Dokter: Isolasi Mandiri Tak Boleh Dilakukan Atas Inisiatif Sendiri

Vania Rossa, Lilis Varwati

Senin, 19 Juli 2021 | 13:50 WIB
Dokter: Isolasi Mandiri Tak Boleh Dilakukan Atas Inisiatif Sendiri
Ilustrasi isoman. (Andrea Piacquadio/Pexels)

Suara.com - Isolasi mandiri atau isoman biasanya dilakukan oleh pasien Covid-19 yang tidak mengalami gejala sama sekali atau hanya gejala ringan. Akan tetapi, keputusan isolasi mandiri tersebut tidak disarankan dilakukan atas inisiatif pasien sendiri.

Dokter RSUP Fatmawati, Jakarta, dr. Jerry Nasaruddin, Sp.PD, mengatakan bahwa keputusan pasien Covid-19 melakukan isolasi mandiri harus atas arahan dokter.

"Yang menentukan kondisi tersebut adalah dokter supaya memang benar-benar kondisinya itu bukan masuk dalam kategori sedang, berat, ataupun kritis. Karena ada beberapa yang melakukan isolasi mandiri atas inisiatif sendiri ataupun keluarga, padahal kondisinya masuk dalam kategori berat bahkan sampai kritis," kata dokter Jerry saat siaran langsung Radio Kesehatan Kementerian Kesehatan, Senin (19/7/2021).

Meski pasien tidak bergeja atau hanya ringan, tetap harus dipantau selama melakukan isolasi mandiri, lanjut dokter Jerry. Menurutnya, monitoring perlu dilakukan untuk memastikan kondisi pasien tidak berkembang menjadi sedang maupun berat selama isoman di rumah.

Dokter Jerry menyampaikan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika melakukan isolasi mandiri. Yakni, hal pertama bahwa pelaksanaan isoman memang diputuskan dan hasil diskusi dengan dokter. Kedua, isolasi mandiri ditujukan untuk menjaga pasien jadi lebih sehat dan mencegah virus menyebar ke anggota keluarga lain.

"Jadi lakukan isolasi mandiri di kamar terpisah, sebisa mungkin kamar mandi juga terpisah. Semuanya tidak kontak dengan anggota keluarga lain. Kemudian isolasi mandiri harus terpantau. Artinya pasien harus memantau, memonitoring saturasi oksigen setiap hari minimal 3 kali dalam sehari, melakukan pemeriksaan saturasi, yang kurang dari 95 maka segeralah ke rumah sakit karena kondisinya dikhawatirkan jatuh ke kondisi lebih berat," tuturnya.

Selain itu juga, pasien harus mengonsumsi obat-obatan sesuai anjuran yang telah diresepkan dokter. Juga tentunya lakukan perilaku hidup bersih dan sehat, sebisa mungkin berjemur ketika pagi hari.

"Hal ini menjadi penting untuk pasien yang sedang melakukan isolasi mandiri di rumah," pungkasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panduan Isolasi Mandiri untuk Anak Positif Covid-19

Panduan Isolasi Mandiri untuk Anak Positif Covid-19

Health | Senin, 19 Juli 2021 | 12:25 WIB

Pasien Isoman Jangan Panik, Pantau Kesehatan lewat Telemedisin hingga WhatsApp Grup

Pasien Isoman Jangan Panik, Pantau Kesehatan lewat Telemedisin hingga WhatsApp Grup

Tekno | Senin, 19 Juli 2021 | 05:45 WIB

IDI Bondowoso Beri Layanan Konsultasi Gratis untuk Pasien Isolasi Mandiri

IDI Bondowoso Beri Layanan Konsultasi Gratis untuk Pasien Isolasi Mandiri

Malang | Senin, 19 Juli 2021 | 06:00 WIB

Terkini

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:14 WIB

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 05:51 WIB

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

×