Apakah Long COVID-19 Dapat Menyebabkan Kanker di Masa Depan?

Risna Halidi, Lilis Varwati

Kamis, 29 Juli 2021 | 08:05 WIB
Apakah Long COVID-19 Dapat Menyebabkan Kanker di Masa Depan?
Ilustrasi: Long COVID-19 menyebabkan kanker (Pixabay/cromaconceptovisual)

Suara.com - Pasien COVID-19 yang telah sembuh masih berisiko mengalami sisa-sisa gejala yang dikenal dengan istilah long COVID-19.

Kondisi dan tingkat keparahan long COVID-19 juga berbeda, tergantung keparahan dan kerusakan yang diakibatkan oleh virus corona jenis baru tersebut.

Hal yang menjadi perhatian saat ini adalah, apakah long COVID-19 dapat berakumulasi dan menyebabkan kanker di masa depan?

Dikatakan Dokter Spesialis Pulmonologi Profesor Elisna Syahruddin, jawaban dari pertanyaan tersebut masih belum bisa diketahui dalam waktu dekat.

Ia menjelaskan bagaimana sebuah sel normal berubah menjadi sel kanker sebesar 1 cm saja, bisa membutuhkan waktu sampai 10 tahun.

Maka untuk mengetahui dampak jangka panjang long COVID-19, masih membutuhkan waktu yang lama.

"Apakah COVID-19 bisa menjadi kanker? Jawabannya nanti 20 tahun kemudian baru kita tahu," kata Profesor Elisna saat webinar bersama AstraZeneca Indonesia, Rabu (28/7/2021) kemarin.

"Karena kanker terjadinya mulai dari sel normal menjadi sel kanker, untuk dapat terdeteksi 1 centi saja tumor dari foto thorax (di antara) kira-kira satu juta sel kanker perlu minimal 10 tahun," tambahnya.

Ia menjelaskan bagaimana kebanyakan sel kanker tumbuh perlahan dan membutuhkan waktu tahunan.

baca juga

Selama proses tersebut, tubuh umumnya tidak merasa gejala apa pun, yang pada akhirnya, banyak pasien kanker baru datang ke rumah sakit ketika sudah memasuki stadium lanjut antara tiga atau empat. 

Selain faktor keturunan dan gaya hidup, Profesor Elisna juga menyampaikan bahwa setiap manusia sebenarnya memiliki sel kanker. Dengan begitu, siapa pun berpotensi dan berisiko mengenmbangkan penyakit berbahaya tersebut. 

"Setiap orang, setiap makhluk hidup punya resiko satu kanker yang mana saja. Jadi mau sehat, tetap tidak bisa memalingkan diri kalau kita punya risiko," ucap dokter yang berpraktik di RSUP Persahabatan itu.

Ia menambahkan, pada dasarnya, kanker terjadi akibat adanya pertumbuhan sel asing dalam epitel atau jaringan tubuh.

Kanker juga merupakan dari tumor, hanya saja berbeda dengan tumor jinak yang umumnya tidak berbahaya.

"Bedanya (kanker) dengan tumor jinak, pertumbuhan (sel) yang tidak normal tadi, yang sangat cepat, kalau dia terus terlokalisir pada satu lokasi saja, itu kita sebut dengan tumor."

"Kalau tumor itu punya karakteristik untuk keluar dari area aslinya kemudian dia melebar lewat pembuluh darah atau kelenjar getah bening, dia menjadi kanker," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Terkendali! Sebanyak 698 Pasien Covid-19 di Yogya Meninggal Saat Isoman

Tak Terkendali! Sebanyak 698 Pasien Covid-19 di Yogya Meninggal Saat Isoman

Jogja | Rabu, 28 Juli 2021 | 22:09 WIB

Melonjak! Pasien Covid-19 Meninggal di Tarakan Bertambah 10 Orang

Melonjak! Pasien Covid-19 Meninggal di Tarakan Bertambah 10 Orang

Kaltim | Rabu, 28 Juli 2021 | 22:00 WIB

Tambah 5.525 Pasien, Positif Covid-19 di Jakarta Capai 804.027 Kasus

Tambah 5.525 Pasien, Positif Covid-19 di Jakarta Capai 804.027 Kasus

News | Rabu, 28 Juli 2021 | 21:37 WIB

Terkini

7 Arti Mimpi Menjadi Imam Sholat Berjamaah Menurut Islam

7 Arti Mimpi Menjadi Imam Sholat Berjamaah Menurut Islam

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:50 WIB

Gagal Raih Ballon d'Or 2026, Thierry Henry Sindir Lamine Yamal Bikin Bintang Barcelona Salah Tingkah

Gagal Raih Ballon d'Or 2026, Thierry Henry Sindir Lamine Yamal Bikin Bintang Barcelona Salah Tingkah

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:49 WIB

Operasi Patuh 2026 Incar Pengendara yang Manipulasi Pelat Nomor demi Hindari ETLE

Operasi Patuh 2026 Incar Pengendara yang Manipulasi Pelat Nomor demi Hindari ETLE

Otomotif | Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:48 WIB

The One About Matthew Perry: Menguak Sisi Lain Bintang Friends Lawan Kecanduan

The One About Matthew Perry: Menguak Sisi Lain Bintang Friends Lawan Kecanduan

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:47 WIB

Apakah Aman Membiarkan Charger HP Tertancap di Stop Kontak Terus Menerus?

Apakah Aman Membiarkan Charger HP Tertancap di Stop Kontak Terus Menerus?

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:39 WIB

Sudah Terjadi Sejak 2009, Warga Berau Geram Pemadaman Listrik Kembali Berlanjut

Sudah Terjadi Sejak 2009, Warga Berau Geram Pemadaman Listrik Kembali Berlanjut

Kaltim | Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:38 WIB

Kabar Baik! Tiket Pesawat Natal dan Tahun Baru Bakal Turun hingga 13 Persen

Kabar Baik! Tiket Pesawat Natal dan Tahun Baru Bakal Turun hingga 13 Persen

Sumut | Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:37 WIB

5 Kebiasaan Malam Hari yang Bisa Mengganggu Kesehatan Ginjal, Jangan Disepelekan!

5 Kebiasaan Malam Hari yang Bisa Mengganggu Kesehatan Ginjal, Jangan Disepelekan!

Sumut | Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:35 WIB

Persija Dituntut Juara, Rizky Ridho Kesal Rumput JIS Tak Kunjung Beres dari Tahun ke Tahun

Persija Dituntut Juara, Rizky Ridho Kesal Rumput JIS Tak Kunjung Beres dari Tahun ke Tahun

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:34 WIB

Deretan Fakta Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026: Ikuti Jejak Matthias Sammer dan Michael Owen

Deretan Fakta Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026: Ikuti Jejak Matthias Sammer dan Michael Owen

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:33 WIB

×