Seberapa Efektif Vaksin Covid-19 Melawan Varian Delta Plus di Indonesia?

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 28 Juli 2021 | 14:51 WIB
Seberapa Efektif Vaksin Covid-19 Melawan Varian Delta Plus di Indonesia?
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (Pexels/Gustavo)

Suara.com - Di tengah pandemi virus corona Covid-19 Indonesia yang belum usai, 3 kasus varian Delta Plus justru terdeteksi di dua daerah di Indonesia, yakni Mamuju dan Jambi.

Varian Delta Plus sebenarnya belum resmi. Kalau yang dimaksud AY.1 sudah ada tiga,” Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Prof Amin Subandrio, Senin (27/7/2021) kemarin.

Varian Delta Plus ini memiliki mutasi yang berbeda dengan varian Delta atau B1.617.2 sebelumnya. Perbedaannya terletak pada protein K417N, yang juga ditemukan dalam varian Beta dan varian Gamma.

Meskipun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganggap varian Delta Plus ini masih kurang umum. Tapi, varian Delta Plus ini dikhawatirkan sama seperti varian Delta yang lebih mudah menular.

Selain itu, varian Delta Plus ini juga dikhawatirkan akan kebal atau mudah lolos dari antibodi yang terbentuk oleh suntikan vaksin Covid-19. Tapi dilansir dari Medical News Today, banyak vaksin Covid-19 menunjukkan bukti mampu menekan kasus rawat inap dan infeksi parah Akibat varian Delta.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

Vaksin Pfizer dan Oxford-AstraZeneca adalah dua jenis vaksin Covid-19 yang dinilai sangat efektif melawan varian Delta setelah suntikan kedua, masing-masing efektivitasnya 96 persen dan 92 persen.

Studi tentang vaksin Moderna dan Covaxin juga menunjukkan bahwa dua jenis vaksin Covid-19 ini mampu menetralkan virus corona varian Delta tersebut.

Namun, sekarang ini belum ada cukup data tentang efektivitas vaksin Covid-19 untuk melawan varian Delta Plus. Meski begitu, tidak ada tanda-tanda jelas kalau varian Delta Plus ini bisa menginfeksi orang yang sudah vaksin Covid-19.

Bahkan, tidak ada negara dengan lonjakan kasus virus corona Covid-19 disebabkan oleh varian Delta Plus. Sementara itu, Dewan Penelitian Medis India telah mengisolasi varian Delta Plus ini untuk menguji efektivitas vaksin Covid-19.

Walaupun munculnya varian Delta Plus ini mengkhawatirkan, tidak ada indicator langsung yang menunjukkan bahwa varian virus corona Covid-19 ini lebih menular dan berbahaya dibandingkan lainnya.

Penelitian lebih lanjut yang melibatkan orang dengan infeksi varian Delta Plus juga masih diperlukan untuk mengkaji karakteristik varian tersebut serta kemampuannya menyebabkan peningkatan penularan virus corona Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Varian Delta Plus Masuk Indonesia, Ini Risiko yang Bisa Terjadi!

Heboh Varian Delta Plus Masuk Indonesia, Ini Risiko yang Bisa Terjadi!

Health | Rabu, 28 Juli 2021 | 13:24 WIB

Apa Itu Varian Delta Plus? Simak Gejala Sampai Bahaya Varian COVID-19 Baru Ini

Apa Itu Varian Delta Plus? Simak Gejala Sampai Bahaya Varian COVID-19 Baru Ini

Bekaci | Rabu, 28 Juli 2021 | 12:41 WIB

Alasan CDC Perbarui Pedoman Penggunaan Masker

Alasan CDC Perbarui Pedoman Penggunaan Masker

Tekno | Rabu, 28 Juli 2021 | 12:30 WIB

Terkini

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB