facebook

Kenapa WHO Masih Belum Bisa Temukan Asal-Usul Virus Corona Covid-19?

Bimo Aria Fundrika
Kenapa WHO Masih Belum Bisa Temukan Asal-Usul Virus Corona Covid-19?
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Pada bulan Januari, tim ilmuwan yang dipilih oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengunjungi rumah sakit dan lembaga penelitian di Wuhan

Suara.com - Meskipun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah melakukan kunjungan tingkat tinggi ke China pada Januari lalu, dunia masih belum tahu sebab asal usul virus corona Covid-19 bisa menyebar dan jadi pandemi.

“Pada titik ini kami tidak lebih maju dari tahun lalu,” kata Nikolai Petrovsky, pakar vaksin di Universitas Flinders di Adelaide, Australia, dan salah satu dari 26 pakar global yang menandatangani surat terbuka, yang diterbitkan pada Kamis (23/3). 4), seperti dilansir dair Channels News Asia. 

Pada bulan Januari, tim ilmuwan yang dipilih oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengunjungi rumah sakit dan lembaga penelitian di Wuhan, kota di China tengah tempat virus corona diidentifikasi, untuk mencari petunjuk tentang asal-usul COVID-19.

Institut Virologi Wuhan. (Dok: Globat Times)
Institut Virologi Wuhan. (Dok: Global Times)

Tetapi misi itu mendapat kecaman, dengan para kritikus menuduh WHO terlalu mengandalkan kerja lapangan dan data China yang dikompromikan secara politis.

Baca Juga: Sertifikat Vaksin Tak Muncul di PeduliLindungi? Ini Cara Mengatasinya

Anggota tim juga mengatakan China enggan membagikan data vital yang dapat menunjukkan COVID-19 beredar beberapa bulan lebih awal dari yang pertama kali dikenali.

Surat terbuka itu mengatakan misi WHO "tidak memiliki mandat, independensi, atau akses yang diperlukan untuk melakukan penyelidikan penuh dan tidak terbatas" ke semua teori tentang asal-usul Covid-19.

"Semua kemungkinan tetap ada di atas meja dan saya belum melihat satu pun data ilmiah independen yang mengesampingkan salah satu dari mereka," kata Petrovsky.

Pada konferensi pers untuk menandai berakhirnya kunjungan WHO ke Wuhan, kepala misi Peter Ben Embarek tampaknya mengesampingkan kemungkinan bahwa virus itu bocor dari laboratorium di Wuhan.

Tetapi Petrovsky mengatakan "tidak masuk akal" untuk mengesampingkan kemungkinan apa pun, dan mengatakan tujuan dari surat terbuka itu adalah "untuk mendapatkan pengakuan secara global bahwa belum ada yang mengidentifikasi sumber virus dan kami harus terus mencari.

Baca Juga: Pasien Covid-19 Berkurang Terus, 5.791 Bed Isolasi RSD Wisma Atlet Kosong

"Kita butuh pikiran terbuka dan jika kita menutup beberapa jalan karena dianggap terlalu sensitif, bukan begitu cara kerja sains," katanya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar