Umum Dilakukan, Kassa Ternyata Sangat Tak Dianjurkan untuk Menutup Luka Diabetik

Risna Halidi | Suara.com

Jum'at, 30 Juli 2021 | 16:59 WIB
Umum Dilakukan, Kassa Ternyata Sangat Tak Dianjurkan untuk Menutup Luka Diabetik
Ilustrasi penanganan luka dengan kassa. (Shutterstock)

Suara.com - Luka kecil dan terus membesar menjadi salah satu masalah umum yang dialami pasien dengan diabetes atau diabetesi. Berbagai cara pun dilakukan untuk mengobati luka diabetik tersebut, salah satunya menutup luka dengan kassa.

Namun ternyata, hal tersebut sangat tidak dianjurkan. Dikatakan oleh dokter spesialis luka - dr. Adisaputra Ramadhinara, luka diabetik utamanya di bagian kaki, sangat memerlukan penanganan khusus agar kesembuhan bisa dicapai.

Dengan balutan suasana lembap, maka pertumbuhan jaringan baru di area luka menjadi lebih optimal dan proses penutupan luka oleh sel kulit baru bisa terjadi dengan lebih cepat.

Ia sangat tidak menganjurkan penggunaan kassa sebagai penutup luka pada pasien diabetes karena kassa dianggap tidak dapat menjaga kelembapan daerah luka dan dapat meningkatkan risiko infeksi.

Lewat sebuah studi, kata dr Adi, bakteri dapat menembus hingga 64 lapisan kassa.  "Hal ini membuat kassa bukanlah penutup luka yang ideal," kata dokter yang berpraktik di Heartology Cardiovascular Center, Brawijaya Hospital Saharjo tersebut, Jumat (30/7/2021).

Kata dr Adi, sangat penting mencegah amputasi kaki akibat komplikasi yang disebabkan diabetes. Statistik menunjukkan bagaimana prosedur amputasi pada 6 dari 7 penderita kaki diabetik, diawali dari sebuah luka sederhana.

Padahal, 85 persen dari luka tersebut sebetulnya dapat dicegah dan ditangani dengan baik agar tidak berkembang ke arah yang lebih serius.

"Saat ini perkembangan ilmu pengetahuan di bidang perawatan luka telah berhasil menekan angka amputasi. Penggunaan berbagai dressing modern untuk mengatasi infeksi dan menjaga agar suasana luka tetap lembap juga sangat diperlukan," tambahnya.

Tak kalah penting, ia juga menekankan usaha lain seperti pengendalian kadar gula darah agar proses penyembuhan luka dapat berjalan dengan baik.

Dan selama menjalani perawatan, kaki yang sedang terluka harus diistirahatkan dan tidak boleh menjadi tumpuan beban.

"Saat ini perawatan luka selalu mengedepankan pentingnya kerja sama multidisiplin. Pada kasus luka diabetik di kaki, perawatan luka dapat ditangani oleh dokter spesialis luka."

"Namun, bilamana terjadi penyumbatan pembuluh darah di kaki, maka diperlukan keterlibatan spesialis vaskular untuk tindakan revaskularisasi atau perbaikan aliran darah ke tungkai guna menunjang proses penyembuhan luka yang optimal," pungkasnya.

Angka penyandang diabetes atau diabetesi terus bertambah setiap tahun. Diperkirakan, jumlah diabetesi akan mencapai lebih dari 400 juta orang di seluruh dunia pada tahun 2030 nanti.

Parahnya, Indonesia menjadi salah satu negara yang paling banyak menyumbang kasus diabetes.

Berdasarkan data International Diabetes Federation (IDF), Indonesia menempati urutan ketujuh dari 10 negara dengan jumlah pasien diabetes tertinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Zaidul Akbar Ungkap Aturan Konsumsi Madu dan Kurma untuk Pasien Diabetes

Dokter Zaidul Akbar Ungkap Aturan Konsumsi Madu dan Kurma untuk Pasien Diabetes

Health | Selasa, 27 Juli 2021 | 16:35 WIB

Pasien Diabetes Berisiko Alami Gagal Jantung, Begitu Pula Sebaliknya

Pasien Diabetes Berisiko Alami Gagal Jantung, Begitu Pula Sebaliknya

Health | Selasa, 11 Mei 2021 | 13:21 WIB

Diabetesi Berisiko Alami Retinopati Diabetik, Komplikasi yang Sebabkan Buta

Diabetesi Berisiko Alami Retinopati Diabetik, Komplikasi yang Sebabkan Buta

Health | Selasa, 04 Mei 2021 | 17:00 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB