Terpopuler: Syarat Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh Hingga Varian Delta Menyebar 15 Detik

Bimo Aria Fundrika

Sabtu, 17 Juli 2021 | 19:50 WIB
Terpopuler: Syarat Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh Hingga Varian Delta Menyebar 15 Detik
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Suara.com - Dokter spesialis paru dan pernapasan Jaka Pradipta mengatakan bahwa hasil PCR negatif tidak selalu menjadi tolok ukur kesembuhan pasien Covid-19. Ia menyarankan untuk melihat kondisi klinis dari pasien.

Sementara itu, varian delta disebut bisa menyebar lewat airborne dan cuma butuh waktu 15 detik. Dua kabar tadi merupakan berita terpopuler di kanal health Suara.com. Berikut berita terpopuler lainnya.

1. Tak Perlu Hasil PCR Negatif, Ini Syarat Pasien Covid-19 Bisa Dinyatakan Sembuh

Ilustrasi tes Covid-19. (alodokter.com)
Ilustrasi tes Covid-19. (alodokter.com)

Banyak pemilik perusahaan menerapkan kebijakan hasil negatif PCR pada karyawannya yang terinfeksi Covid-19 untuk kembali masuk ke kantor. Padahal negatif PCR atau polymerase chain reaction bukan tolok ukur pasien Covid-19 dinyatakan sembuh dan sudah tidak lagi menularkan virus corona.

Alih-alih berpatokan pada negatif PCR Covid-19, dokter spesialis paru dan pernapasan Jaka Pradipta, menyarankan untuk mendapatkan surat sembuh dari Covid-19.

Baca selengkapnya

2. Dokter Paru Tegaskan CT Value Bukan Tolok Ukur Kesembuhan Pasien Covid-19

Sampel tes PCR. [Suara.com/Alfian Winanto]
Sampel tes PCR. [Suara.com/Alfian Winanto]

Banyak orang yang menjadikan CT value dalam swab tes PCR Covid-19 sebagai tolok ukur berapa banyak virus corona yang masuk ke dalam tubuh. Namun hal ini dibantah oleh dokter spesialis paru dan pernapasan Jaka Pradipta.

CT value atau nilai cycle threshold adalah nilai yang muncul saat tes PCR, merupakan seberapa banyak virus yang ditemukan dalam tes yang dianggap sebagai golden standar atau standar emas dalam diagnosis Covid-19.

baca juga

Baca selengkapnya

3. Virus Corona Varian Delta Bisa Menular Lewat Airborne Hanya Dalam 15 Detik

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Komite Darurat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa varian baru dan berisiko lebih tinggi dari Covid-19 diperkirakan akan menyebar ke seluruh dunia.

Sehingga lebih sulit untuk mengekang pandemi. Pengumuman yang mengkhawatirkan ini muncul karena penemuan bahwa beberapa negara sedang menghadapi gelombang infeksi baru yang disebabkan oleh virus corona varian Delta, yang pertama kali ditemukan di India.

Baca selengkapnya

4. Resmi! Ini Situs Cek Stok Obat Covid-19 Secara Real Time di Apotek Terdekat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Varian Delta COVID-19 Masuk DIY, Kemenkes Minta Gencarkan Vaksinasi

Varian Delta COVID-19 Masuk DIY, Kemenkes Minta Gencarkan Vaksinasi

Jogja | Sabtu, 17 Juli 2021 | 19:40 WIB

Tambah Dua Orang, Kasus Kematian Pasien Covid-19 di Rejang Lebong Jadi 34 Jiwa

Tambah Dua Orang, Kasus Kematian Pasien Covid-19 di Rejang Lebong Jadi 34 Jiwa

Sumsel | Sabtu, 17 Juli 2021 | 19:32 WIB

Kasus Harian Covid-19 Kaltim Akhir Pekan Ini Melandai, Pasien Tambah 1.667 Orang

Kasus Harian Covid-19 Kaltim Akhir Pekan Ini Melandai, Pasien Tambah 1.667 Orang

Kaltim | Sabtu, 17 Juli 2021 | 19:04 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review

5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Riau | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:30 WIB

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:29 WIB

Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah

Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:26 WIB

DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project

DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!

Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026

Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026

Riau | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:17 WIB

Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan

Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:16 WIB

Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula

Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:12 WIB

×