Ketahui Proses Alamiah yang Terjadi Pada Tubuh Manusia Setelah Mati

Risna Halidi, Lilis Varwati

Minggu, 01 Agustus 2021 | 08:11 WIB
Ketahui Proses Alamiah yang Terjadi Pada Tubuh Manusia Setelah Mati
Ilustrasi jenazah. (Shutterstock)

Suara.com - Tubuh manusia tidak langsung mati seutuhnya begitu jantung berhenti berdetak. Meski begitu, terjadi beberapa perubahan pada tubuh sejak menit-menit awal kematian.

Seiring berjalannya waktu, jenazah yang dikuburkan memang pada akhirnya akan membusuk dan menyisakan tulang belulang. Untuk sampai pada bentuk tersebut, terjadi banyak perubahan pada tubuh manusia.

Penasaran? Baca selengkapnya di bawah imi, sebagaimana dikutip dari Ruang Guru.

Beberapa Menit Setelah Kematian

Ilustrasi sel darah merah. (Shutterstock)
Ilustrasi sel darah merah. (Shutterstock)

Setelah beberapa menit meninggal, semua sistem di tubuh tidak akan lagi berfungsi. Otak, pernapasan, dan aliran darah juga ikut berhenti. Di sinilah proses awal pembusukan tubuh dimulai. Lambat laun, darah akan jadi lebih asam dan gas karbon dioksida keluar.

Walaupun tubuh tak lagi bernapas, tapi masih ada sesuatu yang hidup dalam tubuh. Yaitu, sel yang merupakan unit struktural terkecil dari organisme hidup.

Sel-sel yang masih hidup itu yang jadi alasan kenapa manusia masih bisa donor organ walaupun telah beberapa menit meninggal dunia.

Beberapa Jam Setelah Kematian

Ilustrasi mayat perempuan (shutterstock)
Ilustras (shutterstock)

Normalnya, tubuh manusia hidup akan bersuhu 26-37 derajat celcius. Tapi setelah meninggal, suhu tubuh akan berkurang sembilan derajat setiap jam. Proses penurunan suhu tubuh akan terus berlangsung sampai sama dengan suhu di lingkungan.

baca juga

Setelah beberapa jam, oksigen di tubuh hilang dan warna kulit berubah menjadi keunguan. Perubahan warna paling banyak terjadi di bagian bawah tubuh. Karena jantung yang harusnya memompa darah sudah tidak berfungsi, akhirnya darah berkumpul di bawah efek gravitasi. Para ahli menyebut peristiwa ini sebagai livor mortis.

Setelah berjam-jam, sel dalam tubuh akhirnya mati. Maka kalsium tubuh menumpuk di otot. Menurut laman Women’s Health Mag, peristiwa ini disebut sebagai rigor mortis, yaitu pengerasan otot setelah mati. Hal itu yang jadi penyebab tubuh kaku seperti patung.

Beberapa Hari Setelah Kematian

Dalam beberapa hari, tubuh yang tadinya kaku jadi lemas lagi. Pelepasan otot yang membuat cairan dan sisa racun keluar. Kulit juga akan kering dan keriput. Itu pula alasan kuku jari dan tangan kelihatan tumbuh, padahal sebetulnya kulit yang menyusut.

Selain itu , tubuh sudah mulai memproduksi zat pengurai alaminya sendiri atau disebut kadaverin serta putresin. Keasaman dalam tubuh mulai meningkat drastis. Saat itu pula bakteri berkembang biak dengan cepat dan tubuh perlahan-lahan membusuk dalam hitungan hari.

Beberapa Tahun Setelah Kematian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Disetop Polisi, 15 Warga Madura Pulang Kampung Naik Ambulans Bareng Jenazah

Sempat Disetop Polisi, 15 Warga Madura Pulang Kampung Naik Ambulans Bareng Jenazah

Jatim | Sabtu, 31 Juli 2021 | 23:01 WIB

Kasus Dugaan Pungli Pemakaman Jenazah Covid-19, Pemkot Solo: Untuk Bikin Kijing

Kasus Dugaan Pungli Pemakaman Jenazah Covid-19, Pemkot Solo: Untuk Bikin Kijing

Surakarta | Sabtu, 31 Juli 2021 | 19:26 WIB

Dikira Manekin yang Hangus Terbakar, Jasad Wanita Dibuang Polisi ke Tempat Sampah

Dikira Manekin yang Hangus Terbakar, Jasad Wanita Dibuang Polisi ke Tempat Sampah

News | Sabtu, 31 Juli 2021 | 17:47 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×