Update Covid-19 Global: Malaysia Akan Berhenti Gunakan Vaksin Sinovac, Kenapa?

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 16 Juli 2021 | 09:32 WIB
Update Covid-19 Global: Malaysia Akan Berhenti Gunakan Vaksin Sinovac, Kenapa?
Vaksin Sinovac yang bernama CoronaVac digunakan di Kuala Lumpur, Malaysia pada 21 Juni 2021. [AFP/Mohd Rasfan]

Suara.com - Pandemi Covid-19 masih merebak, data Worldometers, Jumat (16/7/2021) menunjukkan hari ini lebih dari 554 ribu warga dunia dinyatakan terinfeksi Covid-19, sehingga total mencapai 189,6 juta kasus di seluruh dunia.

Update Covid-19 global hari ini juga menunjukkan kematian juga masih terus bertambah, hari ini 8.445 orang baru saja dinyatakan meninggal dunia dari total 4 juta kematian di dunia. Sebanyak 173 juta warga dunia berhasil dinyatakan sembuh dari infeksi.

Sisanya, masih ada 12,4 juta kasus aktif atau orang yang masih bisa menularkan Covid-19 di dunia. 99,4 persen dari kasus aktif tersebut dalam kondisi tanpa gejala atau bergejala ringan. Sisanya 0,6 persen atau 79.201 pasien Covid-19 bergejala berat atau sedang kritis.

Malaysia hentikan penggunaan vaksin Sinovac

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Malaysia pada Kamis, (16/7/2021) memastikan akan berhenti menggunakan vaksin Covid-19 yang diproduksi perusahaan farmasi Sinovac dari China setelah stok yang dikirimkan habis.

Ilustrasi - Petugas bersiap menyuntikkan vaksin COVID-19 produksi Sinovac kepada penerima vaksin saat pelaksanaan vaksinasi massal di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (31/1/2021).Vaksinasi massal tersebut diikuti kurang lebih 5.000 tenaga kesehatan. [Foto: ANTARA FOTO/Zabur Karuru/rwa]
Ilustrasi - Petugas bersiap menyuntikkan vaksin COVID-19 produksi Sinovac kepada penerima vaksin saat pelaksanaan vaksinasi massal di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (31/1/2021).Vaksinasi massal tersebut diikuti kurang lebih 5.000 tenaga kesehatan. [Foto: ANTARA FOTO/Zabur Karuru/rwa]

Hal ini karena Malaysia memiliki vaksin lain yang jumlahnya cukup untuk program vaksinasi Covid-19 di negaranya.

Mengutip Channel News Asia, Jumat (16/7/2021), Menteri Kesehatan Malaysia Adham Baba mengatakan dalam konferensi persnya, jika sebagian besar vaksin Covid-19 di Malaysia mayoritas akan diisi oleh vaksin dengan platform mRNA, seperti buatan Pfizer BioNTech.

Tidak main-main, Negeri Jiran itu sudah mengamankan 45 juta dosis vaksin Pfizer BioNTech, yang jumlahnya sudah memenuhi 70 persen dari populasi masyarakat Malaysia atau cukup untuk memenuhi syarat kekebalan kelompok atau Herd Immunity.

Sebelumnya Malaysia mendapatkan 16 juta dosis vaksin Sinovac, di mana sebagian besar sudah didistribusikan dan disuntikan kepada masyarakat.

baca juga

"Vaksin Sinovac yang tersisa akan digunakan untuk penyuntikan vaksin dosis kedua, mereka yang sudah mendapatkan dosis pertama Sinovac. Sedangkan bagi yang belum divaksinasi mereka akan mendapatkan vaksin Pfizer," terang Adham.

Penghentian dosis vaksin Sinovac di Malaysia dilatarbelakangi adanya kekhawatiran vaksin Sinovac yang menggunakan platform virus inactivited atau virus yang dimatikan, kurang manjur terhadap varian baru virus corona yang lebih menular.

Sama halnya dengan Thailand, yang juga akan menggunakan vaksin AstraZeneca di dosis kedua bagi warganya yang menerima suntikan vaksin Sinovac di dosis pertama.

Sedangkan di Indonesia sendiri, tengah mempertimbangkan dosis booster atau dosis ketiga, bagi mereka yang sudah menerima dua dosis vaksin Sinovac.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud MD Gemar Nonton Sinetron Ikatan Cinta Selama PPKM: Asyik Sih, Meski Muter-muter

Mahfud MD Gemar Nonton Sinetron Ikatan Cinta Selama PPKM: Asyik Sih, Meski Muter-muter

News | Jum'at, 16 Juli 2021 | 09:29 WIB

Badan Pusat Statistik Kembali Gelar Survei Perilaku Pandemi COVID 19

Badan Pusat Statistik Kembali Gelar Survei Perilaku Pandemi COVID 19

Sumsel | Jum'at, 16 Juli 2021 | 09:28 WIB

Update 16 Juli 2021: Rawat 6.191 Pasien Positif Covid-19, RSD Wisma Atlet Terisi 78%

Update 16 Juli 2021: Rawat 6.191 Pasien Positif Covid-19, RSD Wisma Atlet Terisi 78%

News | Jum'at, 16 Juli 2021 | 09:14 WIB

Terkini

Sinopsis What a Boss Wants, Drakor Komedi Romantis Tayang 11 November

Sinopsis What a Boss Wants, Drakor Komedi Romantis Tayang 11 November

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:15 WIB

Dapur Cuanki Sadaya di Blok M Hub Terbakar, Satu Karyawan Alami Luka Ringan

Dapur Cuanki Sadaya di Blok M Hub Terbakar, Satu Karyawan Alami Luka Ringan

News | Senin, 02 November 2026 | 17:11 WIB

Review The Longest Wait: Melihat Perjuangan Timnas Garuda dari Balik Layar

Review The Longest Wait: Melihat Perjuangan Timnas Garuda dari Balik Layar

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:10 WIB

Dibeli Haji Isam, BYAN Bakal Rombak Direksi dan Komisaris

Dibeli Haji Isam, BYAN Bakal Rombak Direksi dan Komisaris

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 17:09 WIB

Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas

Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas

Bekaci | Senin, 02 November 2026 | 17:06 WIB

Novel The Newcomer, saat Kebohongan Kecil Menyembunyikan Sebuah Kebenaran

Novel The Newcomer, saat Kebohongan Kecil Menyembunyikan Sebuah Kebenaran

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:00 WIB

Investor Kabur, Rupiah Makin Loyo di Awal November

Investor Kabur, Rupiah Makin Loyo di Awal November

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:56 WIB

BEI Proyeksi Puluhan UKM Siap IPO Tahun 2027

BEI Proyeksi Puluhan UKM Siap IPO Tahun 2027

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:56 WIB

Buah Manis Kepercayaan, Investasi Senilai Rp9,7 Triliun Segera Masuk Jateng

Buah Manis Kepercayaan, Investasi Senilai Rp9,7 Triliun Segera Masuk Jateng

News | Senin, 02 November 2026 | 16:55 WIB

Bestari Barus Sentil Demokrat soal Putusan MA Gibran: Jangan Buru-buru Ingin AHY Jadi Wapres

Bestari Barus Sentil Demokrat soal Putusan MA Gibran: Jangan Buru-buru Ingin AHY Jadi Wapres

News | Senin, 02 November 2026 | 16:54 WIB

×