Update Covid-19 Global: Setiap Dua Menit, Ada Satu Kematian Akibat Covid-19 di Iran

Risna Halidi, Lilis Varwati

Selasa, 10 Agustus 2021 | 08:29 WIB
Update Covid-19 Global: Setiap Dua Menit, Ada Satu Kematian Akibat Covid-19 di Iran
Ilustrasi pasien covid-19 mengalami koma. (Shutterstock)

Suara.com - Update Covid-19 global mencatat ada 204 juta kasus infeksi Covid-19 di seluruh dunia. Selain itu, jumlah kematian juga ikut bertambah, menjadi 4.31 juta jiwa.

Dikutip dari worldometers.info, kasus positif Covid-19 bertambah sebanyak 518.017 infeksi dalam 24 jam terakhir, dengan angka kematian juga bertambah 7.915 jiwa.

Belum banyak perubahan dari negara-negara yang mendominasi laporan kasus baru juga kasus kematian baru.

Laporan kasus baru paling banyak masih terjadi di Amerika Serikat dengan jumlah 98.428 kasus. Sementara angka kematian harian masih didominasi Indonesia dengan 1.475 jiwa. 

Meski begitu, lonjakan kasus baru dan kematian harian juga terlihat di Iran. Pemerintah setempat bahkan mengatakan bahwa satu orang di Iran meninggal akibat Covid-19 setiap dua menit.

Negara dengan kondisi Covid-19 paling parah di Timur Tengah itu telah melaporkan rekor baru kematian harian dengan jumlah 588 jiwa.

Pihak berwenang mengeluhkan penerapan jaga jarak sosial yang buruk di masyarakat Iran. Media pemerintah mengatakan rumah sakit di beberapa kota telah kehabisan tempat tidur untuk pasien baru. 

Sementara beberapa pengguna media sosial juga mengkritik program vaksinasi yang lambat, dengan hanya sekitar 4 persen dari 83 juta populasi.

Total kematian Covid-19 di Iran kini telah mencapai 94.603 jiwa, data kementerian Kesehatan setempat.

baca juga

Sementara kasus meningkat hingga 40.808 dalam 24 jam terakhir. Membuat total kasus Covid-19 di Iran menjadi 4.199.537 kasus, terbanyak ketiga di Asia.

"Setiap dua detik, satu orang terinfeksi di Iran dan hampir setiap dua menit, satu orang meninggal karena virus corona," demikian dilaporkan TV pemerintah, dikutip dari Reuters.

Presiden baru Iran Ebrahim Raisi, yang telah menerima dosis pertama vaksin Covid-19 buatan sendiri, telah mendesak para pejabat untuk mempercepat vaksinasi dengan menggunakan semua cara yang diperlukan untuk mengendalikan pandemi.

Mencoba percepat vaksinasi menggunakan dosis impor serta suntikan COVIran Barakatnya.

Iran juga berpartisipasi dalam skema COVAX, yang dijalankan oleh aliansi GAVI dan Organisasi Kesehatan Dunia, yang bertujuan untuk mengamankan akses yang adil bagi negara-negara miskin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Nakes Tumbang, Dua Puskesmas di KKU Tutup Sementara

Banyak Nakes Tumbang, Dua Puskesmas di KKU Tutup Sementara

Kalbar | Selasa, 10 Agustus 2021 | 07:49 WIB

Jurus Gubernur Bali Percepat Penurunan Kasus Baru Covid-19

Jurus Gubernur Bali Percepat Penurunan Kasus Baru Covid-19

Bali | Selasa, 10 Agustus 2021 | 07:24 WIB

Cara Menghasilkan Uang dari TikTok dan Tips Mendapatkan Follower TikTok

Cara Menghasilkan Uang dari TikTok dan Tips Mendapatkan Follower TikTok

Bekaci | Selasa, 10 Agustus 2021 | 08:05 WIB

Terkini

Syiar Muhammadiyah di Papua Barat: Rektor UMPB Pastikan RTL Baitul Arqam Berjalan Tuntas

Syiar Muhammadiyah di Papua Barat: Rektor UMPB Pastikan RTL Baitul Arqam Berjalan Tuntas

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:39 WIB

Harga Minyak Dunia Naik saat Iran, Oman dan AS Mau Tentukan Nasib Selat Hormuz

Harga Minyak Dunia Naik saat Iran, Oman dan AS Mau Tentukan Nasib Selat Hormuz

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:39 WIB

1.700 Dapur MBG di Daerah Tinggi Stunting Bakal Beroperasi, Papua hingga NTT Jadi Prioritas BGN

1.700 Dapur MBG di Daerah Tinggi Stunting Bakal Beroperasi, Papua hingga NTT Jadi Prioritas BGN

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:38 WIB

Data Pertumbuhan Ekonomi Solid, Rupiah Konsisten Menguat atas Dolar AS

Data Pertumbuhan Ekonomi Solid, Rupiah Konsisten Menguat atas Dolar AS

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:37 WIB

Ekonomi RI Belum Lepas dari Jawa, Indonesia-sentris Tinggal Slogan?

Ekonomi RI Belum Lepas dari Jawa, Indonesia-sentris Tinggal Slogan?

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Komisi III Tegaskan Tak Ada Surpres Pergantian Kapolri, Publik Diminta Tak Percaya Isu Menyesatkan

Komisi III Tegaskan Tak Ada Surpres Pergantian Kapolri, Publik Diminta Tak Percaya Isu Menyesatkan

DPR | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Nakes Beri Komentar Tak Berempati ke Pasien BPJS, Menkes: Hati Saya Sedih

Nakes Beri Komentar Tak Berempati ke Pasien BPJS, Menkes: Hati Saya Sedih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:34 WIB

Cuma Rp1 Jutaan, LG PuriCare AeroMini Pembersih Udara dengan HEPA Filter dan Smart Control

Cuma Rp1 Jutaan, LG PuriCare AeroMini Pembersih Udara dengan HEPA Filter dan Smart Control

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:33 WIB

BPJS Bukan Simbol Kemiskinan: Melawan Stigma Kelas dalam Layanan Kesehatan

BPJS Bukan Simbol Kemiskinan: Melawan Stigma Kelas dalam Layanan Kesehatan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:30 WIB

Pondok Pesantren Kini Boleh Kelola Dapur MBG Sendiri

Pondok Pesantren Kini Boleh Kelola Dapur MBG Sendiri

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:29 WIB

×