Awas, Ini Lima Risiko Penyakit Jika Pakai Lipstik Setiap Hari

Kamis, 29 Juli 2021 | 19:25 WIB
Awas, Ini Lima Risiko Penyakit Jika Pakai Lipstik Setiap Hari
Ilustrasi lipstik. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Bagi sebagian perempuan, lipstik telah menjadi kebutuhan sehari-hari. Mereka menggunakannya untuk mempercantik diri dan menambah kepercayaan. 

Tidak heran jika ada yang menggunakannya hampir setiap hari. Terlebih bagi mereka yang punya pekerjaan di depan publik. Tapi, mulai sekarang sebaiknya waspada. 

Karena rutin pakai lipstik bisa berisiko memunculkan masalah kesehatan. Salah satunya terungkap dalam  studi dari Berkeley School of Publick Health, University of California.

Penelitian ini mengungkapkan, lip gloss dan lipstik disebut memiliki bahan racun yang berbahaya, mulai dari kadar kromium, timbal, aluminium, dan kadmium.

Ilustrasi menggunakan lipstik. (Shutterstock)
Ilustrasi menggunakan lipstik. (Shutterstock)

Terlebih lagi, penelitian ini mencatat, masalah kesehatan ini bisa berakibat jangka panjang bagi perempuan yang mengoleskan lipstik lebih dari dua hingga tiga kali dalam 24 jam, salah satunya tumor perut.

Dilansir dari Healthshots, ada beberapa zat beracun pada lipstik yang perlu Anda ketahui.

  • Polietilen glikol: bahan berbasis krim ini bisa menimbulkan bahaya bagi kesehatan sistem saraf.
  • Paraben: umumnya ditemukan pada lipstik yang bisa menembus ke kulit. Selain itu, bahan ini bisa menyebabkan beberapa efek samping, salah satunya depresi dan juga diare.
  • Phthalates: bahan ini disebut bisa membahayakan sistem endokrin tubuh.
  • Timbal: bahan kandungan ini bisa menyebabkan risiko kesehatan jangka panjang.

Selain bahan beracun, ada lima risikonya jika Anda memakai lisptik berlebihan. Apa saja?

Adanya racun yang membahayakan tubuh

Memakai lipstik dengan bahan yang berbahaya, ini bisa menyerap racun ke dalam tubuh perempuan. Kadang tanpa disadari, perempuan lupa memperhatikan kandungan bahan saat membelinya. Maka dari itu, lebih baik cek bahan apa saja yang terkandung pada lipstik sebelum menyesal.

Baca Juga: Apakah Long COVID-19 Dapat Menyebabkan Kanker di Masa Depan?

Menyebabkan alergi kulit

Lipstik yang mengandung bahan berbahaya, ini bisa menyebabkan risiko ruam dan gatal di bibir perempuan. Mengapa? Karena lipstik mengandung bahan kimia yang disebut bismuth oxychloride sebagai pengawetan. Bahan ini dikatakan bersifat karsinogenik, maka dari itu hati-hati sebelum membeli.

Menyebabkan kanker

Sebagian besar bahan lipstik lewat sifat karsinogenik, ini bisa menyebabkan kanker akibat pemakaian lipstik yang kurang hati-hati. Faktanya, bahan kimia yang diawetkan pada lipstik, bisa menyebabkan masalah kesehatan lainnya. Tidak hanya kanker saja, melainkan bisa iritasi mata, mengi, dan alergi.

Menyebabkan perubahan pada sistem endokrin

Bagi perempuan yang belum paham risiko ini, lipstik mengandung bahan petrokimia yang bisa menyebabkan perubahan pada sistem endokrin. Risiko ini terjadi bisa menyerang kemampuan kognitif serta reproduksi perempuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI