Update Covid-19 Global: Lonjakan Kasus Lagi, Menkes Inggris Umumkan Positif Covid-19

Yasinta Rahmawati | Lilis Varwati | Suara.com

Minggu, 18 Juli 2021 | 08:49 WIB
Update Covid-19 Global: Lonjakan Kasus Lagi, Menkes Inggris Umumkan Positif Covid-19
Ilustrasi update COVID-19 - (Pixabay/thedarknut)

Suara.com - Update kasus Covid-19 diseluruh dunia menunjukan 474.754 orang terkonfirmasi positif Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Data pada situs worldometers.info juga tercatat, 6.919 jiwa meninggal dalam rentang waktu yang sama.

Sehingga akumulasi kasus Covid-19 sejak tahun lalu telah mencapai 190,74 juta kasus, dengan angka kematian 4,09 juta, data oada situs worldometers.info per Minggu (18/7) pukul 07.07 WIB.

Jumlah orang yang berhasil dinyatakan sembuh juga terus bertambah, meski hariannya tak sebanyak penambahan kasus baru. Dalam 24 jam terakhir, dilaporkan 328.957 orang di dunia berhasil sembuh dari infeksi. Menambah jumlah angka kesembuhan menjadi 173,8 juta kasus telah negatif Covid-19. 

Hingga saat ini tersisa 12,83 juta kasus positif Covid-19 diseluruh dunia. 

Menkes Inggris Umumkan Positif Covid-19

Di antara ratusan ribu orang di dunia yang dilaporkan positif Covid-19, salah satunya merupakan Menteri Kesehatan Inggris Sajid Javid. Melalui akun Twitter pribadinya, Javid mengatakan dia telah dites positif Covid-19, tetapi gejalanya ringan dan dia telah mendapatkan dua dosis vaksin.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

"Pagi ini saya dinyatakan positif COVID. Saya sedang menunggu hasil PCR saya, tapi untungnya saya sudah mendapat suntikan dan gejalanya ringan," tulis Javid, Sabtu (17/7) waktu setempat.

Di sisi lain, Inggris kembali alami lonjakan kasus positif Covid-19 di tengah rencana pemerintah untuk membuka kembali aktivitas perekonomian dan melonggarkan aturan mulai Senin (19/7). 

Inggris melaporkan kasus baru terbanyak dalam 24 jam terakhir, dengan angka 54.674 kasus. Dalam sepekan, penambahan kasus positif di Inggris meningkat hingga 35 persen. Dari dua pekan sebelumnya 202.722 kasus dalam 7 hari, meningkat jadi 274.577 kasus.

Meski begitu, perdana Menteri Inggris Boris Johnson dan Javid mengatakan bahwa program vaksinasi sebagian besar telah menurunkan angka kematian. Lapiran kematian harian Inggris hari ini menunjukan 41 orang meninggal akibat Covid-19.

Inggris telah sepenuhnya memvaksinasi dua pertiga populasi orang dewasa, tetapi tidak memvaksinasi anak-anak. Beberapa ilmuwan telah memperingatkan bahwa rencana pembukaan kembali pemerintah berbahaya, mengingat masih banyak orang yang belum divaksinasi dan fakta bahwa vaksin tidak 100 persen efektif mencegah penularan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Palembang Masih Mempertimbangkan Penerapan PPKM Darurat

Palembang Masih Mempertimbangkan Penerapan PPKM Darurat

Sumsel | Minggu, 18 Juli 2021 | 08:39 WIB

Sembilan Hari Ini, Pasien COVID 19 Kaltim  Bertambah Lebih 1.000 Orang

Sembilan Hari Ini, Pasien COVID 19 Kaltim Bertambah Lebih 1.000 Orang

Kaltim | Minggu, 18 Juli 2021 | 08:02 WIB

Positif Covid-19 Varian Delta, Bupati Pandeglang Irna Narulita Isolasi di Jakarta

Positif Covid-19 Varian Delta, Bupati Pandeglang Irna Narulita Isolasi di Jakarta

Banten | Minggu, 18 Juli 2021 | 08:15 WIB

Terkini

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:13 WIB

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:47 WIB

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:25 WIB