakan CVT dan AT? Ini 6 Opsi Mobil Matic Bandel Mulai Rp70 Juta

Apa Perbedaan Gejala Kerusakan CVT dan AT? Ini 6 Opsi Mobil Matic Bandel Mulai Rp70 Juta

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 16:15 WIB

Diskon Rp100.000 di Sushi Tei Berlaku Nasional, Khusus Nasabah BRI

Diskon Rp100.000 di Sushi Tei Berlaku Nasional, Khusus Nasabah BRI

Bri | Rabu, 23 September 2026 | 16:13 WIB

BRI Private Bawa Pengalaman Kesehatan Premium Lewat Layanan Medical Check Up

BRI Private Bawa Pengalaman Kesehatan Premium Lewat Layanan Medical Check Up

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 16:12 WIB

IMC Dukung RUU Perampasan Aset, Minta Kewenangan Aparat Dibatasi

IMC Dukung RUU Perampasan Aset, Minta Kewenangan Aparat Dibatasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 16:10 WIB

Morgan Stanley Borong 400 Juta Saham GOTO, Harga Diskon 46 Persen

Morgan Stanley Borong 400 Juta Saham GOTO, Harga Diskon 46 Persen

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 16:09 WIB

Ditolak Mentah-mentah, Restrukturisasi Sukuk Pos Indonesia Gagal

Ditolak Mentah-mentah, Restrukturisasi Sukuk Pos Indonesia Gagal

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 16:08 WIB

Deteksi Dini Lebih Nyaman, BRI Private Hadirkan Premium Medical Check Up

Deteksi Dini Lebih Nyaman, BRI Private Hadirkan Premium Medical Check Up

Lampung | Rabu, 23 September 2026 | 16:07 WIB

×