Dokter Bisa Deteksi Long Covid-19 Melalui Mata, Begini Tandanya!

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 28 Juli 2021 | 08:12 WIB
Dokter Bisa Deteksi Long Covid-19 Melalui Mata, Begini Tandanya!
Ilustrasi mata (shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian baru menemukan dokter bisa mendeteksi pasien menderita Long Covid-19 atau tidak melalui mata. Karena, banyak orang dengan Long Covid-19 tidak terdiagnosis resmi, karena tidak ada tes khusus untuk mendeteksi hal tersebut.

Tapi, pemeriksaan mata bisa menjadi metode baru yang berfungsi untuk menemukan pasien dengan Long Covid-19 dan tidak. Karena, dokter bisa melihat tanda-tandanya yang tersembunyi pada mata pasien.

Para peneliti yang dipimpin oleh Gulfidan Bitirgen dari Necmettin Erbakan University di Turki ini mengamati kerusakan saraf di kornea, kubah bening di bagian depan mata yang melindungi pupil dan iris.

Sebelumnya, perubahan pada kornea mata juga biasa terjadi pada beberapa benyak lain, seperti diabetes, multiple sclerosis dan fibromyalgia. Kerusakan saraf di kornea dapat dideteksi dengan teknik laser non-invasif yang disebut kornea confocal microscopy (CCM).

Para peneliti menggunakan CCM untuk melihat kornea 40 orang yang positif Covid-19 dan 30 orang sehat yang tidak terinfeksi virus corona Covid-19.

Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/mohamed_hassan)

Para penyintas virus corona Covid-19 pun ditanya tentang gejalanya yang masih bertahan setelah sembuh untuk mengukur tingkat keparahan Long Covid-19 yang dialaminya.

Studi tersebut mengklaim bahwa pasien yang melaporkan gejala virus corona Covid-19 persisten memiliki tingkat kerusakan dan kehilangan serat saraf kornea yang lebih tinggi.

Pasien-pasien ini juga mengalami peningkatan sel dendritik (DC), sejenis sel sistem kekebalan. Menurut Prof Bitirgen, studi ini adalah yang pertama kalinya melaporkan hilangnya saraf kornea dan peningkatan kepadatan DC pada pasien dengan Long Covid-19.

"Temuan ini konsisten dengan proses imun dan inflamasi bawaan yang ditandai dengan migrasi dan akumulasi DC di kornea sentral. Mikroskopi confocal kornea mungkin memiliki fungsi klinis sebagai tes oftalmik objektif cepat untuk mendeteksi pasien Long Covid-19," kata Prof Bitirgen dikutip dari The Sun.

baca juga

Para peneliti mengatakan, ada sejumlah penelitian yang menyebutkan virus corona Covid-19 bisa merusak atau penyakit saraf yang disebut neuropati perifer.

Sistem saraf tepi adalah jaringan saraf yang terletak di luar sistem saraf pusat, yakni otak dan sumsum tulang belakang. Sedangkan, diabetes adalah penyebab paling umum dari neuropati perifer, karena seiring waktu kadar gula darah yang tinggi menyebabkan saraf memburuk.

Di samping sejumlah masalah seperti mati rasa di kaki, kram otot, dan keringat berlebih, neuropati perifer dapat menyebabkan penglihatan ganda atau masalah lain pada mata.

Jika pasien mengeluhkan gejala virus corona terus-menerus setelah pulih, seperti kelelahan atau sakit kepala. Biasanya, dokter akan melakukan tes darah, memeriksa tekanan darah dan detak jantung atau rontgen dada guna mendeteksi Long Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali Potensi Gejala Terkena Long Covid-19, Mulai Nyeri Otot Hingga Gangguan Tidur

Kenali Potensi Gejala Terkena Long Covid-19, Mulai Nyeri Otot Hingga Gangguan Tidur

Kaltim | Selasa, 27 Juli 2021 | 15:40 WIB

Hati-hati! Studi Sebut Kerusakan Saraf Mata Salah Satu Tanda Gejala Long Covod-19

Hati-hati! Studi Sebut Kerusakan Saraf Mata Salah Satu Tanda Gejala Long Covod-19

Health | Selasa, 27 Juli 2021 | 12:35 WIB

Sembuh dari Virus Corona, Pasien Covid-19 Wajib Konsumsi 5 Makanan Ini!

Sembuh dari Virus Corona, Pasien Covid-19 Wajib Konsumsi 5 Makanan Ini!

Health | Selasa, 27 Juli 2021 | 11:51 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×