3 Alasan Mengapa Alkohol Dapat Mengganggu Metabolisme Tubuh

Vania Rossa | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Rabu, 21 Juli 2021 | 12:10 WIB
3 Alasan Mengapa Alkohol Dapat Mengganggu Metabolisme Tubuh
Ilustrasi minum alkohol (Thinkstock)

Suara.com - Anda tentu tahu bahwa alkohol buruk bagi kesehatan, salah satunya karena dapat mengganggu metabolisme tubuh. Tapi, bagaimana sebenarnya cara alkohol dalam memengaruhi metabolisme tubuh?

Dilansir dari Healthshots, meski beberapa orang menganggap alkohol dalam jumlah sedang dapat bermanfaat bagi kesehatan, faktanya alkohol mengandung kalori kosong. Ini artinya, minum berlebihan tidak hanya menempatkan Anda pada risiko penyakit jantung dan hati, tetapi juga mengurangi tingkat metabolisme Anda.

Apa itu metabolisme?
Metabolisme digunakan untuk menggambarkan peran enzim dalam membantu tubuh bereproduksi, berfungsi, tumbuh, beradaptasi dengan berbagai lingkungan, mencerna, dan mempertahankan fungsinya. Proses metabolisme akan mengubah makanan yang kita makan menjadi energi yang dapat digunakan oleh tubuh.

Ketika Anda minum alkohol, itu akan dimetabolisme oleh beberapa proses. Proses yang paling umum melibatkan dua enzim — alkohol dehidrogenase (ADH) dan aldehida dehidrogenase (ALDH).

Dan, beginilah cara alkohol bereaksi dan memengaruhi metabolisme tubuh Anda:

1. Pembakaran lemak menjadi lambat
Minum alkohol bisa membuat tubuh menyimpan lebih banyak lemak dari biasanya. Alkohol menjadi prioritas utama bagi tubuh, karena dianggap sebagai racun, sehingga akan dimetabolisme pertama sebelum makanan atau minuman lain yang Anda konsumsi.

Asetaldehida adalah enzim yang bertanggung jawab untuk ini, karena membentuk asetat, yang selanjutnya dipecah menjadi air dan karbon dioksida, sehingga memudahkan tubuh untuk menghilangkan alkohol. Oleh karena itu, proses penyerapan makanan yang bernutrisi menjadi tertunda, dan begitu juga dengan lemak. Lemak ini dapat disimpan untuk waktu yang lama di dalam tubuh, mengubah metabolisme dan memperlambat laju pembakaran lemak.

2. Menyebabkan degenerasi sel
Alkohol dehidrogenase memetabolisme alkohol menjadi asetaldehida, yang merupakan zat beracun dan dikenal sebagai karsinogen. Karsinogen adalah zat yang dapat menyebabkan degenerasi sel dan terkait dengan pembentukan kanker.

3. Mengurangi kemampuan tubuh untuk melawan kerusakan
Sebagian besar metabolisme alkohol terjadi di hati dan juga terjadi di jaringan lain, seperti pankreas dan usus. Asetaldehida adalah produk sampingan beracun dari metabolisme alkohol yang menyebabkan kerusakan sel dan jaringan, serta saluran pencernaan. Kerusakan ini mengurangi tingkat metabolisme, dan kemampuan tubuh untuk meregenerasi sel dan jaringan pada tingkat yang cukup cepat.

Jadi, meskipun minum alkohol dalam jumlah sedang mungkin baik-baik saja, asupan yang berlebihan dapat membantu penambahan berat badan, dan menyebabkan penyakit kesehatan yang serius.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hindari Makanan dan Minuman Ini saat Isolasi Mandiri di Rumah

Hindari Makanan dan Minuman Ini saat Isolasi Mandiri di Rumah

Jabar | Selasa, 13 Juli 2021 | 10:56 WIB

CEK FAKTA: Benarkah WHO Larang Wanita Konsumsi Alkohol?

CEK FAKTA: Benarkah WHO Larang Wanita Konsumsi Alkohol?

News | Rabu, 30 Juni 2021 | 14:58 WIB

Viral Pria Pamer Tumpukan Uang Hasil Berhenti Merokok, Reaksi Istri Disorot

Viral Pria Pamer Tumpukan Uang Hasil Berhenti Merokok, Reaksi Istri Disorot

News | Kamis, 24 Juni 2021 | 14:06 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB