Banyak Pasien Covid-19 Isoman, Permintaan Obat Gratis Tinggi

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 22 Juli 2021 | 15:05 WIB
Banyak Pasien Covid-19 Isoman, Permintaan Obat Gratis Tinggi
Ilustrasi Pasien Covid-19. (Pexels)

Suara.com - Pemerintah telah meluncurkan layanan obat gratis bagi pasien Covid-19 yang isolasi mandiri (isoman) di rumah melalui akses 11 platform telemedicine sejak pekan lalu.

Namun, akibat lonjakan kasus positif Covid-19 saat ini, permintaan untuk akses obat gratis tersebut terus meningkat.

Good Doctor, salah satu platform yang digandeng Kementerian Kesehatan dalan penyedia obat gratis, mengaku harus melayani ribuan orang yang mengakses platform tersebut. 

"Daerah yang paling banyak tadinya hanya Jakarta, jadi masih Jakarta 100 persen. Namun sekarang daerah Bekasi, Bogor, dan Tangerang kurang lebih 25 persen sudah merata," kata Managing Director Good Doctor Danu Wicaksana dalam konferensi pers daring, Kamis (22/7/2021).

Lantaran tingginya kebutuhan dan permintaan, tak jarang masyarakat kehabisan akses obat tersebut.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr. Daeng M. Faqih mengingatkan, pasien Covid-19 yang isoman di rumah harus tetap terhubung dengan dokter, setidaknya secara virtual melalui aplikasi telemedicine. 

"Maka dokter bisa membantu misalnya dia tidak mendapatkan obat program. Dokter akan memberikan arahan, 'saya resepkan mohon keluarga untuk mencari ke tempat pelayanan tatap muka atau di apotek'. itu bisa dilakukan," saran dokter Daeng. 

Untuk obat tertentu yang perlu dikonsumsi pasien Covid-19, beberapa di antaranya memang harus dengan resep dokter. Karena itu, konsultasi secara virtual bisa sangat membantu pasien untuk bisa membeli obat di apotek. 

"Jadi kalau ada hal yang emergensi, masyarakat kebetulan tidak kebagian atau misalnya belum datang obat program bantuan pemerintah, itu bisa dibantu diberikan arahan seperti itu kalau terhubung dengan dokter," kata dokter Daeng.

Ia menambahkan bahwa dalam menjalankan isoman di rumah, ada perawatan yang harus dilakukan.

Baik medis dengan minum obat maupun non medical, seperti hal-hal yang harus dilakukan selama proses pemulihan, mengisolasi diri, kemudian tidak menyebarkan ditempat isoman atau di tempat lain. Juga cara meningkatkan daya tahan tubuh dengan olahraga rutin.

"Pasien tidak panik dan tetap senang. Olahraha tapi tidak capek, karena kalau kebanyakan selama isoman, lupa kalau dia harus istirahat, itu juga tidak boleh. Ikuti tiga kegiatan utama, jadi mengisolasi diri, tidak menyebarkan infeksi, dan meningkatkan kesehatan daya tahan tubuh," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saat PPKM, Kematian Pasien Isoman COVID 19 Meningkat

Saat PPKM, Kematian Pasien Isoman COVID 19 Meningkat

Sumsel | Kamis, 22 Juli 2021 | 14:10 WIB

Ridwan Kamil: BOR di Bekasi Masih di Atas 80 Persen

Ridwan Kamil: BOR di Bekasi Masih di Atas 80 Persen

Bekaci | Kamis, 22 Juli 2021 | 12:56 WIB

IDI Ungkap Penyebab Pasien Covid-19 Meninggal Saat Isolasi Mandiri

IDI Ungkap Penyebab Pasien Covid-19 Meninggal Saat Isolasi Mandiri

Sumbar | Kamis, 22 Juli 2021 | 14:10 WIB

Terkini

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Health | Kamis, 23 April 2026 | 18:14 WIB