Serba-Serbi Isolasi Mandiri, Simak Panduan Dokter Faheem Berikut

Arendya Nariswari, Fita Nofiana

Selasa, 20 Juli 2021 | 18:10 WIB
Serba-Serbi Isolasi Mandiri, Simak Panduan Dokter Faheem Berikut
Dokter Faheem Younus. (Dok: Linkedin)

Suara.com - Sebagai penyakit yang baru dan tidak diketahui, banyak orang yang bingung ketika harus mengobatinya di rumah. Dalam hal ini, Dr Faheem Younus menjawab bagaimana merawat Covid-19 di rumah dalam Simposium Covid-19 bertajuk Optimis Indonesia Pulih pada Sabtu (17/7/2021) secara online. 

Dokter Faheem menegaskan jika merawat Covid-19 dari rumah Anda disarankan untuk tak mengonsumsi antibiotik. 

"Anibiotik bukan obat yang tepat untuk Covid-19, faktanya 90 persen pasien Covid-19 tak membutuhkan antibiotik sebab antibiotik membunuh bakteri bukan virus," ujar dokter Faheem yang merupakan pakar penyakit menular dari University of Maryland Upper Chesapeake Health.

"Sepertiga pasien biasanya mendapatkan efek samping antibiotik ayng terkadang mirip dengan gejala Covid-19, kadang-kadang orang tidak tahu apakah itu gejala Covid-19 atau efek samping antibiotik," imbuhnya.

Ia juga menambahkan bahwa kebanyakan antibiotik bisa menyebabkan resistensi antibiotik. Kondisi ini menyebabkan antibiotik tak lagi manjur saat Anda terkena penyakit bakteri di waktu mendatang. 

Pakar kesehatan dari Amerika Serikat, Dokter Faheem Younus. (Bidik layar/Yaumal)
Pakar kesehatan dari Amerika Serikat, Dokter Faheem Younus. (Bidik layar/Yaumal)


Selain antuibiotik, dokter Faheem juga menyatakan bahwa banyak pasien yang masih merasa lemas meski sudah lebih dari 10 hari infeksi. Ia menyatakan bahwa kondisi tersebut masih sangat wajar atau normal. 

"Dalam dua minggu Anda akan membaik 80 persen, 20 persennya terjadi dalam 5 hingag 6 minggu. Memang agak lama, intinya jika Anda tak memburuk tentu itu tanda bahwa kondisi Anda membaik [meski masih lemas]," imbuhnya. 

Menurutnya, selagi sarturasi oksigen masih mencapai 90, Anda masih tergolong dalam kondisi moderat atau tak parah. 

"[Dengan kondisi moderat] Anda tak perlu obat-obatan spesifik, hanya semacam pereda panas seperiti parasetamol. Fokusnya adalah istirahat, makan, dan isolasi tentunya," imbuhnya. 

baca juga

"Setelah 10 hari Anda bergejala, seharunya Anda sudah bisa keluar dari isolasi," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Papua Bersiap Lockdown Agustus Nanti, Jubir Gubernur: Kecuali untuk PON dan Peparnas

Warga Papua Bersiap Lockdown Agustus Nanti, Jubir Gubernur: Kecuali untuk PON dan Peparnas

News | Selasa, 20 Juli 2021 | 17:46 WIB

Covid-19 Varian Delta di Balikpapan Teridentifikasi dari Pendatang Asal Pulau Jawa

Covid-19 Varian Delta di Balikpapan Teridentifikasi dari Pendatang Asal Pulau Jawa

Kaltim | Selasa, 20 Juli 2021 | 17:32 WIB

Bencana Terburuk, Kematian Akibat Covid-19 India 10 Kali Lebih Tinggi dari yang Tercatat

Bencana Terburuk, Kematian Akibat Covid-19 India 10 Kali Lebih Tinggi dari yang Tercatat

Health | Selasa, 20 Juli 2021 | 17:50 WIB

Terkini

Mulai Dibahas, Pemberian Insentif untuk Mobil Hybrid Bakal Diusulkan Tahun Ini

Mulai Dibahas, Pemberian Insentif untuk Mobil Hybrid Bakal Diusulkan Tahun Ini

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Harga Emas Antam Masih Terus Naik Jadi Rp2,57 Juta/Gram

Harga Emas Antam Masih Terus Naik Jadi Rp2,57 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Cara Pakai Tinted Sunscreen Wardah yang Benar, Cukup 2 Jari

Cara Pakai Tinted Sunscreen Wardah yang Benar, Cukup 2 Jari

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Kasus Bobotoh Tewas Dibacok, Kapolres Bogor: Terduga Bukan Suporter

Kasus Bobotoh Tewas Dibacok, Kapolres Bogor: Terduga Bukan Suporter

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:44 WIB

Laba SIG Meroket 471 Persen, Tata Kelola Perusahaan Terus Dipacu

Laba SIG Meroket 471 Persen, Tata Kelola Perusahaan Terus Dipacu

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Mentan Duga Ada Pihak yang Permainkan Harga Ayam

Mentan Duga Ada Pihak yang Permainkan Harga Ayam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Demo di Monas, Tugu Tani, dan DPR: Simak Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Hari Ini

Demo di Monas, Tugu Tani, dan DPR: Simak Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Hari Ini

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini Melemah Rp18.187, Harga Minyak dan Sentimen The Fed Jadi Biang Kerok

Kurs Rupiah Hari Ini Melemah Rp18.187, Harga Minyak dan Sentimen The Fed Jadi Biang Kerok

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Viral PT KAI Dicibir Pakai AI untuk Desain Livery Gerbong Kereta, Jari Anime Ada 6

Viral PT KAI Dicibir Pakai AI untuk Desain Livery Gerbong Kereta, Jari Anime Ada 6

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Aset Kripto dalam Perspektif Syariah, Benarkah Bisa Jadi Instrumen Investasi?

Aset Kripto dalam Perspektif Syariah, Benarkah Bisa Jadi Instrumen Investasi?

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:35 WIB

×