Terinfeksi Virus Monkey B, Pria ini Alami Pembengkakan Otak sampai Meninggal

Kamis, 22 Juli 2021 | 16:50 WIB
Terinfeksi Virus Monkey B, Pria ini Alami Pembengkakan Otak sampai Meninggal
Ilustrasi pasien virus Monkey-B (Unsplash)

Suara.com - Seorang pria asal China meninggal dunia setelah terinfeksi virus Monkey B. Sebelumnya, pria usia 53 tahun itu mengalami pembengkakan otak akibat Monkey B selalama berminggu-minggu hingga meninggal dunia.

Pria yang berprofesi sebagai dokter hewan ini tertular virus Monkey B langka ketika melakukan pembedahan pada dua kera yang meninggal dunia.

Kemudian, ia mulai mengalami gejala mual dan muntah setelah sebulan, demam dengan gejala neurologis yang mungkin termasuk kesemutan. Sehingga, ia pun segera mengunjungi dokter di beberapa rumah sakit sampai akhirnya meninggal pada 27 Mei 2021.

Pria itu bekerja di sebuah institut yang berspesialisasi dalam pemuliaan primata non-manusia dan penelitian eksperimental di Beijing. Ia pun sempat melakukan dua kontak dekat, yang mana seorang dokter dan perawat.

Dua orang yang kontak dekat dengan pria itu pun menjalani pemeriksaan untuk memastikan mereka juga terinfeksi virus Monkey B atau tidak. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) China, virus Monkey B dikenal sebagai virus herpes B yang ditularkan melalui kontak langsung dan pertukaran cairan tubuh antara monyet.

Ilustrasi monyet. (Pixabay/seth0s)
Ilustrasi monyet. (Pixabay/seth0s)

Virus Monkey B ini tidak berbagai bagi primate, tetapi membunuh antara 70 dan 80 persen manusia yang terinfeksi. Pejabat kesehatan China mengatakan virus Monkey B dapat menimbulkan ancaman potensial bagi dokter hewan dan pekerja lainnya yang berhubungan dengan hewan.

Kasus pria meninggal dunia karena virus Monkey B ini merupakan kasus pertama yang tercatat di China. Tapi dilansir dari The Sun, sebagian besar kasus ini telah ditemukan di Amerika Utara yang menyerang dokter hewan atau pekerja hewan.

Menurut CDC AS, kematian terakhir akibat Monkey B yang tercatat adalah pada tahun 1997 yang melibatkan seorang peneliti bernama Elizabeth Griffin usia 22 tahun. Ia meninggal dunia karena Monkey B setelah terkena cairan tubuh dari monyet yang terinfeksi virus ini pada bagian matanya.

Pada kebanyakan kasus, orang-orang terinfeksi virus Monkey B ini setelah digigit atau dicakar monyet. Kebanyakan orang juga bisa terinfeksi virus Monke B ketika jaringan atau cairan dari monyet mengenai kulit yang terluka.

Baca Juga: Duh, Lansia Punya Lebih Sedikit Antibodi Untuk Lawan Virus Corona

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI