Yuk Simak, Tips Belajar Daring Menyenangkan agar Anak Tak Jenuh di Rumah

Yasinta Rahmawati, Lilis Varwati

Minggu, 18 Juli 2021 | 12:00 WIB
Yuk Simak, Tips Belajar Daring Menyenangkan agar Anak Tak Jenuh di Rumah
Ilustrasi belajar online (shutterstock)

Suara.com - Anak-anak yang masih dalam masa tumbuh kembang, belum memiliki struktur otak secara sempurna. Karena itu stimulasi dibutuhkan agar kemampuan kognitifnya terus berkembang. 

Dosen jurusan keperawatan di Universitas Soedirman Dr. Endang Triyanto, S.Kep., mengatakan, perkembangan kognitif terjadi sangat pesat pada saat masa anak-anak. Karena itu wajar anak-anak kerap kali ingin mengetahui tentang hal-hal baru yang terjadi di sekitarnya. 

Akan tetapi, keharusan belajar dari rumah atau belajar daring selama pandemi Covid-19 bisa menghambat proses stimulasi tersebut. 

"Belum sempurnanya perkembangan kognitif pada anak, ketika harus belajar dari rumah dalam jangka waktu yang lama dapat membuat anak jenuh. Suasana belajar dari rumah dibandingkan dengan sekolah tentunya sangat jauh berbeda. Oleh karena itu, sangat mungkin terjadi daya serap anak terhadap materi pelajaran tidak seoptimal ketika belajar tatap muka di sekolah," tutur Endang melalui keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Minggu (18/7/2021).

Ilustasi jenuh belajar daring (pexels)
Ilustasi jenuh belajar daring (pexels)

Gawai seringkali menjadi jalan keluar yang diberikan orangtua kepada anak untuk mengusir rasa jenuh tersebut. Sayangnya tindakan itu justru berdampak pada kecanduan anak terhadap gawai. Menurut Endang, keluhan itu banyak dialami para orangtua selama pandemi Covid-19. 

Oleh sebab itu, dikatakannya bahwa strategi pembelajaran harus dirancang secara kreatif dan inovatif agar mencapai kompetensi yang diharapkan sekaligus terpenuhi kebutuhan tumbuh kembang anak. 

Semangat belajar dapat ditumbuhkan oleh guru dan orangtua dengan merancang rutinitas membaca 15 menit serentak di rumah masing-masing secara virtual. Maupun aktivitas ibadah bersama antara siswa dan guru secara virtual. 

"Untuk menjalin kedekatan antara siswa, orangtua, dan guru dapat dilakukan kegiatan family gathering secara virtual. Guru dan siswa dapat merancang kegiatan-kegiatan yang menyenangkan, menyegarkan, dan saling menyemangati satu sama lain," usulnya.

Ia menambahkan bahwa proses pembelajaran hendaknya dilakukan dengan menarik, informatif, dan komunikatif. Seperti menggunakan media video pembelajaran, media pertemuan daring yang fleksibel juga dapat melalui media sosial. Guru dapat membuat media pembelajaran dan menguploadnya secara gratis. 

baca juga

Lebih jauh lagi dapat juga dilakukan dengan pertukaran pelajar secara daring, baik lingkup nasional maupun internasional antar negara. Siswa dapat melakukan proyek bersama teman-temannya dengan memanfaatkan teknologi. 

"Apabila hal tersebut dilakukan, anak akan termotivasi untuk bersaing secara positif dan semangat belajar pun akan turut meningkat. Mereka akan berusaha tampil yang terbaik di hadapan teman-teman sebayanya," pungkas Endang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Baik, IDAI: KIPI Vaksin Covid-19 Anak Jarang Ditemukan

Kabar Baik, IDAI: KIPI Vaksin Covid-19 Anak Jarang Ditemukan

Health | Jum'at, 16 Juli 2021 | 14:50 WIB

Temuan Ratusan Kuburan Anak-anak Tanpa Nama, Ungkap Tragedi Mengerikan di Asrama Gereja

Temuan Ratusan Kuburan Anak-anak Tanpa Nama, Ungkap Tragedi Mengerikan di Asrama Gereja

News | Jum'at, 16 Juli 2021 | 11:24 WIB

Ciri Orang yang Rentan Terinfeksi Virus Corona Varian Delta

Ciri Orang yang Rentan Terinfeksi Virus Corona Varian Delta

Health | Kamis, 15 Juli 2021 | 20:52 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×