Berendam Air Panas 2-3 Kali Seminggu Turunkan Tekanan Darah Tinggi, Kok Bisa?

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 06 Agustus 2021 | 18:35 WIB
Berendam Air Panas 2-3 Kali Seminggu Turunkan Tekanan Darah Tinggi, Kok Bisa?
Ilustrasi lelaki berendam di air hangat. (Shutterstock)

Suara.com - Tekanan darah tinggi terjadi darah mendorong dinding arteri terlalu kuat secara konsisten. Kondisi ini bisa menyebabkan arteri menyempit sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung.

Untungnya, seseorang bisa menurunkan tekanan darah dengan beberapa penyesuaian dalam diet dan gaya hidup. Beberapa aktivitas santai sehari-hari pun bisa membantu mengatasi tekanan darah tinggi.

Berendam di bathub atau berjemur di sauna termasuk aktivitas santai yang bisa membantu mencegah serangan jantung dan stroke akibat tekanan darah tinggi, bila dilakukan secara rutin.

"Suhu di bathub dan sauna yang lebih hangat menyebabkan pembuluh darah melebar, sehingga membantu menurunkan tekanan darah tinggi," kata Dr Adolph Hutter, profesor kedokteran di Harvard Medical School dikutip dari Express.

Selain itu, aktivitas santai ini juga membantu meningkatkan volume darah yang dipompa ke jantung, terutama ketika berendam di bathub air yang berisi air hangat.

Tekanan darah tinggi, hipertensi (Pixabay/McRonny)
Tekanan darah tinggi, hipertensi (Pixabay/McRonny)

"Hal itu terjadi karena tekanan air pada tubuh membantu meningkatkan beban kerja jantung," jelasnya.

Menurut sebuah studi tahun 2008 yang melibatkan tikus, berendam air hangat mengaktifkan heat shock proteins (HSP). HSP adalah protein yang proses transkripsinya diinduksi oleh adanya stres akibat suhu tinggi atau heat shock.

Kelompok molekul ini melindungi sel dari panas, dingin, dan gula darah rendah. Proses ini juga akan membantu memblokir respon inflamasi, meningkatkan fungsi insulin dan mencegah intoleransi glukosa yang disebabkan oleh obesitas.

Secara potensial, hal ini sangat menguntungkan bagi penderita diabetes tipe 2 karena membantu mengurangi gen dalam protein heat shock HSP72.

baca juga

Penelitian yang diterbitkan dalam JAMA Internal Medicine edisi 2015 mengevaluasi efek kardiovaskular dari berjemur di sauna pada lebih dari 2.300 pria paruh baya. Manfaat kesehatan yang nyata mencakup mencegah kematian akibat serangan jantung, stroke dan berbagai kondisi yang berhubungan dengan jantung.

Orang yang melakukannya sebanyak dua atau tiga kali seminggu memiliki 23 persen lebih rendah terkena penyakit jantung koroner atau penyakit kardiovaskular yang fatal. Mereka yang berpartisipasi empat hingga tujuh kali seminggu mengalami risiko 48 persen lebih rendah dari insiden serupa.

Sebuah penelitian yang diterbitkan di National Library of Health juga menyelidiki keamanan mandi air panas atau berjemur di sauna bagi orang yang berisiko hipertensi.

Penelitian ini melibatkan 21 pasien (18 pria dan 3 wanita berusia 43-76 tahun) dengan hipertensi stabil yang diobati dan 23 subjek kontrol (14 pria dan 9 wanita berusia 19-83 tahun) tanpa hipertensi.

Mereka mengukur tekanan darah sistolik dan diastolik serta detak jantung selama berendah di bathub dengan suhu air 40 derajat celcius dalam 10 menit.

Tak satu pun subjek yang mengalami pusing, nyeri dada atau palpitasi. Selama berendam tekanan darah sistolik pada kedua kelompok mengalami penurunan. Kedua kelompok menunjukkan penurunan tekanan darah yang substansial.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa berendam di air panas atau sauna dapat membantu menurunkan tekanan darah seseorang. Jadi, cara ini cukup meyakinkan bagi orang yang memiliki risiko sakit jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Menurunkan Tekanan  Darah Tinggi?Ikuti Cara Alami Ini!

Ingin Menurunkan Tekanan Darah Tinggi?Ikuti Cara Alami Ini!

Video | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 07:00 WIB

Studi: Statin Bisa Turunkan Risiko Kematian Pasien Covid-19 dengan Hipertensi

Studi: Statin Bisa Turunkan Risiko Kematian Pasien Covid-19 dengan Hipertensi

Health | Rabu, 04 Agustus 2021 | 16:30 WIB

5 Cara Alami Turunkan Hipertensi atau Tekanan Darah Tinggi

5 Cara Alami Turunkan Hipertensi atau Tekanan Darah Tinggi

Sumbar | Rabu, 04 Agustus 2021 | 17:15 WIB

Terkini

Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay

Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 23:07 WIB

Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub

Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 22:52 WIB

Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI

Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI

Bri | Senin, 20 Juli 2026 | 22:40 WIB

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Foto | Senin, 20 Juli 2026 | 22:24 WIB

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

News | Senin, 20 Juli 2026 | 22:15 WIB

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 21:37 WIB

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Health | Senin, 20 Juli 2026 | 21:27 WIB

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 21:16 WIB

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:15 WIB

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:13 WIB

×