Pakar Vaksinasi: Varian Delta Menyerang Orang Seakan Tak Punya Antibodi

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Senin, 26 Juli 2021 | 15:44 WIB
Pakar Vaksinasi: Varian Delta Menyerang Orang Seakan Tak Punya Antibodi
Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]

Suara.com - Salah satu pakar vaksin Amerika Serikat mengingatkan bahwa virus Covid-19 varian Delta bisa menyerang orang dengan antibodi Covid-19 sebelumnya. Varian Delta yang kuat dan menyebar cepat akan menemukan semua orang yang tidak kebal. 

"Tidak diragukan lagi bahwa kita akan melihat lonjakan kasus," kata Dr. Gregory Poland dari Mayo Clinic kepada WCCO-TV di Minnesota, dikutip dari Huffpost.

Dokter Poland memperingatkan mereka yang tidak divaksinasi untuk merasa aman. Sebab varian Delta adalah varian yang sangat berbeda. 

"Ini adalah bahaya serius, saat ini dan saat ini bagi Anda dan kesehatan keluarga Anda jika Anda tidak divaksinasi," imbuhnya. 

Meskipun risiko utama adalah pada mereka yang tidak divaksinasi, jumlah yang terus menerus dari mereka yang tidak mendapatkan perlindungan menghadirkan risiko bagi semua orang, bahkan yang sudah divaksin.

"Semakin lama  orang  tidak divaksinasi, semakin besar dan semakin besar risiko bahwa varian baru akan berkembang yang akan menghindari kekebalan yang diinduksi vaksin. Jadi kita adalah musuh terburuk kita sendiri di sini," kata Poland kepada KARE-11 TV di Minneapolis.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)


Poland menyatakan bahwa ia khawatir tentang anak-anak yang terlalu muda di mana mereka tak mendapatkan vaksin. "Kami melihat peningkatan penyakit parah dan rawat inap di kalangan anak muda," kata Poland.

Dia sangat setuju dengan rekomendasi American Academy of Pediatrics bahwa anak-anak harus memakai masker ketika mereka kembali ke sekolah, apakah mereka divaksinasi atau tidak.

"Masker bukan simbol politik. Itu adalah simbol medis untuk menjaga diri sendiri dan orang lain," kata dokter Poland.

Varian delta yang jauh lebih menular sekarang membuat sekitar 83 persen dari kasus Covid-19 baru di Amerika Serikat dengan sebagian besar kematian terjadi pada orang yang tidak divaksinasi. Varian ini mendorong kasus di setiap negara bagian di negara ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebiasaan Warga Memilah Limbah Medis Rendah, Pemprov DKI: Bisa Tularkan Covid-19

Kebiasaan Warga Memilah Limbah Medis Rendah, Pemprov DKI: Bisa Tularkan Covid-19

News | Senin, 26 Juli 2021 | 15:08 WIB

Tangkal Pagebluk, Warga Jember Juga Pasang 'Ptakotan Pocong' Buat Tolak Bala

Tangkal Pagebluk, Warga Jember Juga Pasang 'Ptakotan Pocong' Buat Tolak Bala

Jatim | Senin, 26 Juli 2021 | 15:06 WIB

Takut Dikira Diendore, Alasan Raffi Ahmad Bungkam Saat Positif Corona

Takut Dikira Diendore, Alasan Raffi Ahmad Bungkam Saat Positif Corona

Entertainment | Senin, 26 Juli 2021 | 15:05 WIB

Terkini

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:13 WIB

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:47 WIB

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:25 WIB

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:46 WIB

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB