Mengatasi Masalah Vagina, Konsumsi 5 Asupan Berikut

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 27 Juli 2021 | 21:15 WIB
Mengatasi Masalah Vagina, Konsumsi 5 Asupan Berikut

Suara.com - Menjaga kesehatan vagina yang optimal bisa jadi rumit, terutama ketika vagina Anda bermasalah. Salah satu kondisisangat umum yang dapat berkembang di vagina Anda adalah vaginosis bakteri (BV). 

Melansir dari Healthshots, BV tidak lain adalah suatu kondisi yang ditandai dengan terganggunya keseimbangan alami bakteri normal di vagina Anda.

Jika tidak diobati, BV dapat menyebabkan banyak komplikasi, termasuk infertilitas. Oleh karena itu, mengobati kondisi ini sangat penting. 

Dalam hal ini pola makan dapat memengaruhi kesehatan vagina. Makanan tertentu dapat membantu menyeimbangkan tingkat pH Anda dan mendorong pertumbuhan bakteri baik yang dapat menyembuhkan vaginosis bakteri. Berikut beberapa makanan yang menyehatkan vagina, antara lain:

1. Kefir

Kefir adalah makanan fermentasi yang sehat dengan konsistensi yang sebanding dengan yogurt. Kefir sangat bermanfaat untuk menyembuhkan bakterial vaginosis karena memiliki banyak jenis lactobacillus hidup dalam jumlah yang tinggi. 

Lactobacillus memainkan peran besar dalam melindungi saluran genital melalui produksi asam laktat yang bertanggung jawab atas pH vagina yang rendah. Terlebih lagi, kefir juga membawa keseimbangan bakteri kembali normal.

Ilustrasi vagina, organ intim perempuan. [Shutterstock]
Ilustrasi vagina, organ intim perempuan. [Shutterstock]

2. Bawang putih

Anda tidak harus mengkonsumsi bawang putih mentah, namun dapat menambahkannya ke makanan Anda. Bawang putih adalah makanan prebiotik yang baik untuk BV. 

Makanan prebiotik ini menstabilkan pH vagina dengan mendorong pertumbuhan bakteri sehat. Selain itu, bawang putih memiliki sifat antibakteri yang merupakan alasan lain mengapa bawang putih dapat membantu melawan infeksi.

3. Jeruk dan lemon

Buah seperti jeruk dan lemon dikemas dengan kebaikan vitamin C yang efektif melawan infeksi bakteri berulang dan keputihan yang tidak normal.

Faktanya, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Medicine Research menunjukkan bahwa mengonsumsi vitamin C secara teratur menurunkan risiko infeksi vagina berulang hingga setengahnya, karena adanya asam askorbat.

4. Salmon

Asam lemak omega-3 dari salmon meningkatkan kesehatan jantung dan sirkulasi ke seluruh tubuh. Asam lemak omega-3 yang ada dalam salmon meningkatkan sirkulasi darah secara keseluruhan yang juga meningkatkan aliran darah yang lebih baik di vagina. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesan Makanan Lama Tak Datang-datang, Sopir Ojol Lapor Tukang Masaknya Kabur

Pesan Makanan Lama Tak Datang-datang, Sopir Ojol Lapor Tukang Masaknya Kabur

News | Selasa, 27 Juli 2021 | 19:04 WIB

Kedai Kopi Bagikan Makanan Gratis Selama PPKM

Kedai Kopi Bagikan Makanan Gratis Selama PPKM

Foto | Selasa, 27 Juli 2021 | 16:41 WIB

Dokter Zaidul Akbar Ungkap Aturan Konsumsi Madu dan Kurma untuk Pasien Diabetes

Dokter Zaidul Akbar Ungkap Aturan Konsumsi Madu dan Kurma untuk Pasien Diabetes

Health | Selasa, 27 Juli 2021 | 16:35 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB