Sedih, Gadis 10 Tahun Meninggal Akibat Wabah Pes di AS

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 24 Juli 2021 | 15:50 WIB
Sedih, Gadis 10 Tahun Meninggal Akibat Wabah Pes di AS
Ilustrasi kutu [Shutterstock]

Suara.com - Seorang anak perempuan berusia 10 tahun meninggal karena bakteri Yersinia pestis (Y. pestis) pada kutu atau dikenal dengan wabah pes di Amerika Serikat (AS).

Wabah pes adalah infeksi bakteri Y. pestis yang ditemukan di hewan mamalia kecil, termasuk kutu. Menular pada manusia akibat gigitan kutu yang membawa bakteri Y. pestis.

Ada dua diagnosis saat manusia terinfeksi bakteri ini, yakni pes dan pneumonia (bakteri Y. pestis yang menyerang saluran napas). Pada tipe pneumonia bisa berakibat fatal jika tidak diobati.

Padahal terakhir kali penyakit ini dilaporkan menyebabkan kematian terjadi pada 2015 silam menyebabkan kematian terjadi pada 2015 silam. Saat itu Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CD) AS melaporkan empat orang meninggal dari 16 orang yang dinyatakan positif terinfeksi wabah pes.

Ilustrasi wabah pes. [Shutterstock]
Ilustrasi wabah pes. [Shutterstock]

Kematian gadis kecil tersebut terjadi di La Plata County, Colorado awal Juli 2021. Saat dites laboratorium, ia dinyatakan positif terinfeksi wabah pes. Hingga kini belum diketahui, bagaimana cara gadis tersebut terinfeksi.

"Di Colorado, kami berharap dilakukan tes wabah pes akibat kutu selama selama musim panas berlangsung. Melalui tindakan pencegahan akan sangat membantu manusia terhindar dari penyakit," ujar Wakil ahli epidemiologi, Jennifer House, mengutip insider, Sabtu (24/7/2021).

Menurut lembaga kesehatan masyarakat, pada dasarnya wabah bisa diobati dengan mudah, yakni dengan mengonsumsi antibiotik dalam waktu 24 jam usai timbulnya gejala. Tapi jika lewat dari itu infeksi bisa menyebabkan gejala serius bahkan kematian.

Sehingga, House mendesak dan meminta warga untuk waspada jika mengalami gejala seperti flu, mencari bantuan medis jika mereka merasa dan yakin terserang wabah.

Sementara itu wabah pes adalah penyakit masa lalu di AS, tapi masih menjadi momok dan masalah di daerah pedesaan, khususnya di AS bagian barat.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Galang Tanda Tangan di Kain Kafan, Tolak Alih Fungsi SD Jadi SMP

Warga Galang Tanda Tangan di Kain Kafan, Tolak Alih Fungsi SD Jadi SMP

Banten | Selasa, 25 Mei 2021 | 06:35 WIB

Surganya Bookworm, Ini 5 Toko Buku Murah di Jogja

Surganya Bookworm, Ini 5 Toko Buku Murah di Jogja

Jogja | Minggu, 16 Mei 2021 | 08:35 WIB

Uang Rp 100 Juta Dibuang dari Balkon, Seorang Perempuan Kecewa Pergoki Ini

Uang Rp 100 Juta Dibuang dari Balkon, Seorang Perempuan Kecewa Pergoki Ini

Hits | Kamis, 22 April 2021 | 20:46 WIB

Terkini

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Jakarta | Sabtu, 19 September 2026 | 21:32 WIB

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:18 WIB

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:05 WIB

4 Cushion Matte Finish untuk Kulit Berminyak, Bikin Makeup Flawless Bebas Kilap

4 Cushion Matte Finish untuk Kulit Berminyak, Bikin Makeup Flawless Bebas Kilap

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 21:00 WIB

Saat Abu Vulkanik Ancam Kualitas Udara, Teknologi Air Purifier Jadi Benteng di Rumah

Saat Abu Vulkanik Ancam Kualitas Udara, Teknologi Air Purifier Jadi Benteng di Rumah

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 21:00 WIB

Kecelakaan Maut di Tuban, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Peserta Tongklek

Kecelakaan Maut di Tuban, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Peserta Tongklek

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 20:40 WIB

5 Keistimewaan Weton Jumat Kliwon yang Dikenal Sakral Menurut Primbon Jawa

5 Keistimewaan Weton Jumat Kliwon yang Dikenal Sakral Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 20:35 WIB

20 Tahun Fashion Nation: Merayakan Wastra, Desainer, dan Wajah Baru Fashion Indonesia

20 Tahun Fashion Nation: Merayakan Wastra, Desainer, dan Wajah Baru Fashion Indonesia

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 20:32 WIB

Teknologi Elektronik Dibawa Lebih Dekat ke Konsumen Lewat Polytron Fest

Teknologi Elektronik Dibawa Lebih Dekat ke Konsumen Lewat Polytron Fest

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 20:23 WIB

×