Bukan Cuma Lebih Menular, Ini Hal yang Dikhawatirkan WHO dari Varian Delta

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Selasa, 27 Juli 2021 | 12:50 WIB
Bukan Cuma Lebih Menular, Ini Hal yang Dikhawatirkan WHO dari Varian Delta
Logo Organisasi Kesehatan Dunia, WHO. [AFP]

Suara.com - Virus corona varian delta belakangan diduga menjadi salah satu pemicu melonjaknya kasus Covid-19 di sejumlah negara.

Oleh sebab itu, dalam sebuah video yang diunggah oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini, Kepala Tim Teknis WHO Maria Van Kerkhove kembali mengingatkan tentang bahaya virus corona varian delta.

"Kita masih belum punya gambaran utuhnya. Kita tahu bahwa beberapa mutasi yang teridentifikasi dalam beberapa varian ini contohnya menempel pada sel dengan mudah dan dengan cepatnya, dan itu akan menginfeksi orang dengan lebih mudah," kata dia.

Lebih lanjut, Maria menegaskan bahwa varian delta memang lebih menular. Namun, data dari dua negara mengungkapkan bahwa varian delta tidak ada peingkatan angka rumah sakit, keparahan, dan juga kematian akibat varian delta.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

"Artinya orang yang terinfeksi oleh varian delta tidak lebih berisiko meninggal dibanding dari ketika terinfeksi varian lainnya," ujar Maria.

"tapi sekali lagi, seperti yang pernah saya bilang sebelumnya, virus akan terus berubah, dan karena itu mereka bisa berubah dan membuatnya lebih parah."

Maria mengatakan, bahwa ia khawatir terhadap mutasi dari varian delta. Meski ia mengatakan bahwa tes, dan pembatasan sosial yang selama ini telah dijalankan berfungsi untuk menurunkan penularan.

"Itu perlu lebih diperketat, dan mungkin untuk jangka waktu yang lebih lama. Tapi sekali lagi ini bukan berarti harus lockdown," kata dia.

Maria juga mengatakan bahwa vaksin yang ada juga efektif terhadap varian delta dalam rangka mengurangi keparahan dan juga kematian.

"ini adalah situasi yang sangat dinamis, dan benar-benar berubah setiap hariya solusi terbaik untuk ini adalah untuk menurunkan angka transmisinya, itu mampu mencegah orang agar tidak terinfeksi, karena semakin lama virus itu bersirkulasi, akan membuat lebih banyak perubahan," kata dia.

Lebih jauh, ia mengatakan bahwa varian delta bukan varian concern terakhir. Oleh sebab itu, ia mengatakan bahwa akan perlu banyak hal yang mesti dikerjakan. 

"Kita harus punya peralatan yang membuat diri kita tetap aman, karena semua layer perlindungan, punya intervensi yang berbeda," kata Maria. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penanganan Pandemi Covid-19 Diganggu, Ngabalin: Jamaah Alqadruniyah

Penanganan Pandemi Covid-19 Diganggu, Ngabalin: Jamaah Alqadruniyah

Sumut | Selasa, 27 Juli 2021 | 12:18 WIB

Cerita Sedih Arga Kumandangkan Adzan di Makam Ibunya yang Meninggal Karena Covid-19

Cerita Sedih Arga Kumandangkan Adzan di Makam Ibunya yang Meninggal Karena Covid-19

Kaltim | Selasa, 27 Juli 2021 | 12:17 WIB

Kabar Baik, Bio Farma Berhasil Produksi 90,1 juta dosis vaksin Covid-19

Kabar Baik, Bio Farma Berhasil Produksi 90,1 juta dosis vaksin Covid-19

Health | Selasa, 27 Juli 2021 | 12:25 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB