alexametrics

Berendam Air Panas 2-3 Kali Seminggu Turunkan Tekanan Darah Tinggi, Kok Bisa?

Arendya Nariswari | Shevinna Putti Anggraeni
Berendam Air Panas 2-3 Kali Seminggu Turunkan Tekanan Darah Tinggi, Kok Bisa?
Ilustrasi lelaki berendam di air hangat. (Shutterstock)

Cukup berendam air panas secara rutin bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Suara.com - Tekanan darah tinggi terjadi darah mendorong dinding arteri terlalu kuat secara konsisten. Kondisi ini bisa menyebabkan arteri menyempit sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung.

Untungnya, seseorang bisa menurunkan tekanan darah dengan beberapa penyesuaian dalam diet dan gaya hidup. Beberapa aktivitas santai sehari-hari pun bisa membantu mengatasi tekanan darah tinggi.

Berendam di bathub atau berjemur di sauna termasuk aktivitas santai yang bisa membantu mencegah serangan jantung dan stroke akibat tekanan darah tinggi, bila dilakukan secara rutin.

"Suhu di bathub dan sauna yang lebih hangat menyebabkan pembuluh darah melebar, sehingga membantu menurunkan tekanan darah tinggi," kata Dr Adolph Hutter, profesor kedokteran di Harvard Medical School dikutip dari Express.

Baca Juga: Virus Corona Covid-19 vs RSV, Kenali Perbedaan Gejalanya!

Selain itu, aktivitas santai ini juga membantu meningkatkan volume darah yang dipompa ke jantung, terutama ketika berendam di bathub air yang berisi air hangat.

Tekanan darah tinggi, hipertensi (Pixabay/McRonny)
Tekanan darah tinggi, hipertensi (Pixabay/McRonny)

"Hal itu terjadi karena tekanan air pada tubuh membantu meningkatkan beban kerja jantung," jelasnya.

Menurut sebuah studi tahun 2008 yang melibatkan tikus, berendam air hangat mengaktifkan heat shock proteins (HSP). HSP adalah protein yang proses transkripsinya diinduksi oleh adanya stres akibat suhu tinggi atau heat shock.

Kelompok molekul ini melindungi sel dari panas, dingin, dan gula darah rendah. Proses ini juga akan membantu memblokir respon inflamasi, meningkatkan fungsi insulin dan mencegah intoleransi glukosa yang disebabkan oleh obesitas.

Secara potensial, hal ini sangat menguntungkan bagi penderita diabetes tipe 2 karena membantu mengurangi gen dalam protein heat shock HSP72.

Baca Juga: Ahli: Varian Virus Corona Covid-19 Bisa 600 Kali Lipat Lebih Menular!

Penelitian yang diterbitkan dalam JAMA Internal Medicine edisi 2015 mengevaluasi efek kardiovaskular dari berjemur di sauna pada lebih dari 2.300 pria paruh baya. Manfaat kesehatan yang nyata mencakup mencegah kematian akibat serangan jantung, stroke dan berbagai kondisi yang berhubungan dengan jantung.

Komentar