Warga Papua Bersiap Lockdown Agustus Nanti, Jubir Gubernur: Kecuali untuk PON dan Peparnas

Chandra Iswinarno | Suara.com

Selasa, 20 Juli 2021 | 17:46 WIB
Warga Papua Bersiap Lockdown Agustus Nanti, Jubir Gubernur: Kecuali untuk PON dan Peparnas
Gubernur Papua Lukas Enembe (Dokumentasi Humas Pemprov Papua).

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua meminta warganya untuk bersiap mengantisipasi kemungkinan lockdown yang akan dilakukan pada Agustus 2021 nanti.

Isyarat tersebut sudah disampaikan Gubernur Papua Lukas Enembe yang berencana mengambil keputusan menutup akses keluar-masuk di Papua selama sebulan.

Juru Bicara Gubernur Papua Muhammad Rifai Darus dalam siaran persnya pada Selasa 20 Juli 2021 menyampaikan, penutupan akses keluar-masuk Papua, baik melalui jalur penerbangan maupun perairan, diperkirakan akan dimulai pada tanggal 1 hingga 31 Agustus 2021.

Untuk selanjutnya, kebijakan Gubernur Papua akan dibahas dan dimatangkan lebih lanjut pada rapat evaluasi Tim Satgas Covid-19 Papua pada Rabu (21/7/2021).

Gubernur Enembe juga meminta kepada seluruh stakeholder agar bersinergi dan bergerak lebih cepat serta tepat guna memastikan situasi Covid-19 di tanah Papua agar tidak semakin parah.

“Pada hari Rabu 21 Juli 2021 direncanakan sebuah rapat oleh Tim Satgas Covid-19 Papua atas instruksi gubernur guna membahas evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPM) Mikro yang akan berakhir pada 25 Juli 2021,” katanya seperti dikutip Kabarpapua.co-jaringan Suara.com pada Selasa (20/7/2021).

Meski begitu, dia mengemukakan penutupan akses keluar-masuk Papua dikecualikan pada aktivitas yang berhubungan dengan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021.

“Sebagai tuan rumah PON dan Peparnas, Papua akan terus berupaya agar opsi kehadiran penonton dapat menyemarakkan kedua pagelaran tersebut,” kata Rifai.

Sedangkan untuk rencana Lockdown, Gubernur Enembe berharap Bupati dan Walikota se-Papua dapat menjalankan kebijakan-kebijakan yang telah maupun akan dikeluarkan oleh Pemprov Papua.

Dengan bertujuan untuk memperlancar penyelenggaraan PON XX dan Peparnas XVI, serta menyelamatkan nyawa penduduk dari Covid-19.

“Bapak gubernur juga berpesan kepada Bupati dan Walikota se-Papua agar mengebut dan menambah akselerasi dalam vaksinasi kepada seluruh warga di Papua demi tercapainya herd immunity jelang PON XX dan Peparnas XVI yang akan terselenggara 73 hari lagi,” katanya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Papua Berencana Terapkan Lockdown, Bandung Ikut?

Papua Berencana Terapkan Lockdown, Bandung Ikut?

Jabar | Selasa, 20 Juli 2021 | 14:54 WIB

Cegah Penularan Covid-19, Papua Akan Lockdown Selama Satu Bulan

Cegah Penularan Covid-19, Papua Akan Lockdown Selama Satu Bulan

News | Selasa, 20 Juli 2021 | 14:34 WIB

Nydia Ayomi, Dokter Muda di Papua Barat Meninggal Akibat Covid-19

Nydia Ayomi, Dokter Muda di Papua Barat Meninggal Akibat Covid-19

News | Jum'at, 16 Juli 2021 | 22:49 WIB

Terkini

Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak

Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak

News | Senin, 06 April 2026 | 23:45 WIB

Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'

Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'

News | Senin, 06 April 2026 | 22:56 WIB

Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah

Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah

News | Senin, 06 April 2026 | 22:47 WIB

Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur

Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur

News | Senin, 06 April 2026 | 22:17 WIB

Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India

Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India

News | Senin, 06 April 2026 | 21:58 WIB

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!

News | Senin, 06 April 2026 | 21:02 WIB

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang

News | Senin, 06 April 2026 | 20:53 WIB

Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!

Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!

News | Senin, 06 April 2026 | 20:48 WIB

Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara

Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara

News | Senin, 06 April 2026 | 20:25 WIB

Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!

Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!

News | Senin, 06 April 2026 | 20:22 WIB