Pasien Diabetes Boleh Saja Konsumsi Takjil Manis, Tapi...

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 29 April 2021 | 14:10 WIB
Pasien Diabetes Boleh Saja Konsumsi Takjil Manis, Tapi...
Para pedagang takjil di Pasar Benhil, Jakarta Pusat, Jumat (2/6/2017). (Suara.com/Firsta Nodia)

Suara.com - Anjuran berbuka puasa dengan makanan dan minuman manis tentu sudah sering kita dengar. Tujuannya untuk memulihkan energi setelah seharian penuh tidak makan dan minum. 

Tetapi bagi pasien diabetes, apakah anjuran yang sama juga berlaku? 

Dokter spesialis penyakit dalam prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD-KEMD., mengatakan bahwa sebenarnya boleh saja pasien diabetes konsumsi takjil dengan rasa manis saat berbuka puasa. Asalkan gula darahnya terkontrol.

"Sebetulnya relatif aman kalau kita sudah mempersiapkan pasien diabetes dengan pengobatan sedemikian rupa. Sehingga gula darah tidak terlalu rendah atau terlalu tinggi. Sehingga pada saat konsumsi makanan manis saat berbuka puasa, dia tidak akan menyebabkan gula darah yang begitu tinggi jadi tidak berisiko buat pasien," kata dokter Suastika dalam webinar bersama Klikdokter, Kamis (29/4/2021). 

Diabetes tipe 2 (Pixabay/stevepb)
Diabetes tipe 2 (Pixabay/stevepb)

Meski dibolehkan, dr. Suastika mengungatkan bahwa pasien diabetes tetap harus membatasi jumlah konsumsi makanan manis. Sebab, sifat dari gula darah memang bisa meningkat sengan tiba-tiba setelah makan.

Agar dipastikan aman mengonsumsi sumber makanan manis saat berbuka puasa, pasien diabetes dianjurkan melakukan pengobatan sejak satu hingga dua bulan sebelum berpuasa. Tujuannya, kata dr. Suastika, agar dokter bisa membantu untuk menyiapkan gula darah lebih terjaga dan penyesuaian pemberian obat.

"Biasanya kalau menggunakan pil atau bentuk suntikan, maka ini ada penyesuaian sedikit. Karena kan pola makannya sekarang berubah, jadi selama siang hari tidak mengkonsumsi makanan tapi pada saat mulai buka puasa dan diakhiri dengan sahur. Ini ada beberapa obat yang harus dikurangi dosisnya, diubah cara pemberiannya. Ini memang hal harus ada konsultasi dokter sebelum puasa supaya aman dalam berpuasa," paparnya.

Lantaran berpuasa juga dapat mengubah metabolisme tubuh jadi lebih baik, dr. Suastika melanjutkan, karena itu dibutuhkan penyesuaian juga konsumsi obat.

"Titik krusial dari pasien diabetes untuk puasa adalah bagi mereka, terutama kalau terlalu drop gula darahnya atau terlalu tinggi, titik krusialnya ada sebelum buka puasa. Jadi hati-hati penggunaan obat-obat yang menyebabkan drop itu bisa hipoglikemi sesaat sebelum buka puasa. Kedua, adalah bagi mereka yang gula darahnya terlalu tinggi, maka masalah konsumsi yang manis-manis akan terjadi lonjakan gula darah yang amat tinggi, ini beresiko juga untuk pasien," paparnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emak-Emak Diduga Timbun Takjil Buat Warganet Geram, Terciduk di Motor

Emak-Emak Diduga Timbun Takjil Buat Warganet Geram, Terciduk di Motor

Kaltim | Rabu, 28 April 2021 | 16:07 WIB

Mandi Air Dingin Bisa Turunkan Risiko Diabetes Tipe 2, Begini Caranya!

Mandi Air Dingin Bisa Turunkan Risiko Diabetes Tipe 2, Begini Caranya!

Health | Rabu, 28 April 2021 | 15:01 WIB

Viral Ukhti Cantik Jualan Takjil, Warganet: OTW Borong

Viral Ukhti Cantik Jualan Takjil, Warganet: OTW Borong

Jabar | Rabu, 28 April 2021 | 14:39 WIB

Terkini

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:24 WIB

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:21 WIB

Penyelidikan Kematian Hayden Panettiere Dihentikan Polisi, Kenapa?

Penyelidikan Kematian Hayden Panettiere Dihentikan Polisi, Kenapa?

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:14 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp133.950 per Kg, Bawang Merah Naik 21 Persen

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp133.950 per Kg, Bawang Merah Naik 21 Persen

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:12 WIB

×