Survei Internasional Sebut Musik Bantu Orang Tetap Waras Selama Lockdown

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Kamis, 12 Agustus 2021 | 10:56 WIB
Survei Internasional Sebut Musik Bantu Orang Tetap Waras Selama Lockdown
Ilustrasi Mendengarkan Musik. (freepik)

Suara.com - Banyak penelitian menjabarkan ragam manfaat musik bagi kesehatan fisik dan mental. Kekinian, sebuah penelitian mengungkap bagaimana mengedangarkan dan membuat musik dapat meningkatkan emosi positif seseorang di masa penguncian atau lockdown.

Dikutip dari Healthshots, penelitian tersebut dilakukan kepada lima ribu responden online yang tersebar di berbagai negara mulai dari India, Jerman, Prancis, Inggris, Italia, dan Amerika Serikat.

Survei sendiri dilakukan selama masa gelombang pertama pandemi Covid-19, yakni pada pertengahan April hingga pertengahan Mei 2020.

Lebih dari separuh responden melaporkan, bahwa mendengarkan musik dapat menjaga orang tetap waras dengan mampu mengatasi stres emosional dan juga sosial selama aturan penguncian.

"Perlu dicatat bahwa musik itu sendiri bukanlah bantuan untuk mengatasi (stres), melainkan, lewat perilaku yang berhubungan dengan musik, cara orang menyesuaikan perilaku mereka selama krisis,” ungkap Melanie Wald-Fuhrmann, selaku Direktur Institut Max Planck.

Menurut Melanie Wald, cara seseorang mendengarkan musik merupakan cara perilaku manusia dalam beradaptasi selama masa krisis Covid-19.

"Dalam hal ini, mendengarkan musik dan membuat musik, tampaknya memberikan potensi cara mengatasi (stres) yang berbeda," tambahnya.

Selama masa pembatasan alias lockdown, orang-orang yang mendengarkan musik secara positif memengaruhi prevalensi emosional dan tingkat gairah individu.

Bahkan, lanjut Wald, sepuluh fungsi teratas yang paling penting untuk mendengarkan dan membuat musik, merupakan bentuk untuk mengurangi keadaan dan emosi negatif, serta meningkatkan emosi positif lewat kenikmatan dari musik itu sendiri.

baca juga

Menurut Psikiater dari Mumbai Dr. Sagar Mundada, ia setuju bahwa musik memainkan peran kunci dalam mengatasi stres dan kecemasan.

"Saya sering merekomendasikan musik yang menenangkan dengan instrumen seruling dan biola kepada pasien saya, salah satunya pasien dengan gangguan kecemasan dan gangguan tidur," ungkap Sagar Mandada.

Secara sederhana, kata Sagar Mandada, otak pasien dikatakan dapat memancarkan gelombang frekuensi tinggi. Dengan musik, ini dapat membantu menenangkan mereka dan mengurangi gelombang frekuensi.

Menurutnya, terapi mendengarkan musik sama seperti pengobatan lewat suplemen untuk pengobatan kasus-kasus kesehatan mental ringan.

"Ketika merekomendasikan musik sebagai suplemen, seseorang harus memastikan bahwa pasien menyukai musik. Saya tidak merekomendasikannya kepada pasien yang tidak tertarik dengan musik," pungkas Mundada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus COVID-19 Masih Naik, Australia Mungkin Lakukan Lockdown Lebih Lama

Kasus COVID-19 Masih Naik, Australia Mungkin Lakukan Lockdown Lebih Lama

Health | Selasa, 10 Agustus 2021 | 18:01 WIB

Dinar Candy Ditipu Rp 1 Miliar, Stres, Protes PPKM sampai Pakai Bikini di Jalan

Dinar Candy Ditipu Rp 1 Miliar, Stres, Protes PPKM sampai Pakai Bikini di Jalan

Bali | Selasa, 10 Agustus 2021 | 13:22 WIB

Stres Ditipu Rp 1 M, Pemicu Dinar Candy Nekat Pakai Bikini Protes PPKM

Stres Ditipu Rp 1 M, Pemicu Dinar Candy Nekat Pakai Bikini Protes PPKM

Entertainment | Selasa, 10 Agustus 2021 | 12:29 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×