Bukan Hanya Tak Sehat, Kelebihan Berat Badan Juga Picu Depresi

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Selasa, 10 Agustus 2021 | 18:04 WIB
Bukan Hanya Tak Sehat, Kelebihan Berat Badan Juga Picu Depresi

Suara.com - Kelebihan berat badan bukan hanya berisiko pada kesehatan secara fisik namun juga mental. Hal ini dinyatakan dalam penelitian yang terbit pada jurnal Human Molecular Genetics.

Melansir dari MdLinx, bahaya obesitas pada kesehatan fisik sudah diketahui, para peneliti sekarang menemukan bahwa kelebihan berat badan juga dapat berdampak signifikan pada kesehatan mental, terutama depreso.

Studi baru ini berusaha menyelidiki mengapa sejumlah bukti sekarang menunjukkan bahwa BMI (Indeks Masa Tubuh) yang lebih tinggi menyebabkan depresi

Dalam penelitian yang dipimpin oleh University of Exeter, tim memeriksa data genetik dari lebih dari 145.000 peserta dari UK Biobank dengan data kesehatan mental terperinci yang tersedia. 

Pada sebuah studi multifaset, para peneliti menganalisis varian genetik yang terkait dengan BMI yang lebih tinggi, serta hasil dari kuesioner kesehatan mental yang relevan secara klinis dirancang untuk menilai tingkat depresi, kecemasan, dan kesejahteraan.

Ilustrasi timbangan. (Unsplash.com)
Ilustrasi timbangan. (Unsplash.com)


Untuk memeriksa jalur mana yang mungkin aktif dalam menyebabkan depresi pada orang dengan BMI lebih tinggi, tim juga menginterogasi dua set varian genetik yang ditemukan sebelumnya. 

Satu set gen membuat orang lebih gemuk, namun secara metabolik lebih sehat yang berarti mereka cenderung tidak mengembangkan kondisi yang terkait dengan BMI yang lebih tinggi, seperti tekanan darah tinggi dan diabetes tipe 2.

Kumpulan gen kedua yang dianalisis membuat orang lebih gemuk dan tidak sehat secara metabolik atau lebih rentan terhadap berbagai penyakit. 

Tim menemukan sedikit perbedaan antara dua set varian genetik yang menunjukkan bahwa faktor fisik dan sosial berperan dalam tingkat depresi yang lebih tinggi dan kesejahteraan yang lebih buruk.

baca juga

"Obesitas dan depresi keduanya merupakan tantangan kesehatan global utama, dan penelitian kami memberikan bukti paling kuat hingga saat ini bahwa BMI yang lebih tinggi menyebabkan depresi," catat para peneliti. 

Memahami apakah faktor fisik atau sosial bertanggung jawab atas hubungan ini dapat membantu menginformasikan strategi yang efektif untuk meningkatkan kesehatan mental dan kesejahteraan. 

"Penelitian kami menunjukkan bahwa menjadi lebih gemuk mengarah pada risiko depresi yang lebih tinggi, terlepas dari peran kesehatan metabolisme. Ini menunjukkan bahwa kesehatan fisik dan faktor sosial, seperti sebagai stigma sosial, keduanya berperan dalam hubungan antara obesitas dan depresi," ujar penulis utama Dr. Francesco Casanova, dari University of Exeter Medical School.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahli: Masalah Keuangan akibat Pandemi Covid-19 Pengaruhi Kesehatan Mental

Ahli: Masalah Keuangan akibat Pandemi Covid-19 Pengaruhi Kesehatan Mental

Health | Selasa, 10 Agustus 2021 | 14:29 WIB

Panik Menyerang Tiba-tiba dan Tak terkendali? Simak Cara Mengatasinya!

Panik Menyerang Tiba-tiba dan Tak terkendali? Simak Cara Mengatasinya!

Your Say | Selasa, 10 Agustus 2021 | 10:16 WIB

Selain Kesehatan Fisik, Olahraga Juga Membantu Pemikiran Orang Depresi Berubah

Selain Kesehatan Fisik, Olahraga Juga Membantu Pemikiran Orang Depresi Berubah

Health | Senin, 09 Agustus 2021 | 19:35 WIB

Terkini

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

×