China Shock WHO Masih Ngotot Cari Asal Usul Virus Corona di Negaranya

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Kamis, 22 Juli 2021 | 16:10 WIB
China Shock WHO Masih Ngotot Cari Asal Usul Virus Corona di Negaranya
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Suara.com - Wakil kepala komisi kesehatan China mengatakan dia terkejut membaca proposal Organisasi Kesehatan Dunia WHO untuk studi fase kedua tentang asal usul virus corona Covid-19 di China.

Ia bahkan menyebut tindakan itu sebagai arogan dan kurang menghormati akal sehat.

Dilansir dari Global Times, wakil direktur Komisi Kesehatan Nasional, Zeng Yixin,  mengatakan pada konferensi pers hari Kamis bahwa China telah menyerahkan rekomendasi penelusuran asal COVID-19 fase-2 kepada WHO.

Ia berkeyakinan bahwa studi tersebut harus didasarkan pada studi bersama WHO-China. Zeng juga menegaskan bahwa seharusnya studi itu dilakukan di lebih banyak tempat di seluruh dunia setelah konsultasi penuh dengan negara-negara anggota, kata Zeng.

Logo Organisasi Kesehatan Dunia, WHO. [AFP]
Logo Organisasi Kesehatan Dunia, WHO. [AFP]

WHO pada hari Jumat mengusulkan studi fase kedua tentang asal-usul virus corona di China, yang mencakup semua laboratorium dan pasar di Wuhan.

Zeng mengatakan bahwa dia "terkejut" membaca proposal tersebut dan dia bisa merasakan "kurangnya rasa hormat terhadap akal sehat dan kesombongan dalam proposal tersebut."

Ia mengatakan  bahwa penelitian tahap kedua tidak boleh dilakukan di tempat-tempat yang sudah diperiksa pada penelitian tahap pertama, terutama tempat-tempat yang sudah mendapatkan kesimpulan yang jelas.

Pengamat China mengatakan kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus telah menyerah pada tekanan politik Barat yang dipimpin AS. Dia meminta China untuk transparan dan terbuka dalam studi asal COVID-19 lebih lanjut, tetapi ini tidak dapat menggantikan konsensus ilmiah dari hipotesis asal alami.

Zeng mengatakan bahwa China berharap WHO dapat mempertimbangkan rekomendasi yang diajukan oleh para ilmuwan China, benar-benar menganggap tugas penelusuran sebagai masalah ilmiah, menyingkirkan campur tangan politik dan mempromosikan studi asal di lebih banyak negara dan tempat di seluruh dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sampai Indonesia, Siapa yang Akan Dapat Suntikan Vaksin Moderna? Cek di Sini

Sampai Indonesia, Siapa yang Akan Dapat Suntikan Vaksin Moderna? Cek di Sini

Jakarta | Kamis, 22 Juli 2021 | 15:50 WIB

Wagub DKI ke Penyintas COVID-19: Jaga Prokes, Potensi Terinfeksi Lagi Tetap Ada

Wagub DKI ke Penyintas COVID-19: Jaga Prokes, Potensi Terinfeksi Lagi Tetap Ada

Jakarta | Kamis, 22 Juli 2021 | 15:42 WIB

Pandemi Covid-19 Berpotensi Bikin Prevalensi Stunting Meningkat

Pandemi Covid-19 Berpotensi Bikin Prevalensi Stunting Meningkat

Health | Kamis, 22 Juli 2021 | 15:50 WIB

Terkini

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB